STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Keterampilan dasar bermain sepak bola erat kaitannya dengan kemampuan mengkoordinasikan gerakan fisik dan taktik. Diantara sekian banyak teknik dasar dalam sepak bola, dribbling merupakan teknik dasar yang harus dikuasai karena merupakan teknik yang paling dominan dalam permainan. Unsur kebugaran jasmani yang berperan penting dalam lemparan bola adalah kecepatan dan kelincahan. Kecepatan dan kelincahan adalah elemen yang berperan penting dalam melakukan teknik dasar dribbling. Jika seorang ingin memiliki gerakan yang indah dan cepat dalam permainan sepakbola, ia harus melatih elemen kecepatan dan kelincahan.Penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perhitungan korelasi parsial variabel kecepatan adalah 0,527 probabilitas 0,003 < 0,05. 2) Perhitungan korelasi parsial variabel kelincahan sebesar 0,814 probabilitas 0,005 < 0,05. 3) Perhitungan korelasi berganda sebesar 0,538 diuji signifikansinya dengan uji F diperoleh Fhitung sebesar 5,494 dengan probabilitas 0,001 < 0,05. Dari sini ditarik kesimpulan, terdapat korelasi yang signifikan antara kecepatan dan kelincahan terhadap keterampilan teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola siswa kelas XI SMK Taruna Timika.
Penelitian ini menyimpulkan adanya korelasi parsial signifikan antara kecepatan (r=0,527.p=0,003 < 0,05) dan keterampilan menggiring bola pada siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Terdapat juga korelasi parsial signifikan antara kelincahan (r=0,81.p=0,005 < 0,05) dengan keterampilan menggiring bola siswa tersebut.Secara keseluruhan, analisis korelasi ganda menunjukkan hubungan signifikan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama terhadap keterampilan teknik menggiring bola siswa (R=0,538.
Penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada siswa SMK. Untuk memperkaya pemahaman kita tentang topik ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian intervensi, yaitu dengan merancang dan menerapkan program latihan kecepatan dan kelincahan tertentu, lalu melihat secara langsung apakah program tersebut benar-benar dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola para pemain sepak bola. Ini akan memberikan bukti kausalitas, bukan hanya korelasi. Kedua, cakupan penelitian bisa diperluas ke kelompok usia atau tingkat keahlian yang berbeda. Misalnya, meneliti hubungan ini pada pemain sepak bola usia dini (di bawah 12 tahun) atau bahkan pemain profesional untuk melihat apakah pola hubungannya berbeda seiring dengan perkembangan fisik dan teknis. Ini akan membantu kita memahami bagaimana pentingnya kecepatan dan kelincahan dalam dribbling berubah di berbagai tahapan karir seorang atlet. Ketiga, selain kecepatan dan kelincahan, peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi keterampilan menggiring bola, seperti koordinasi mata-kaki, keseimbangan tubuh, atau bahkan aspek psikologis seperti pengambilan keputusan di bawah tekanan. Menambahkan variabel-variabel ini bisa memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang apa saja yang berkontribusi pada kemampuan dribbling yang superior, sehingga program pelatihan bisa dirancang lebih holistik dan efektif. Ide-ide penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan metode pelatihan sepak bola.
| File size | 545.62 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIKAUNSIKA Pendidikan Jasmani adalah aktivitas jasmani yang disusun secara sistematis baik dari afektif, psikomotor, dan kognitif. Teknik dasar passing bawah merupakanPendidikan Jasmani adalah aktivitas jasmani yang disusun secara sistematis baik dari afektif, psikomotor, dan kognitif. Teknik dasar passing bawah merupakan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE (2) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media social dalam memasarkan hail produknya, sehingga termotivasi untuk lebih mengembangkan(2) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media social dalam memasarkan hail produknya, sehingga termotivasi untuk lebih mengembangkan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Keberadaan mading memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka, baik dalam bentuk tulisan maupun gambar, serta mendorong rasa percayaKeberadaan mading memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka, baik dalam bentuk tulisan maupun gambar, serta mendorong rasa percaya
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking dengan lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pelatihan diberikan melaluiMetode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking dengan lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pelatihan diberikan melalui
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Selain itu, terdapat pula program pengembangan karakter berbudaya dan berwawasan kebangsaan melalui ekstrakurikuler seni rupa, seni tari, seni musik, danSelain itu, terdapat pula program pengembangan karakter berbudaya dan berwawasan kebangsaan melalui ekstrakurikuler seni rupa, seni tari, seni musik, dan
UMNUUMNU Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi umat dalam kegiatan BKSN serta meningkatkan kualitas hidup umat di Paroki St. FransiskusTujuan dari kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi umat dalam kegiatan BKSN serta meningkatkan kualitas hidup umat di Paroki St. Fransiskus
DINAMIKADINAMIKA Kawasan tepian Sungai Kapuas memiliki potensi besar berupa keindahan alam dan kekayaan budaya lokal, namun masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaranKawasan tepian Sungai Kapuas memiliki potensi besar berupa keindahan alam dan kekayaan budaya lokal, namun masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahap meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Data yang dikumpulkan adalah data kualitatif danKegiatan yang dilaksanakan setiap tahap meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Data yang dikumpulkan adalah data kualitatif dan
Useful /
STKIP JBSTKIP JB Penyediaan modul panduan yang diberikan kepada guru-guru untuk memberikan gambaran pelaksanaan metode community language learning sehingga guru dapat berinovasiPenyediaan modul panduan yang diberikan kepada guru-guru untuk memberikan gambaran pelaksanaan metode community language learning sehingga guru dapat berinovasi
STKIP JBSTKIP JB Penerapan budikdamber sebagai pengembangan sistem akuaponik diharapkan mampu menjadi solusi ketahanan pangan bagi warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhanPenerapan budikdamber sebagai pengembangan sistem akuaponik diharapkan mampu menjadi solusi ketahanan pangan bagi warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Hal tersebut dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang telah mencapai KKM sebanyak 100%. Hasil ini merekomendasikan bahwa media yang diterapkan dalamHal tersebut dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang telah mencapai KKM sebanyak 100%. Hasil ini merekomendasikan bahwa media yang diterapkan dalam
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Artinya pada akhir siklus kedua, terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 98%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian rewardArtinya pada akhir siklus kedua, terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 98%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian reward