UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI
Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan KomputerKualitas tidur merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental, sementara konsumsi kafein diketahui memiliki efek potensial terhadap pola tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi kafein dan kualitas tidur menggunakan analisis regresi sederhana. Dataset Sleep and Health Metrics yang berisi 1.000 data individu digunakan dalam studi ini, dengan variabel independen konsumsi kafein harian (mg) dan variabel dependen skor kualitas tidur. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi kafein memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap kualitas tidur, dengan koefisien regresi sebesar -0.0229 (p < 0.05). Artinya, setiap tambahan 1 mg konsumsi kafein dapat menurunkan skor kualitas tidur sebesar 0.0229 poin. Nilai R-squared sebesar 0.521 menunjukkan bahwa konsumsi kafein menjelaskan 52.1% variansi dalam kualitas tidur, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulannya, konsumsi kafein yang lebih tinggi secara statistik signifikan dapat mengurangi kualitas tidur individu. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi masyarakat untuk mengelola konsumsi kafein guna meningkatkan pola tidur yang sehat. Penelitian ini merekomendasikan studi lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain seperti tingkat stres, aktivitas fisik, dan durasi tidur untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Konsumsi kafein memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kualitas tidur, di mana setiap peningkatan 1 mg konsumsi kafein menurunkan skor kualitas tidur sebesar 0.521 menunjukkan bahwa konsumsi kafein menjelaskan lebih dari separuh variasi kualitas tidur, sementara hampir setengahnya dipengaruhi oleh faktor lain.Temuan ini mendukung perlunya pengelolaan konsumsi kafein untuk meningkatkan kualitas tidur, serta memperkuat dasar bagi penelitian lanjutan yang mempertimbangkan variabel tambahan seperti stres dan aktivitas fisik.
Pertama, perlu diteliti bagaimana waktu konsumsi kafein (misalnya pagi, siang, atau malam hari) memodifikasi pengaruhnya terhadap kualitas tidur, karena efek kafein mungkin tidak hanya ditentukan oleh dosis tetapi juga saat konsumsi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menguji apakah tingkat stres atau aktivitas fisik berfungsi sebagai faktor peredam atau penguat pengaruh kafein terhadap tidur, sehingga dapat diidentifikasi kelompok individu yang lebih rentan terdampak. Ketiga, perlu dikembangkan studi yang memasukkan variabel genetik atau kebiasaan tidur jangka panjang untuk memahami perbedaan sensitivitas individu terhadap kafein, sehingga rekomendasi pengelolaan konsumsi bisa lebih personal dan efektif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang hanya mengamati hubungan umum antara konsumsi kafein dan kualitas tidur, tanpa mempertimbangkan keragaman konteks dan karakteristik individu. Dengan pendekatan yang lebih holistik, hasilnya dapat mendukung intervensi kesehatan tidur yang lebih tepat sasaran dan relevan bagi masyarakat modern yang bergantung pada kafein.
- Pengaruh Konsumsi Minuman Berkafein Terhadap Pola dan Kualitas Tidur Mahasiswa : A Literatur Review |... doi.org/10.56338/mppki.v5i2.1910Pengaruh Konsumsi Minuman Berkafein Terhadap Pola dan Kualitas Tidur Mahasiswa A Literatur Review doi 10 56338 mppki v5i2 1910
- TINGKAT PENGETAHUAN EFEK KONSUMSI KAFEIN DAN ASUPAN KAFEIN PADA MAHASISWA | Br Ginting | Journal of Nutrition... ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/article/view/32930TINGKAT PENGETAHUAN EFEK KONSUMSI KAFEIN DAN ASUPAN KAFEIN PADA MAHASISWA Br Ginting Journal of Nutrition ejournal3 undip ac index php jnc article view 32930
- HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KONSUMSI KOPI BERSAMA ROKOK DAN KUALITAS TIDUR PADA SOPIR BUS DI TERMINAL ARJOSARI... ejournal.umm.ac.id/index.php/sainmed/article/view/5274HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KONSUMSI KOPI BERSAMA ROKOK DAN KUALITAS TIDUR PADA SOPIR BUS DI TERMINAL ARJOSARI ejournal umm ac index php sainmed article view 5274
| File size | 315.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI 038), sementara konsumsi makanan ringan (p = 0. 646) dan status gizi (p = 0. 426) tidak menunjukkan korelasi signifikan. Kesimpulan: Kualitas tidur muncul038), sementara konsumsi makanan ringan (p = 0. 646) dan status gizi (p = 0. 426) tidak menunjukkan korelasi signifikan. Kesimpulan: Kualitas tidur muncul
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Kegiatan dilaksanakan pada Juni sampai Oktober 2025 yang mencakup empat tahapan, yaitu pengukuran kemiringan lereng, sosialisasi bencana longsor dan metodeKegiatan dilaksanakan pada Juni sampai Oktober 2025 yang mencakup empat tahapan, yaitu pengukuran kemiringan lereng, sosialisasi bencana longsor dan metode
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Sehingga dapat disimpulkan bahwa masa kerja dan kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi PT Maruki InternasionalSehingga dapat disimpulkan bahwa masa kerja dan kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi PT Maruki Internasional
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak. Sosialisasi di SD Negeri 15 Kota Sorong meningkatkan kesadaranPenggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak. Sosialisasi di SD Negeri 15 Kota Sorong meningkatkan kesadaran
ISI DPSISI DPS Pada zaman serba maju seperti saat ini, bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya mobilitas membuat kebutuhan dan kepemilikan kendaraan bermotor jugaPada zaman serba maju seperti saat ini, bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya mobilitas membuat kebutuhan dan kepemilikan kendaraan bermotor juga
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan ini memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan yangKegiatan ini memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan yang
UMSBUMSB Terdapat hubungan antara kepuasan pasien dan kelengkapan fasilitas karena hasil p value kecil dari 0,05% yaitu 0,027%. Rumah sakit perlu menambahkan fasilitasTerdapat hubungan antara kepuasan pasien dan kelengkapan fasilitas karena hasil p value kecil dari 0,05% yaitu 0,027%. Rumah sakit perlu menambahkan fasilitas
UMSBUMSB Namun kurang dari setengah responden tidak puas disebabkan oleh faktor seperti masih adanya kelalaian perawat dalam memberikan tindakan pada pasien. Diskusi:Namun kurang dari setengah responden tidak puas disebabkan oleh faktor seperti masih adanya kelalaian perawat dalam memberikan tindakan pada pasien. Diskusi:
Useful /
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi strategi modernisasi kompetensi guru pendidikan agama Islam. Metode: Metode yang digunakanTujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi strategi modernisasi kompetensi guru pendidikan agama Islam. Metode: Metode yang digunakan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian mengenai peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa di SMAN 2 Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang PisauPenelitian mengenai peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa di SMAN 2 Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Secara keseluruhan, metode Z-Score value investing terbukti memiliki kinerja evaluasi portofolio terbaik, ditunjukkan oleh nilai Sharpe ratio, TreynorSecara keseluruhan, metode Z-Score value investing terbukti memiliki kinerja evaluasi portofolio terbaik, ditunjukkan oleh nilai Sharpe ratio, Treynor
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Perancangan model bisnis dan ditujukan untuk mengambil kesempatan atas fenomena yang ada dengan menempatkan POS (Point of Sales) dan PG (Payment Gateway)Perancangan model bisnis dan ditujukan untuk mengambil kesempatan atas fenomena yang ada dengan menempatkan POS (Point of Sales) dan PG (Payment Gateway)