UPHUPH

Jurnal Sinergitas PKM & CSRJurnal Sinergitas PKM & CSR

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membahas dan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pelatihan pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner bagi para guru. Pelatihan tersebut dilakukan dengan mendalami konsep dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka, serta bagaimana strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar beragam siswa. Selain itu, penelitian ini membahas pentingnya pendekatan interdisipliner dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang holistik dan kontekstual di kelas. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup observasi di sekolah, kuesioner yang disebarkan kepada guru, serta wawancara mendalam dengan guru dan ahli kurikulum untuk mengumpulkan data implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner di sekolah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun metode dan pendekatan pembelajaran ini belum dapat diimplementasikan oleh guru secara maksimal sehingga penelitian ini dapat menjadi rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam pelaksanaan P5.

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta memperkuat Profil Pelajar Pancasila.Namun, implementasi penuh dari metode ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait kurangnya pemahaman guru.Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan yang lebih mendalam sangat diperlukan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, sehingga dapat memaksimalkan potensi dan minat peserta didik.Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan yang berkelanjutan dalam bentuk pelatihan berbasis kebutuhan, terutama dalam pembelajaran berdiferensiasi dan interdisipliner, untuk memastikan kesuksesan implementasi Kurikulum Merdeka di berbagai sekolah.

Untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam pelaksanaan P5, diperlukan pelatihan dan pendampingan yang lebih mendalam bagi para guru. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, sehingga dapat memaksimalkan potensi dan minat peserta didik. Selain itu, penting untuk memberikan dukungan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan berbasis kebutuhan, terutama dalam pembelajaran berdiferensiasi dan interdisipliner. Dengan demikian, para guru dapat memahami dan menerapkan metode pembelajaran yang efektif dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang holistik dan kontekstual bagi siswa. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pelatihan yang komprehensif dan terstruktur, serta mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

  1. Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik... doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1403Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik doi 10 29303 jipp v8i4 1403
Read online
File size726.34 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test