UNIMUNIM

Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementBisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management

Di era disrupsi digital, optimalisasi human capital menjadi kunci utama bagi keberlangsungan dan keunggulan kompetitif organisasi. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi adalah kegagalan dalam menyinergikan pola komunikasi internal dengan strategi bisnis yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur besarnya pengaruh komunikasi bisnis strategis terhadap optimalisasi human capital. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 karyawan PT. Gema Nusantara Malang dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, serta uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bisnis strategis berpengaruh positif dan signifikan terhadap optimalisasi human capital dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 61,2%. Temuan ini menegaskan bahwa transparansi informasi dan kejelasan pesan organisasi berfungsi sebagai katalisator penting dalam meningkatkan kompetensi serta adaptabilitas karyawan di tengah perubahan teknologi yang masif.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa variabel Komunikasi Bisnis Strategis terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Optimalisasi Human Capital.Nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 61,2% menunjukkan bahwa Komunikasi Bisnis Strategis merupakan faktor dominan dalam menentukan kualitas human capital di masa disrupsi.Model regresi ini dinyatakan sangat layak (fit) secara statistik, membuktikan bahwa strategi komunikasi adalah fondasi utama bagi perusahaan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif sumber daya manusianya di tengah ketidakpastian digital.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana komunikasi bisnis strategis dapat diintegrasikan dengan sistem remunerasi dan gaya kepemimpinan untuk meningkatkan keterikatan karyawan (employee engagement) di era disrupsi digital. Kedua, apakah komunikasi bisnis strategis dapat berfungsi sebagai katalisator dalam proses reskilling dan upskilling karyawan untuk menghadapi tantangan industri 4.0. Ketiga, bagaimana peran komunikasi bisnis strategis dalam menciptakan ekosistem inovatif yang mendorong kolaborasi antara kompetensi manusia dan teknologi (AI-Human Collaboration) di lingkungan kerja digital.

Read online
File size599.58 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test