UPHUPH

Jurnal Sinergitas PKM & CSRJurnal Sinergitas PKM & CSR

Wilayah sasaran program Kemitraan STIAMAK-Pelindo Sub Holding Terminal Petikemas PT Terminal Teluk Lamong Surabaya - CSR ini adalah Kelurahan Sariroso Kecamatan Asemrowo Kota Surabaya. Potensi terbesar di kelurahan ini adalah keberadaan UKM Produksi Krupuk Ikan Payus tradisional dengan permasalahan yaitu: (1) Tingkat efisiensi dan efektivitas produksi sarung tenun yang rendah, karena besarnya jumlah penumpukan; (2) Penjualan sarung mengalami penurunan; (3) Pengusaha UKM krupuk ikan payus belum memiliki perencanaan produksi yang baik; (4) Kompetensi Pengelola UKM krupuk ikan payus masih rendah; dan (5) Partisipasi pemuda dan ibu-ibu rumah tangga dalam perencanaan, pembangunan dan pengembangan desa rendah. Permasalahan di bidang Pariwisata, yaitu: (6) Belum adanya sinergitas usaha krupuk ikan antar UKM; (7) Desa belum memiliki sarana/infrastruktur memadai yang dibutuhkan sebagai Desa penghasil krupuk ikan; (8) Partisipasi masyarakat desa dari berbagai elemen masih parsial; (10) Sertifikasi HAKI dan Sertifikasi Halal belum ada, (11) Belum ada produk turunan dan variasinya; dan (12) Branding dan promosi sebagai desa yang memiliki produk unggulan sarung tenun belum dilakukan Solusi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain melakukan pelatihan dengan materi Standar Operasional Prosedur (SOP), Pengelolaan Mutu dan Stock Opname, pra sertifikasi P-IRT dan lisensi halal Surabaya, keuangan, dan legal drafting, selain itu juga diberikan pemberian peralatan dan pendampingan secara berlanjut.

Berdasarkan evaluasi, terdapat beberapa kesimpulan penting yang dapat diambil dari pelaksanaan program ini.1) Pendampingan manajemen usaha membantu pelaku UMKM dalam memahami pentingnya pengelolaan administrasi keuangan yang rapi dan terstruktur.Pelaku usaha diajarkan tentang pencatatan arus kas, perhitungan laba rugi, serta penyusunan anggaran usaha.Hasilnya, Pohlasar mampu memonitor performa keuangan mereka dengan lebih baik, sehingga keputusan bisnis dapat diambil berdasarkan data yang akurat.2) Pelatihan standarisasi rasa produk berfokus pada diversifikasi rasa dan bentuk Krupuk Payus agar lebih menarik bagi konsumen.Pelaku Pohlasar Payus Makmur didorong untuk mengembangkan produk berbasis kebutuhan pasar tanpa menghilangkan identitas lokal.Upaya ini terbukti meningkatkan daya saing produk, sehingga lebih mudah menembus pasar yang lebih luas, termasuk peluang untuk ekspor.3) Pengenalan strategi pemasaran digital memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan visibilitas produk.Pelaku usaha diajarkan cara menggunakan platform media sosial dan marketplace untuk mempromosikan produk mereka secara efektif.Hasilnya, terjadi peningkatan penjualan hingga 30% selama tiga bulan pertama setelah pelatihan.4) Pelatihan pengemasan produk, mengurus sertifikasi halal, PIRT, dan standarisasi rasa membantu Pohlasar Payus Makmur untuk lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas.Adapun implikasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku Pohlasar Krupuk Payus baik dalam aspek manajerial, inovasi produk, maupun pemasaran.Diharapkan, hasil dari program ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi Pohlasar dalam mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih komprehensif untuk UMKM krupuk ikan payus, dengan mempertimbangkan berbagai platform media sosial dan marketplace yang berbeda. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang dampak pelatihan dan pendampingan terhadap peningkatan kapasitas dan produktivitas UMKM, serta mengukur keberlanjutan program dalam jangka panjang. 3. Meneliti potensi pasar ekspor untuk krupuk ikan payus dan mengembangkan strategi penetrasi pasar internasional, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti standar kualitas, sertifikasi, dan preferensi konsumen global.

  1. Pendampingan Strategi Marketing di Era Digital bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Masyarakat Desa Bulangan... doi.org/10.61231/jp2m.v1i4.160Pendampingan Strategi Marketing di Era Digital bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Masyarakat Desa Bulangan doi 10 61231 jp2m v1i4 160
  2. MARKETING PERFORMANCE DEVELOPMENT: APPLICATION OF THE CONCEPT OF DIGITAL MARKETING AND MARKET ORIENTATION... radjapublika.com/index.php/IJERLAS/article/view/85MARKETING PERFORMANCE DEVELOPMENT APPLICATION OF THE CONCEPT OF DIGITAL MARKETING AND MARKET ORIENTATION radjapublika index php IJERLAS article view 85
  3. Pelatihan Digital marketing dalam Pengembangan Pemasaran Produk UMKM di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik... journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/ijcosin/article/view/274Pelatihan Digital marketing dalam Pengembangan Pemasaran Produk UMKM di Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik journal ittelkom pwt ac index php ijcosin article view 274
  4. PEMBERDAYAAN UMK PELINDO MARITIM PRENEUR UMKM BUDIDAYA KRUPUK IKAN PAYUS KELURAHAN TAMBAK SARIOSO SURABAYA... doi.org/10.19166/jspc.v9i1.9764PEMBERDAYAAN UMK PELINDO MARITIM PRENEUR UMKM BUDIDAYA KRUPUK IKAN PAYUS KELURAHAN TAMBAK SARIOSO SURABAYA doi 10 19166 jspc v9i1 9764
  5. Jurnal Pemberdayaan Umat | Jurnal Pemberdayaan Umat. jurnal pemberdayaan jpu article details vol articles... penerbitgoodwood.com/index.php/JPU/article/view/1569Jurnal Pemberdayaan Umat Jurnal Pemberdayaan Umat jurnal pemberdayaan jpu article details vol articles penerbitgoodwood index php JPU article view 1569
Read online
File size591.87 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test