Yogya UMBYogya UMB
JELE (Journal of English Language and Education)JELE (Journal of English Language and Education)Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jenis-jenis umpan balik korektif yang digunakan oleh dosen pada kelas berbicara akademik, efektivitasnya menurut dosen, bentuk uptake yang muncul setelah umpan balik, serta preferensi mahasiswa terhadap jenis umpan balik tersebut. Desain penelitian kualitatif dengan observasi pasif‑partisipatif dilakukan pada satu dosen dan 27 mahasiswa kelas Academic Speaking di Departemen Bahasa Inggris Universitas Brawijaya. Hasil menunjukkan bahwa dosen terutama memakai koreksi eksplisit (90%) dibandingkan lima jenis umpan balik lainnya, dan menganggap koreksi eksplisit sebagai yang paling efektif. Sebagian besar mahasiswa menunjukkan uptake berupa pengulangan (repetition). Selain itu, mayoritas mahasiswa lebih menyukai umpan balik tipe pengulangan dibandingkan jenis lainnya.
Dosen utama menggunakan koreksi eksplisit (90%) dan elicitation (10%) sebagai jenis umpan balik korektif dalam kelas berbicara akademik.Semua jenis umpan balik tersebut memicu uptake, namun koreksi eksplisit menghasilkan mayoritas perbaikan (repair).Mahasiswa lebih menyukai umpan balik tipe pengulangan, sementara dosen lebih memprioritaskan koreksi eksplisit untuk meningkatkan akurasi bahasa.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi waktu pemberian umpan balik korektif—langsung setelah kesalahan versus setelah jeda—memengaruhi tingkat uptake dan retensi bahasa pada pembelajar dewasa EFL; (2) perbandingan efektivitas penggunaan petunjuk metalinguistik versus koreksi eksplisit dalam mendorong perbaikan mandiri (self‑repair) pada mahasiswa dengan tingkat kemahiran yang berbeda; (3) dampak integrasi umpan balik sebaya (peer feedback) bersama umpan balik dosen terhadap otonomi belajar, kepercayaan diri, dan peningkatan kemampuan berbicara akademik. Semua pertanyaan penelitian tersebut dapat dijawab melalui desain eksperimental campuran dengan pengukuran kualitatif (wawancara, observasi) serta kuantitatif (analisis rekaman kelas), sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang praktik umpan balik yang optimal dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris tingkat universitas.
| File size | 288.74 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ZAMRONEDUZAMRONEDU These errors are influenced by learning styles and prior mistakes, with reading errors, misunderstanding, transformation errors, process skill errors,These errors are influenced by learning styles and prior mistakes, with reading errors, misunderstanding, transformation errors, process skill errors,
UNDWIUNDWI Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa baik siswa maupun dosen menganggap bahan membaca bahasa Inggris yang berbasis budaya lokal sangat berharga untukTemuan penelitian ini mengungkapkan bahwa baik siswa maupun dosen menganggap bahan membaca bahasa Inggris yang berbasis budaya lokal sangat berharga untuk
UIGMUIGM 05; d = 0. 78). Pearson product-moment correlation analysis indicated a positive relationship between students perceptions of the assessment features and05; d = 0. 78). Pearson product-moment correlation analysis indicated a positive relationship between students perceptions of the assessment features and
BALELITERASIBALELITERASI Popularitas TikTok yang luar biasa di kalangan generasi muda, dikombinasikan dengan format video pendek dan fitur kreatifnya, menyediakan platform yangPopularitas TikTok yang luar biasa di kalangan generasi muda, dikombinasikan dengan format video pendek dan fitur kreatifnya, menyediakan platform yang
NURISNURIS Untuk meningkatkan keterbacaan dan pemahaman lintas budaya, disarankan penggunaan kalimat yang lebih sederhana, penambahan glosarium, dan deskripsi istilahUntuk meningkatkan keterbacaan dan pemahaman lintas budaya, disarankan penggunaan kalimat yang lebih sederhana, penambahan glosarium, dan deskripsi istilah
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA tv, mengenai Pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2024‑2029. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen dengan satu akun Instagram,tv, mengenai Pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2024‑2029. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen dengan satu akun Instagram,
PETIERPETIER Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda,Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda,
UNUHAUNUHA Kesimpulannya, penggunaan metode PORPE terbukti efektif dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius SukarajaKesimpulannya, penggunaan metode PORPE terbukti efektif dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius Sukaraja
Useful /
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Di sisi lain, aspek psikologis memastikan materi ajar selaras dengan fase perkembangan serta kebutuhan siswa. Relevansi kurikulum terhadap dinamika sosialDi sisi lain, aspek psikologis memastikan materi ajar selaras dengan fase perkembangan serta kebutuhan siswa. Relevansi kurikulum terhadap dinamika sosial
BALELITERASIBALELITERASI Data dikumpulkan dari 45 peserta, termasuk administrator universitas, dosen, dan mahasiswa dari institusi terkemuka di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou.Data dikumpulkan dari 45 peserta, termasuk administrator universitas, dosen, dan mahasiswa dari institusi terkemuka di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou.
Yogya UMBYogya UMB Hasil penelitian menunjukkan perbedaan besar dalam penggunaan kata ganti orang pertama dan fungsinya. Penulis Turki menggunakan kata ganti ini sangat jarangHasil penelitian menunjukkan perbedaan besar dalam penggunaan kata ganti orang pertama dan fungsinya. Penulis Turki menggunakan kata ganti ini sangat jarang
UNISTIUNISTI Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi digunakanSampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi digunakan