STAI MASSTAI MAS

JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi KeislamanJIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam 1) Product dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan SMP Mambaus Sholihin Blitar. 2) Price dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan di SMP Mambaus Sholihin Blitar. 3) Place dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan di SMP Mambaus Sholihin Blitar. 4) Promotion dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan di SMP Mambaus Sholihin Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan multikasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data mulai dari kondsasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Data dianalisis dari data kasus tunggal dan lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan 1) Product sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan meliputi kompetensi akademik (jaminan lulus ujian madrasah dan ujian nasional), dan kompetensi kepesantrenan. 2) Price sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang meliputi pembiayaan yang terjangkau, subsidi silang dan beasiswa. 3) Place sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan meliputi lokasi madrasah di dalam pesantren. 4) Promotion sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan meliputi promosi secara langsung dari wali santri dan santri, media cetak elektronik dan medsos. 5) Performance lembaga sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan adalah lembaga terakreditasi A, bangunan megah dan fasilitas lengkap, kinerja layanan administrasi keuangan yang ramah, akuntabel, dan cepat, kinerja layanan makan dan minum tepat waktu, bergizi, sehat, variatif, dan cukup, kinerja layanan MCK yang bersih dan mencukupi, kinerja layanan keamanan dan kenyamanan, guru dan pembimbing adalah orang tua siswa. 6) Pray sebagai strategi marketing mix dalam meningkatkan animo masyarakat bidang pendidikan adalah istighosah, aurotan lainnya dan guru spiritual.

Penelitian menunjukkan bahwa strategi Product yang menekankan kompetensi akademik dan kepesantrenan, serta strategi Price yang menyediakan pembiayaan terjangkau, subsidi silang, dan beasiswa, secara signifikan meningkatkan animo masyarakat terhadap pendidikan.Strategi Place dengan integrasi lokasi madrasah dalam pondok pesantren, Promotion melalui promosi langsung serta media cetak elektronik dan sosial, dan Performance lembaga yang meliputi akreditasi A, fasilitas megah, serta layanan administrasi, keuangan, makan, MCK, keamanan, dan kenyamanan, juga berperan penting.Selain itu, strategi Pray yang mencakup istighosah, aurotan lainnya, dan guru spiritual melengkapi upaya meningkatkan animo masyarakat di SMP Mambaus Sholihin Blitar.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan survei kuantitatif terhadap beberapa madrasah Islam di Jawa Timur untuk mengukur pengaruh masing‑men-masing elemen bauran pemasaran (Product, Price, Place, Promotion, Performance, Pray) terhadap peningkatan jumlah pendaftar dan retensi siswa, sehingga menghasilkan model prediktif yang dapat digeneralisasikan. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas strategi promosi digital—seperti media sosial, video pendek, dan situs web interaktif—dengan promosi tradisional (bukti langsung, media cetak) dalam memengaruhi keputusan orang tua, dengan memanfaatkan eksperimen terkontrol dan analisis perilaku online. Terakhir, sebuah studi longitudinal selama tiga hingga lima tahun diperlukan untuk menilai keberlanjutan intervensi bauran pemasaran, mengidentifikasi faktor‑faktor yang mendukung atau menghambat peningkatan animo jangka panjang, serta mengembangkan panduan praktis bagi institusi pendidikan Islam dalam merencanakan strategi pemasaran yang adaptif dan berkelanjutan.

Read online
File size179.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test