UNIPMAUNIPMA

EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan PembelajarannyaEQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya

Koperasi Baitul Maal Wat Tamwil Seruyan Sejahtera yang beralamatkan di Jalan Patimura, Kuala Pembuang 1, Kabupaten Seruyan. Koperasi ini dibentuk pada tanggal 02 Nopember 2012 dengan badan hukum koperasi No: 124/BH/XVIII.14/IDKUMKM/11/2012 dan diketuai oleh Ir. H. Tarwidi Tamasaputra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analisis, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta jenis data yang digunakan merupakan data time series. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan persamaan growth dan trand least square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perkembangan modal berdasarkan analisis pada tabel 5 dapat dilihat pada tahun 2013 terjadi pertumbuhan sebesar 15%, tapi terjadi penurunan pada tahun 2014 sebesar 17%. Pertumbuhan yang sangat meningkat pada tahun 2015 yaitu sebesar 40% yang terpengaruh oleh pertambahan anggota. Sedangkan pertumbuhan pada tahun 2016 hanya 16%. Rata-rata pertumbuhan modal Koperasi Baitul Maal wat Tamwil Seruyan Sejahtera tahun 2012-2016 yaitu sebesar 9,62%. Sedangkan berdasarkan tabel 7 dapat dilihat bahwa hasil ramalan perkembangan modal pada koperasi Baitul Maal wat Tamwil Seruyan Sejahtera pada tahun 2017 sebesar Rp 396.035.361,60, tahun 2018 sebesar Rp 422.391.710,70, tahun 2019 sebesar Rp 448.748.059,80, tahun 2020 sebesar Rp 475.104.408,90 dan tahun 2021 sebesar Rp 501.460.758,00. Ramalan perkembangan ini cenderung makin meningkat dari tahun ke tahun yaitu sebesar Rp 26.356.349,10. Peningkatan ini terpengaruh dari usaha yang dijalankan, penambahan anggota baru serta oleh sumbangan sukarela dari anggota.

Perkembangan modal Koperasi Baitul Maal wat Tamwil Seruyan Sejahtera menunjukkan fluktuasi antara tahun 2012-2016 dengan rata-rata pertumbuhan 9,62%.Pertumbuhan signifikan terjadi pada 2015 (40%) akibat peningkatan anggota, namun terjadi penurunan pada 2014 (17%).Proyeksi modal untuk 2017-2021 menunjukkan tren peningkatan tahunan sebesar Rp 26.349,10, didorong oleh ekspansi usaha, penambahan anggota, dan sumbangan sukarela.Ketidakstabilan pertumbuhan disebabkan oleh ketidakpastian kontribusi anggota dan simpanan sukarela.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan platform digital untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam kontribusi modal, seperti aplikasi manajemen simpanan dan layanan keuangan berbasis teknologi. Selain itu, studi tentang kolaborasi koperasi dengan industri lokal untuk memperluas sumber dana dan menciptakan program pelatihan kewirausahaan bagi anggota bisa menjadi arah penelitian. Terakhir, evaluasi sistem pengawasan internal dan penerapan teknologi dalam audit keuangan dapat dieksplorasi untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan koperasi.

Read online
File size125.46 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test