LLILLI

Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan HumanioraJurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora

Proses pembelajaran Fiqih di jenjang Madrasah Tsanawiyah sering kali masih didominasi oleh metode ceramah konvensional, yang menyebabkan rendahnya partisipasi aktif siswa dan lemahnya pemahaman terhadap konsep-konsep keagamaan yang diajarkan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menyampaikan materi yang seharusnya tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Mind Mapping dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Fiqih di kelas VII MTs Nur Ibrahimy Enoman, Situbondo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Mind Mapping mampu meningkatkan pemahaman kognitif siswa secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengorganisasi dan menjelaskan materi secara sistematis dan kreatif. Selain itu, aspek afektif seperti antusiasme belajar, rasa tanggung jawab, sikap empati, serta kepercayaan diri siswa juga mengalami peningkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa Mind Mapping tidak hanya efektif dari sisi teoritis, tetapi juga aplikatif dalam praktik pembelajaran, khususnya dalam konteks pendidikan agama Islam, serta memberikan alternatif strategis bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas VII MTs Nur Ibrahimy Enoman mengenai penerapan pembelajaran Mind Mapping untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Fiqih, dapat disimpulkan bahwa metode ini memberikan dampak yang positif baik dari segi kognitif maupun afektif siswa.Dari sisi kognitif, siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami materi seperti zakat, sedekah, hibah, dan hadiah, yang sebelumnya disampaikan secara linier melalui ceramah.Melalui visualisasi peta konsep, siswa lebih mudah mengaitkan antar-submateri, mengingat isi materi dengan lebih efektif, dan membangun pemahaman yang logis serta kreatif.Selain itu, keterlibatan aktif siswa dalam menyusun dan mempresentasikan mind map juga mendorong terjadinya pembelajaran yang lebih bermakna.Sementara itu, dari aspek afektif, siswa menunjukkan peningkatan dalam hal motivasi belajar, minat terhadap pelajaran, serta sikap tanggung jawab dan kedisiplinan.Siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti pelajaran, aktif berdiskusi, dan berani menyampaikan pendapat.Tidak hanya itu, nilai-nilai spiritual juga mulai terinternalisasi dalam perilaku siswa sehari-hari, seperti berbagi dan membantu teman.Proses pembelajaran yang melibatkan kerja sama kelompok turut membentuk karakter positif dalam diri siswa, seperti rasa percaya diri, empati, dan menghargai pendapat orang lain.Hal ini membuktikan bahwa metode Mind Mapping tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu memahami materi, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode Mind Mapping yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital dalam pembuatan peta konsep, seperti aplikasi mind mapping online atau perangkat lunak khusus. Dengan demikian, siswa dapat memiliki akses yang lebih mudah dan menarik dalam membuat peta konsep, serta memungkinkan kolaborasi dan interaksi antar siswa secara virtual. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi efektivitas metode Mind Mapping dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi-materi Fiqih yang lebih kompleks dan aplikatif, seperti muamalah dan akhlak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan strategi pembelajaran Fiqih yang aktif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital.

  1. ANALISIS MODEL LAYANAN TERPADU LP MA’ARIF NU BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN... doi.org/10.56670/jsrd.v7i1.872ANALISIS MODEL LAYANAN TERPADU LP MAAoARIF NU BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN doi 10 56670 jsrd v7i1 872
  2. Penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS kelas IV di SD Negeri Tahunan Yogyakarta | Bulletin... doi.org/10.56587/bemi.v1i2.80Penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS kelas IV di SD Negeri Tahunan Yogyakarta Bulletin doi 10 56587 bemi v1i2 80
  3. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA... doi.org/10.30863/aqym.v5i1.2685PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA doi 10 30863 aqym v5i1 2685
  4. Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru | Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama... doi.org/10.61132/jmpai.v2i6.682Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama doi 10 61132 jmpai v2i6 682
Read online
File size237.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test