LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPerkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan sering dipandang sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pembelajaran. Namun, dalam konteks masyarakat rural, pemanfaatan AI justru berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan apabila tidak didukung oleh kesiapan struktural yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan digital dalam pemanfaatan AI di bidang pendidikan, dengan fokus pada tantangan aksesibilitas dan implikasinya terhadap eksklusi sosial di wilayah rural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur untuk menganalisis artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang membahas AI dalam pendidikan, kesenjangan digital, pendidikan rural, dan kebijakan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital dan literasi AI pendidik serta peserta didik, serta lemahnya kesiapan kebijakan dan dukungan institusional menjadi faktor utama yang menghambat pemanfaatan AI secara bermakna di pendidikan rural. Kondisi ini berkontribusi pada munculnya eksklusi sosial dan reproduksi ketimpangan pendidikan di era AI.
Kajian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan tidak dapat dipisahkan dari struktur ketimpangan sosial yang telah ada, khususnya dalam konteks masyarakat rural.Ketiga faktor utama, yaitu keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital dan literasi AI pendidik serta peserta didik, serta lemahnya kesiapan kebijakan dan dukungan institusional, saling berkaitan dan membentuk hambatan struktural yang tidak hanya memengaruhi proses pembelajaran, tetapi juga menentukan siapa yang dapat memperoleh manfaat nyata dari transformasi pendidikan berbasis AI.Adopsi AI berpotensi memperdalam eksklusi sosial dan mereproduksi ketimpangan pendidikan apabila tidak disertai dengan intervensi yang berorientasi pada keadilan akses.Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan AI untuk pendidikan, dengan fokus pada penguatan literasi digital dan literasi AI, pengembangan kapasitas pendidik, serta perumusan kebijakan institusional yang sensitif terhadap konteks lokal.
Untuk mengatasi kesenjangan digital dan eksklusi sosial dalam pendidikan berbasis AI di masyarakat rural, diperlukan pendekatan kebijakan yang holistik dan kontekstual. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan infrastruktur digital di wilayah rural, termasuk akses internet yang stabil dan perangkat keras yang kompatibel. Kedua, penting untuk meningkatkan literasi digital dan literasi AI pendidik serta peserta didik melalui pelatihan dan pengembangan profesional yang terstruktur. Ketiga, kebijakan institusional yang sensitif terhadap konteks lokal harus dikembangkan untuk memastikan adopsi AI yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan tujuan pedagogis. Dengan pendekatan ini, AI dapat berfungsi sebagai instrumen untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, alih-alih memperkuat ketimpangan dan menciptakan bentuk eksklusi sosial baru dalam sistem pendidikan.
- Analysis of Artificial Intelligence Policies for Higher Education in Europe. | International Journal... revistas.unir.net/index.php/ijimai/article/view/266Analysis of Artificial Intelligence Policies for Higher Education in Europe International Journal revistas unir index php ijimai article view 266
- Digital Transformation: Exploring the Relationship Between Literacy, Motivation, and TPACK in Elementary... journals2.ums.ac.id/index.php/ijolae/article/view/9209Digital Transformation Exploring the Relationship Between Literacy Motivation and TPACK in Elementary journals2 ums ac index php ijolae article view 9209
- Structural Model of Digital Transformation Readiness of Indonesian Rural and Urban Science Teachers |... journal.unnes.ac.id/journals/jpii/article/view/2612Structural Model of Digital Transformation Readiness of Indonesian Rural and Urban Science Teachers journal unnes ac journals jpii article view 2612
| File size | 294.55 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
LAKASPIALAKASPIA This study contributes to the understanding of physical games from the perspective of teacher cognition and offers practical insights for sustainable implementationThis study contributes to the understanding of physical games from the perspective of teacher cognition and offers practical insights for sustainable implementation
LAKASPIALAKASPIA Chiek Oemar Diyan dan Dayah Insan Qurani Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan guru fikih dan santri,Chiek Oemar Diyan dan Dayah Insan Qurani Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan guru fikih dan santri,
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa Panca Jiwa berperan strategis dalam pembentukan karakter santri, tetapi keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh konsistensiPenelitian ini menyimpulkan bahwa Panca Jiwa berperan strategis dalam pembentukan karakter santri, tetapi keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh konsistensi
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana habituasi atau pembiasaan memberi salam berperan sebagai strategi dalam membentuk karakter sopanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana habituasi atau pembiasaan memberi salam berperan sebagai strategi dalam membentuk karakter sopan
LAKASPIALAKASPIA Artikel ini membahas pemikiran filsafat klasik Barat, khususnya Plato, dalam konteks pembangunan karakter dan pengetahuan manusia. Plato menekankan pendidikanArtikel ini membahas pemikiran filsafat klasik Barat, khususnya Plato, dalam konteks pembangunan karakter dan pengetahuan manusia. Plato menekankan pendidikan
LAKASPIALAKASPIA Hasil menunjukkan bahwa kebiasaan literasi Al-Quran dilakukan intensif melalui sesi halaqah dan terintegrasi dengan aktivitas formal dan non-formal, secaraHasil menunjukkan bahwa kebiasaan literasi Al-Quran dilakukan intensif melalui sesi halaqah dan terintegrasi dengan aktivitas formal dan non-formal, secara
LAKASPIALAKASPIA Mengkaji pemikir klasik Barat (Comte, Durkheim, Marx, Freud, Weber) dan sarjana Islam serta Al-Quran, hasil penelitian menunjukkan: perspektif Barat memandangMengkaji pemikir klasik Barat (Comte, Durkheim, Marx, Freud, Weber) dan sarjana Islam serta Al-Quran, hasil penelitian menunjukkan: perspektif Barat memandang
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini menunjukkan kesenjangan antarkompetensi peserta yang belum memungkinkan pelatih menjelaskan gerakan teknik secara merata. Pihak sekolahPenelitian ini menunjukkan kesenjangan antarkompetensi peserta yang belum memungkinkan pelatih menjelaskan gerakan teknik secara merata. Pihak sekolah
Useful /
LAKASPIALAKASPIA Artikel ini mengkaji landasan filosofis tasawuf dalam pendidikan Islam, relevansi nilai-nilai inti tasawuf dalam pembelajaran berbasis nilai, serta implikasiArtikel ini mengkaji landasan filosofis tasawuf dalam pendidikan Islam, relevansi nilai-nilai inti tasawuf dalam pembelajaran berbasis nilai, serta implikasi
LAKASPIALAKASPIA Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) merupakan lembaga pengelola masjid yang memiliki peran strategis dalam memakmurkan fungsi rumah ibadah, baik dari aspek ibadah,Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) merupakan lembaga pengelola masjid yang memiliki peran strategis dalam memakmurkan fungsi rumah ibadah, baik dari aspek ibadah,
LAKASPIALAKASPIA Jika digunakan dengan bijak, gadget bisa menjadi alat edukasi dan hiburan yang bermanfaat. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan bisaJika digunakan dengan bijak, gadget bisa menjadi alat edukasi dan hiburan yang bermanfaat. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan bisa
LAKASPIALAKASPIA Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui pengorganisasian data, pemilahan,Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui pengorganisasian data, pemilahan,