IAESONLINEIAESONLINE

Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)

Penelitian ini mengevaluasi penerapan algoritma pembelajaran mesin untuk memprediksi kelayakan kredit dalam sektor perbankan serta menangani masalah ketidakseimbangan kelas melalui metode sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan algoritma Stacking Ensemble dengan oversampling acak dapat memprediksi kelayakan kredit dengan akurasi tinggi sebesar 93 %. Metode tersebut secara konsisten menghasilkan nilai presisi, recall, dan F1‑score yang unggul, menandakan kemampuan menghasilkan prediksi akurat sambil mempertahankan evaluasi yang seimbang. Oversampling acak membantu model meningkatkan akurasi prediksi dan mengurangi ketidakseimbangan kelas. Temuan ini menegaskan kelayakan teknik tersebut bagi institusi keuangan, memfasilitasi keputusan pemberian pinjaman yang terinformasi dan memperbaiki metodologi penilaian risiko kredit. Penelitian ini memperkaya bidang dengan mengidentifikasi metode pembelajaran mesin paling efektif untuk evaluasi kelayakan kredit yang akurat. Penggunaan alat XAI seperti Shapash memberikan wawasan berharga bagi organisasi keuangan dalam menilai risiko pinjaman dan meningkatkan operasi pemberian pinjaman.

Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai teknik machine learning dapat memprediksi kelayakan kredit, dengan metode Stacking Ensemble yang dipadukan oversampling acak memberikan akurasi tertinggi sebesar 93 %.Hasilnya mengindikasikan perlunya pengembangan lebih lanjut, seperti penerapan teknik sampling lanjutan (misalnya Borderline‑SMOTE atau ADASYN) serta optimasi hiperparameter model ensemble.Integrasi model ke dalam sistem prediksi kelayakan kredit secara real‑time diharapkan meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan keandalan keputusan pemberian pinjaman.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teknik oversampling lanjutan seperti Borderline‑SMOTE, ADASYN, dan SMOTE‑ENN mempengaruhi akurasi serta keseimbangan metrik prediksi kelayakan kredit pada berbagai algoritma pembelajaran mesin. Selanjutnya, dapat diuji strategi optimasi hiperparameter modern, misalnya optimasi Bayesian atau meta‑learning, untuk meningkatkan kinerja model ensemble seperti Stacking dan Voting dalam konteks data yang tidak seimbang. Selain itu, penting untuk merancang dan mengevaluasi sistem prediksi kelayakan kredit secara real‑time yang terintegrasi dengan dashboard Explainable AI, sehingga dapat mengukur skalabilitas, latensi, dan tingkat penerimaan pengguna di lingkungan perbankan. Penelitian ini juga dapat menilai dampak interpretabilitas model terhadap keputusan kredit, dengan membandingkan hasil visualisasi fitur pada model tradisional dan yang telah dijelaskan secara XAI. Akhirnya, studi komparatif antara model yang dioptimalkan dan model standar dapat memberikan panduan praktis bagi institusi keuangan dalam memilih pendekatan terbaik untuk implementasi produksi.

  1. Exploratory Analysis of the Impact of Data Balancing on the Classifier’s Performance in Predicting... section.iaesonline.com/index.php/IJEEI/article/view/6667Exploratory Analysis of the Impact of Data Balancing on the ClassifierAos Performance in Predicting section iaesonline index php IJEEI article view 6667
Read online
File size998.04 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test