UNIMUNIM
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementBisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementTransformasi digital telah mengubah lanskap manajemen kinerja di perusahaan multinasional secara fundamental. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem manajemen kinerja berbasis digital pada perusahaan multinasional di Indonesia, dengan fokus pada proses implementasi, faktor-faktor kritis keberhasilan, dan dampaknya terhadap efektivitas evaluasi serta produktivitas karyawan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur primer dan sekunder dari periode 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem manajemen kinerja digital memerlukan pendekatan bertahap dan terstruktur, dengan mempertimbangkan aspek teknologi, sumber daya manusia, dan budaya organisasi. Faktor-faktor kritis keberhasilan meliputi kematangan infrastruktur teknologi, kompetensi digital karyawan, manajemen perubahan yang efektif, dan dukungan kepemimpinan yang konsisten. Implementasi sistem digital menghasilkan peningkatan signifikan dalam akurasi evaluasi kinerja, efisiensi proses, transparansi, dan produktivitas karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan manajemen SDM digital di era transformasi digital.
Implementasi sistem manajemen kinerja berbasis digital pada perusahaan multinasional di Indonesia secara signifikan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia, memungkinkan proses evaluasi kinerja yang lebih objektif, transparan, dan real-time, serta memfasilitasi integrasi data antar departemen dan lokasi geografis.Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data yang lebih cepat dan tepat.Namun, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi SDM, budaya organisasi yang mendukung transformasi digital, dan kemampuan mengatasi tantangan seperti resistensi karyawan, investasi awal, serta adaptasi terhadap konteks lokal Indonesia.
Mengingat pesatnya transformasi digital dan dinamika unik perusahaan multinasional di Indonesia, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam pemahaman kita mengenai implementasi sistem manajemen kinerja berbasis digital. Salah satu arah studi yang krusial adalah menganalisis bagaimana norma budaya lokal yang spesifik dan karakteristik sektor industri yang berbeda memengaruhi keberhasilan adaptasi sistem manajemen kinerja digital global di Indonesia. Penelitian ini dapat menginvestigasi strategi penyesuaian yang paling efektif untuk memastikan adopsi dan penerimaan karyawan yang optimal, misalnya melalui studi kasus komparatif antar perusahaan di sektor manufaktur dan jasa. Selanjutnya, dengan semakin terintegrasinya teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan machine learning (ML), penting untuk menelaah implikasi etis dan tantangan yang muncul dari penggunaannya dalam sistem manajemen kinerja digital. Studi ini dapat mengeksplorasi persepsi karyawan dan kebijakan organisasi terkait privasi data, potensi bias algoritmik, serta keadilan dalam evaluasi kinerja berbasis AI, untuk memastikan bahwa inovasi teknologi sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Terakhir, seiring dengan normalisasi model kerja hibrida, riset perlu difokuskan pada keberlanjutan jangka panjang dan kemampuan evolusi sistem manajemen kinerja digital dalam mendukung tenaga kerja yang tersebar secara geografis. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana sistem-sistem ini harus dirancang ulang atau ditingkatkan untuk secara berkelanjutan memupuk keterlibatan karyawan, mempertahankan visibilitas kinerja, dan menjamin proses evaluasi yang adil dalam lingkungan kerja yang fleksibel, misalnya melalui studi longitudinal yang mengamati perubahan kebutuhan desain sistem seiring waktu.
| File size | 480.46 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pada tahun 2023, kejadian diabetes di Kabupaten Bandung menempati peringkat pertama penderita terbanyak. Risiko kejadian diabetes dapat diasosiasikan denganPada tahun 2023, kejadian diabetes di Kabupaten Bandung menempati peringkat pertama penderita terbanyak. Risiko kejadian diabetes dapat diasosiasikan dengan
IBSIBS Data diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada seluruh karyawan PT Raja Pasar Abadi yang berjumlah 64 orang sebagai responden. Metode analisis yangData diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada seluruh karyawan PT Raja Pasar Abadi yang berjumlah 64 orang sebagai responden. Metode analisis yang
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Temuan ini menyoroti pentingnya pelaksanaan praktis, kultur risiko, dan keterlibatan pimpinan dalam meningkatkan kematangan, sementara kerangka formalTemuan ini menyoroti pentingnya pelaksanaan praktis, kultur risiko, dan keterlibatan pimpinan dalam meningkatkan kematangan, sementara kerangka formal
UNIMUNIM Problems that occur in the field show that the performance of teachers in several Aliyah Madrasah in Tangerang Regency is still not optimal, which is reflectedProblems that occur in the field show that the performance of teachers in several Aliyah Madrasah in Tangerang Regency is still not optimal, which is reflected
UNIMUNIM Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen algoritmik telah berevolusi menjadi mekanisme sentral yang membentuk struktur, dinamika, dan trajektori jangkaPenelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen algoritmik telah berevolusi menjadi mekanisme sentral yang membentuk struktur, dinamika, dan trajektori jangka
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Secara keseluruhan, penerapan manajemen entrepreneur di Pondok Pesantren Nurul Hidayah terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pesantrenSecara keseluruhan, penerapan manajemen entrepreneur di Pondok Pesantren Nurul Hidayah terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Salah satu upaya utama dilakukan melalui identifikasi, penilaian, dan manajemen risiko guna meminimalkan kemungkinan risiko tidak diinginkan serta cederaSalah satu upaya utama dilakukan melalui identifikasi, penilaian, dan manajemen risiko guna meminimalkan kemungkinan risiko tidak diinginkan serta cedera
IBSIBS Makalah ini menjelaskan alasan dan pelaksanaan kebijakan pembiayaan berkelanjutan di bawah konsep Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Makalah iniMakalah ini menjelaskan alasan dan pelaksanaan kebijakan pembiayaan berkelanjutan di bawah konsep Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Makalah ini
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Prevalensi bells palsy berkisar 22,4 hingga 22,8 kasus per 100.000 orang setiap tahunnya. Tujuan: mendeskripsikan penatalaksanaan dan hasil fisioterapiPrevalensi bells palsy berkisar 22,4 hingga 22,8 kasus per 100.000 orang setiap tahunnya. Tujuan: mendeskripsikan penatalaksanaan dan hasil fisioterapi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sebaliknya, variabel tidak ada akses air minum, akses air minum tidak layak, akses air minum layak terbatas, dan akses air minum layak dasar tidak menunjukkanSebaliknya, variabel tidak ada akses air minum, akses air minum tidak layak, akses air minum layak terbatas, dan akses air minum layak dasar tidak menunjukkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pada kontrol dua minggu, pasien masih merasakan nyeri dada kanan saat menghirup dan selama aktivitas dengan VAS 6. CT kedua tidak menemukan fraktur padaPada kontrol dua minggu, pasien masih merasakan nyeri dada kanan saat menghirup dan selama aktivitas dengan VAS 6. CT kedua tidak menemukan fraktur pada
UNIMUNIM Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan populasi pada mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto pada fakultasMetode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan populasi pada mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto pada fakultas