UNDIPUNDIP

MODULMODUL

Sebagai tanggapan terhadap permasalahan urban yang kompleks, Indonesia merencanakan pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai langkah menuju pembangunan sebuah kota yang cerdas dan berkelanjutan. Tulisan ini merupakan sebuah tinjauan literatur yang mendalam mengenai konsep Internet of Things (IoT), Smart City dan penerapannya dalam konteks pemindahan ibu kota negara Indonesia. Pendahuluan dalam ini menyoroti latar belakang dan alasan di balik keputusan pemindahan ibu kota negara, juga menggambarkan visi untuk mengembangkannya menjadi sebuah Smart City yang didukung oleh teknologi IoT. Selanjutnya, studi literatur secara komprehensif mengulas konsep dan dimensi Smart City, serta penerapannya di beberapa kota besar di seluruh dunia. Fokus utama dari paper ini adalah pada kesiapan dan tantangan yang dihadapi dalam merancang ibu kota baru sebagai Smart City. Hal ini meliputi aspek regulasi, arsitektur dan infrastruktur teknologi yang diperlukan, serta tantangan implementasi.

Sebagai kesimpulan, esai ini menguraikan peran penting Internet of Things (IoT) dalam membentuk Smart City di berbagai kota di seluruh dunia, sekaligus menyoroti implementasi konsep ini dalam infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).Langkah Indonesia untuk memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan tidak hanya bermaksud untuk menyeimbangkan ketidaksetaraan pembangunan, tetapi juga untuk meredakan beban berlebih di Jakarta.Ibu Kota Nusantara, dengan segala potensinya, berada di garis depan untuk menjadi contoh global dalam menyongsong era digital dengan menerapkan arsitektur yang menggabungkan kecerdasan dari Internet of Things (IoT).Dalam membangun IKN dengan konsep hutan dan Smart City tentunya akan menghadapi sejumlah tantangan kompleks.Mulai dari sisi teknis sampai kepada pembangunan manusianya yang harus menjadi Smart People.Semua tantangan ini menambah kompleksitas dalam mewujudkan visi Smart City, tetapi juga menuntut inovasi dan adaptabilitas untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.Arsitektur dan infrastruktur yang sedang dikembangkan ini tidak hanya mengandalkan teknologi canggih, tetapi juga memprioritaskan keberlanjutan dan efisiensi.Dengan pendekatan yang bijaksana, Ibu Kota Nusantara diharapkan meninggalkan jejak signifikan dalam pembangunan perkotaan modern yang efisien dan ramah lingkungan.Penggunaan teknologi yang terarah diharapkan dapat memberikan solusi inovatif untuk tantangan urbanisasi, menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kesejahteraan masyarakat.Dengan demikian, Ibu Kota Nusantara berperan sebagai model utama dalam pembangunan Smart City yang mencerminkan visi ke depan Indonesia sebagai negara yang berinovasi dan berkelanjutan.

Untuk mencapai visi Smart City di Ibu Kota Nusantara (IKN), diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan berbagai aspek. Pertama, perlu ada fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dalam teknologi IoT dan konsep Smart City. Pelatihan dan pendidikan yang komprehensif akan memastikan bahwa tenaga kerja lokal memiliki kemampuan untuk mengelola dan memelihara infrastruktur teknologi canggih. Selain itu, penting untuk menjalin kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah, serta melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan. Dengan demikian, IKN dapat menjadi contoh keberlanjutan dan inklusivitas dalam pembangunan Smart City. Selain itu, perlu ada perhatian khusus pada aspek keamanan dan pertahanan, terutama dengan lokasi strategis IKN yang berdekatan dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan Flight Information Region (FIR) negara tetangga. Kajian menyeluruh terkait pengamanan aset pendukung infrastruktur Smart City harus dilakukan untuk memastikan perlindungan optimal terhadap investasi dan sumber daya nasional. Terakhir, untuk menjaga konsistensi dan efisiensi, perlu ada standar dan framework yang jelas dalam kegiatan pemindahan dan pembangunan IKN. Framework ini harus mencakup panduan, prosedur, dan metode kerja untuk para stakeholder, sehingga meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam proses pembangunan. Dengan demikian, pembangunan IKN dapat mencapai visi Smart City yang berkelanjutan dan inklusif, dengan memanfaatkan teknologi IoT secara optimal.

  1. Smart City in Practice: Learn from Taipei City | Journal of Governance and Public Policy. smart city... doi.org/10.18196/jgpp.811342Smart City in Practice Learn from Taipei City Journal of Governance and Public Policy smart city doi 10 18196 jgpp 811342
  2. The State of Smart Cities in China: The Case of Shenzhen. state smart cities china case shenzhen next... mdpi.com/1996-1073/12/22/4375The State of Smart Cities in China The Case of Shenzhen state smart cities china case shenzhen next mdpi 1996 1073 12 22 4375
  3. Smart Cities | IoT Technologies, Big Data Solutions, Cloud Platforms,. smart cities iot technologies... taylorfrancis.com/books/9781003376064Smart Cities IoT Technologies Big Data Solutions Cloud Platforms smart cities iot technologies taylorfrancis books 9781003376064
  4. AI-Centric Smart City Ecosystems | Technologies, Design and Implementa. ai centric smart city ecosystems... taylorfrancis.com/books/9781003252542AI Centric Smart City Ecosystems Technologies Design and Implementa ai centric smart city ecosystems taylorfrancis books 9781003252542
  5. Full article: Energy Optimization for Smart Cities Using IoT. full article energy optimization smart... tandfonline.com/doi/full/10.1080/08839514.2022.2037255Full article Energy Optimization for Smart Cities Using IoT full article energy optimization smart tandfonline doi full 10 1080 08839514 2022 2037255
Read online
File size972.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test