STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Kemampuan siswa dalam memahami konsep dasar matematika yang rendah menjadi faktor utama menurunnya kemampuan komunikasi matematis mereka. Penelitian ini mengkaji efektivitas pembelajaran berbasis etnomatematika dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain kuasi‑eksperimental pada dua kelas siswa kelas V di SDN 01 Ungaran, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran berbasis mobile learning. Instrumen pengukuran meliputi tes deskriptif dan tes non‑observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerima pembelajaran CTL berbasis etnomatematika lebih tinggi dibandingkan dengan yang menerima mobile learning, serta terdapat peningkatan signifikan setelah pemberian pembelajaran tersebut. Dengan demikian, pembelajaran CTL berbasis etnomatematika terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah dasar dan dapat memfasilitasi proses belajar mengajar bagi siswa dan guru.
Berdasarkan hasil dan pembahasan, data pretest dan posttest menunjukkan distribusi normal serta terdapat perbedaan rata‑rata yang signifikan antara kelas eksperimen (72,43) dan kelas kontrol (64,63) yang mengindikasikan keunggulan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika.Pembelajaran tersebut memberikan pengaruh positif yang kuat (80,2%) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dan terbukti efektif diterapkan pada siswa sekolah dasar.Akibatnya, kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat serta meningkatkan antusiasme mereka dalam proses belajar, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan dan memperbaiki kemampuan tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diperoleh dari pembelajaran CTL berbasis etnomatematika bertahan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat dipastikan keberlanjutan efek positifnya. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan efektivitas model pembelajaran ini di berbagai daerah dengan latar budaya yang berbeda, misalnya antara wilayah Jawa, Sumatra, dan Papua, untuk mengevaluasi apakah keberagaman budaya memengaruhi penerapan etnomatematika dalam konteks pembelajaran matematika. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau platform e‑learning, dengan pendekatan CTL berbasis etnomatematika, guna mengidentifikasi bagaimana penggunaan media digital dapat memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan motivasi serta kemampuan komunikasi matematis siswa.
| File size | 689.07 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Hasil uji normalitas dilihat dari nilai sig > 0,05 artinya data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas 0,051 > 0,05, artinya data penelitianHasil uji normalitas dilihat dari nilai sig > 0,05 artinya data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas 0,051 > 0,05, artinya data penelitian
UPSUPS Hasil dari kuesioner minat belajar siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 77,402 yang masuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil tes kemampuan pemecahanHasil dari kuesioner minat belajar siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 77,402 yang masuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil tes kemampuan pemecahan
UPSUPS Sampel diambil dari populasi ini menggunakan teknik sampling acak sederhana dengan probabilitas sampling dan diperoleh satu kelas eksperimen, satu kelasSampel diambil dari populasi ini menggunakan teknik sampling acak sederhana dengan probabilitas sampling dan diperoleh satu kelas eksperimen, satu kelas
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hasil analisis secara univariat problem solving sangat cocok untuk menggali potensi siswa dalam memaksimalkan prestasi belajar serta penalarannyaBerdasarkan hasil analisis secara univariat problem solving sangat cocok untuk menggali potensi siswa dalam memaksimalkan prestasi belajar serta penalarannya
USIUSI Hal ini dapat dilihat dari skor pretest di kelas eksperimen yang memperoleh rata-rata 60,00 dan 73,25 pada posttest. Sementara itu, dari pretest di kelasHal ini dapat dilihat dari skor pretest di kelas eksperimen yang memperoleh rata-rata 60,00 dan 73,25 pada posttest. Sementara itu, dari pretest di kelas
UNESAUNESA Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest serta angket persepsi siswa terhadap pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil uji prasyarat,Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest serta angket persepsi siswa terhadap pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil uji prasyarat,
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis media film pendek terhadap hasil belajar IPS materiPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis media film pendek terhadap hasil belajar IPS materi
UNDIKSHAUNDIKSHA Implikasinya dapat memberikan harapan dalam mengatasi masalah apatisme politik di kalangan generasi muda. Melalui PBL, siswa dapat merasakan relevansiImplikasinya dapat memberikan harapan dalam mengatasi masalah apatisme politik di kalangan generasi muda. Melalui PBL, siswa dapat merasakan relevansi
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada padaDari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada pada
UM SURABAYAUM SURABAYA Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi mitigasi risiko bencana serta skema pembiayaan asuransi bagi pemerintah daerah danTemuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi mitigasi risiko bencana serta skema pembiayaan asuransi bagi pemerintah daerah dan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Kecepatan dan kelincahan adalah elemen yang berperan penting dalam melakukan teknik dasar dribbling. Jika seorang ingin memiliki gerakan yang indah danKecepatan dan kelincahan adalah elemen yang berperan penting dalam melakukan teknik dasar dribbling. Jika seorang ingin memiliki gerakan yang indah dan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Pendidikan merupakan faktor penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mapan, namun kondisi pendidikan di wilayah terpencil Dusun Bandealit, DesaPendidikan merupakan faktor penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mapan, namun kondisi pendidikan di wilayah terpencil Dusun Bandealit, Desa