MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis puisi siswa sekolah dasar, terutama dalam mengaitkan unsur budaya lokal dalam karya sastra. Di tengah tantangan globalisasi yang semakin mengikis nilai-nilai budaya daerah, pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan pendekatan penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan literasi siswa. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan literasi budaya berbasis kearifan lokal yang diterapkan di SDN 14 Sadia Kota Bima dan menilai efektivitasnya dalam mengoptimalkan keterampilan menulis puisi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari guru kelas, siswa, dan dokumentasi kegiatan literasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan sekolah meliputi penggunaan cerita rakyat Bima sebagai bahan ajar, kegiatan menulis puisi berbasis budaya lokal, lokakarya menulis dengan seniman lokal, pameran puisi dalam kegiatan Panen Karya, dan pembelajaran kolaboratif berbasis komunitas. Strategi-strategi ini terbukti meningkatkan kualitas puisi siswa dalam hal struktur, imajinasi, diksi, dan koneksi dengan nilai-nilai budaya lokal. Pendekatan ini juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kecintaan siswa terhadap budaya lokal mereka. Hal ini menunjukkan bahwa strategi literasi budaya berbasis kearifan lokal layak diterapkan sebagai model pembelajaran puisi di sekolah dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan literasi budaya berbasis kearifan lokal di SDN 14 Sadia, Kota Bima, efektif mengoptimalkan keterampilan menulis puisi siswa melalui penggunaan cerita rakyat Bima, kegiatan menulis puisi berbasis budaya lokal, lokakarya dengan seniman, pameran karya, dan pembelajaran kolaboratif.Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis menulis, tetapi juga menumbuhkan apresiasi dan ikatan emosional siswa terhadap nilai-nilai kearifan lokal Bima.Keberhasilan strategi ini didukung oleh teori pendidikan seperti konstruktivisme Vygotsky dan multiliterasi, serta merekomendasikan pendekatan serupa sebagai model pembelajaran yang relevan untuk membentuk karakter dan identitas budaya siswa di era globalisasi.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan efektivitas strategi literasi budaya berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi. Untuk mengembangkan temuan ini lebih lanjut, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan guna memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif kuantitatif yang membandingkan efektivitas model pembelajaran ini dengan metode konvensional di berbagai sekolah dasar, atau di wilayah dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian semacam itu dapat mengukur dampak secara lebih luas dan memberikan bukti empiris mengenai skalabilitas strategi ini. Kedua, diperlukan studi longitudinal untuk menganalisis keberlanjutan peningkatan keterampilan menulis puisi dan apresiasi budaya siswa dalam jangka panjang, serta bagaimana mereka mentransfer dan mengaplikasikan pemahaman kearifan lokal yang diperoleh ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau dalam konteks kehidupan sehari-hari. Ini akan membantu memahami dampak jangka panjang dari intervensi pendidikan ini. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor penunjang dan penghambat implementasi strategi literasi budaya berbasis kearifan lokal secara lebih luas, termasuk tantangan yang dihadapi guru dalam adaptasi kurikulum, kebutuhan pelatihan, serta peran kebijakan sekolah dan pemerintah daerah. Mengembangkan panduan praktis berdasarkan temuan ini dapat mendukung adopsi strategi serupa di sekolah lain, memastikan bahwa kearifan lokal terus menjadi sumber inspirasi yang relevan dan hidup dalam pendidikan literasi.

  1. Implementation of the School Literacy Movement in Fostering Reading Interest in Elementary School Students... journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/PGSD/article/view/2120Implementation of the School Literacy Movement in Fostering Reading Interest in Elementary School Students journal ubpkarawang ac index php PGSD article view 2120
  2. Pentingnya Literasi Budaya di Desa Seni Jurang Blimbing | Triyono | Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan,... doi.org/10.14710/anuva.3.1.77-85Pentingnya Literasi Budaya di Desa Seni Jurang Blimbing Triyono Anuva Jurnal Kajian Budaya Perpustakaan doi 10 14710 anuva 3 1 77 85
  3. Ethno-Stem Project-Based Learning: Its Impact to Critical and Creative Thinking Skills | Sumarni | Jurnal... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpii/article/view/21754Ethno Stem Project Based Learning Its Impact to Critical and Creative Thinking Skills Sumarni Jurnal journal unnes ac nju index php jpii article view 21754
Read online
File size245.28 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test