JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY

Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat

Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Kurangnya kesadaran remaja putri tentang SADARI memengaruhi kemampuan mereka untuk melakukannya dengan benar. Edukasi tentang SADARI melalui media leaflet dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesehatan payudara. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi SADARI berbasis leaflet kepada remaja putri di Desa Polonharjo dan memantau perubahan pengetahuan dan sikap melalui penilaian pra- dan pasca-sesi. Metode penelitian ini melibatkan 75 remaja putri yang diberikan edukasi SADARI berbasis leaflet selama sekitar 20 menit, dengan pengukuran pengetahuan (kuisioner terstruktur) dan sikap (skala Likert) sebelum dan setelah sesi. Data diringkas secara deskriptif dan dianalisis secara berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan rata-rata, dari 13,92 menjadi 21,53 setelah intervensi. Skor sikap rata-rata juga meningkat dari 43,61 menjadi 62,63. Uji statistik menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pasca-intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (BSE) melalui media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri di Desa X mengenai kesehatan payudara.

Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan edukasi tentang SADARI melalui media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di Desa Poloharjo.Rekomendasi kegiatan selanjutnya adalah pemberian edukasi SADARI pada wanita khususnya pada remaja putri yang dapat disertai dengan praktik agar pengetahuan dan sikap remaja puteri terhadap SADARI dapat meningkat.Kegiatan SADARI tersebut melibatkan petugas kesehatan di puskesmas dan UKS.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi lanjutan 1-3 bulan pasca-intervensi untuk menilai retensi pengetahuan dan praktik SADARI bulanan. Kedua, dapat ditambahkan komponen keterampilan dalam edukasi SADARI, seperti praktik menggunakan breast model dengan daftar tilik langkah, agar terjadi translasi dari pengetahuan ke perilaku. Ketiga, pengembangan versi digital, seperti infografik atau video singkat dengan tautan/QR pada leaflet, dapat memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan aksesibilitas. Keempat, melibatkan pemangku kepentingan seperti Puskesmas, guru, orang tua, dan peer educator dapat memastikan keberlanjutan program edukasi SADARI. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program edukasi SADARI bagi remaja putri.

  1. Educational interventions on breast cancer in men and women: a necessity in primary healthcare - ecancer.... doi.org/10.3332/ECANCER.2021.1255Educational interventions on breast cancer in men and women a necessity in primary healthcare ecancer doi 10 3332 ECANCER 2021 1255
  2. Knowledge Levels and Adolescent Attitudes towards the Implementation of BSE (Breast Self-Examination)... doi.org/10.55018/janh.v4i1.33Knowledge Levels and Adolescent Attitudes towards the Implementation of BSE Breast Self Examination doi 10 55018 janh v4i1 33
  3. Breast Cancer in Adolescents and Young Adults Less Than 40 Years of Age in Nigeria: A Retrospective Analysis... hindawi.com/journals/ijbc/2022/9943247Breast Cancer in Adolescents and Young Adults Less Than 40 Years of Age in Nigeria A Retrospective Analysis hindawi journals ijbc 2022 9943247
Read online
File size180 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test