SAGITASAGITA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and AdvancedFuture Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and AdvancedPenelitian ini mengungkap adanya berbagai bentuk penindasan yang menimbulkan kesadaran dan pertentangan kelas dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki. Analisis difokuskan terhadap teks wacana dalam novel menggunakan perspektif realisme sosialis dari Karl Marx. Hasil penelitian menunjukkan adanya dehumanisasi berupa eksploitasi, pemiskinan, monopoli, dan dominasi kelas atas (borjuis) terhadap kelas bawah atau buruh (proletar). Bentuk penindasan tersebut mengakibatkan alienasi dalam kehidupan kaum buruh. Meski demikian, kaum buruh juga mengalami proses kesadaran palsu hingga kesadaran total yang dipengaruhi oleh pemahaman akan posisinya yang tertindas. Pemahaman terhadap dominasi dan ketertindasan dari kelas atas menyebabkan timbulnya upaya kelas bawah memperjuangkan kelasnya. Kepentingan dominasi borjuis dengan perjuangan kepentingan proletar menimbulkan konflik antar-kelas. Konflik inilah yang kemudian menciptakan perubahan dalam masyarakat.
Novel Babad Kopi Parahyangan berisi gambaran penindasan yang dialami kaum buruh atau proletar sebagai dampak dari penguasaan borjuis terhadap sistem produksi.Buruh dieksploitasi tenaganya sebagai pekerja dengan upah rendah atau tanpa upah.Buruh yang hidup dalam sistem produksi kapitalis mengalami masalah kemanusiaan seperti penyiksaan, waktu kerja yang melewati batas, serta tidak diberi tempat tinggal yang layak.Kesadaran kelas kemudian muncul akibat dari dominasi borjuis terhadap hidup proletar.Kesadaran palsu terjadi akibat doktrin-doktrin yang ditanamkan borjuis kepada bangsawan dan masyarakat proletar mengakibatkan mereka terasing dari kehidupan sosialnya.Keyakinan bahwa buruh itu pemalas, sehingga mereka harus diperlakukan dengan kasar dan pekerja yang tidak harus diberi upah yang kemudian diterapkan kaum bangsawan dengan adanya kerja tugur dan pengabdian dalam kerja tanam paksa yang sudah terjadi dalam waktu lama.Hal itu menyebabkan mereka terbiasa hidup dalam penindasan tersebut dan kehilangan jati dirinya sebagai manusia yang bebas.Pertentangan kelas terjadi akibat adanya perbedaan kepentingan antar kelas.Masyarakat borjuis yang ingin menghasilkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan mengeksploitasi proletar.Sedangkan proletar ingin terbebas dari kungkungan penguasaan borjuis dan menuntut penghidupan yang yang layak.Perjuangan yang dilakukan proletar dalam Babad Kopi Parahyangan berupa penghancuran tanaman kopi dan melakukan perdagangan gelap.Sementara tokoh Karim bekerja sama dengan Bupati Raden Arya Kusuma berhasil membangun pondok-pondok tempat tinggal bagi perempuan dan anak-anak di perkebunan kopi.Selain itu, mereka mendirikan sekolah rakyat dan sepetak lahan pertanian yang dapat ditanami bahan pangan bagi masyarakat di perkebunan kopi yang sebelumnya kerap kali kekurangan makanan.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut bentuk-bentuk penindasan yang dialami oleh kaum buruh dalam novel Babad Kopi Parahyangan, dengan fokus pada aspek-aspek seperti eksploitasi, pemiskinan, monopoli, dan dominasi kelas atas. (2) Meneliti proses kesadaran kelas yang dialami oleh kaum buruh, mulai dari kesadaran palsu hingga kesadaran total, dan bagaimana pemahaman mereka tentang posisi tertindas mempengaruhi upaya mereka dalam memperjuangkan kelasnya. (3) Mengkaji konflik antar-kelas yang timbul akibat kepentingan dominasi borjuis dan perjuangan kepentingan proletar, serta bagaimana konflik tersebut menciptakan perubahan dalam masyarakat. Penelitian lanjutan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang realisme sosialis dalam karya sastra, khususnya dalam novel Babad Kopi Parahyangan, dan kontribusinya terhadap pemahaman tentang pertentangan kelas dalam masyarakat.
| File size | 237.99 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Inggris di MA Al Amiriyyah dengan fokus pada kelas X dan XI. TujuanPenelitian ini mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Inggris di MA Al Amiriyyah dengan fokus pada kelas X dan XI. Tujuan
JOMPUJOMPU Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan
JOMPUJOMPU Kesimpulannya, penerapan Tri Hita Karana dapat menjadi landasan pedagogis untuk pendidikan matematika yang lebih bermakna dan relevan. Penerapan nilai-nilaiKesimpulannya, penerapan Tri Hita Karana dapat menjadi landasan pedagogis untuk pendidikan matematika yang lebih bermakna dan relevan. Penerapan nilai-nilai
JOMPUJOMPU Penelitian juga mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam penerapan metode diskusi, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pembelajaranPenelitian juga mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam penerapan metode diskusi, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pembelajaran
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Instrumen validator meliputi kelayakan buku teks dalam bentuk materi, sistematika penyajian, bahasa, aspek kontekstual, aksesibilitas, navigasi, komunikasi,Instrumen validator meliputi kelayakan buku teks dalam bentuk materi, sistematika penyajian, bahasa, aspek kontekstual, aksesibilitas, navigasi, komunikasi,
ARIMSIARIMSI Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan penerapan Matematika Gasing dalam proses pembelajaran numerasi. Data diperolehPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan penerapan Matematika Gasing dalam proses pembelajaran numerasi. Data diperoleh
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Penelitian menemukan bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. KoefisienPenelitian menemukan bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Koefisien
IAINAMBONIAINAMBON Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologis, teknik pengumpulan data melalui interview atau wawancara, observasiPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologis, teknik pengumpulan data melalui interview atau wawancara, observasi
Useful /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Pendidikan sangat penting bagi setiap orang untuk berkembang secara mandiri, dengan mengembangkan pengetahuan, sikap, dan kemampuan lainnya. Tujuan pendidikanPendidikan sangat penting bagi setiap orang untuk berkembang secara mandiri, dengan mengembangkan pengetahuan, sikap, dan kemampuan lainnya. Tujuan pendidikan
ITPLNITPLN Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan volume beton sebesar 53.04 m³ dibandingkan 52.992 m³ dari perhitungan manual, dengan selisihHasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan volume beton sebesar 53.04 m³ dibandingkan 52.992 m³ dari perhitungan manual, dengan selisih
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah pendidik khusus, penerapan sistem evaluasi formal, dan pemisahan anak berdasarkan kelompok usia untukPenelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah pendidik khusus, penerapan sistem evaluasi formal, dan pemisahan anak berdasarkan kelompok usia untuk
SAGITASAGITA Beban kerja ringan pada bidan 55,2% dan beban kerja sedang 44,8%. Status PNS pada bidan 77,1%, dan Non PNS 22,9%. Analisis bivariat dengan uji chi squareBeban kerja ringan pada bidan 55,2% dan beban kerja sedang 44,8%. Status PNS pada bidan 77,1%, dan Non PNS 22,9%. Analisis bivariat dengan uji chi square