POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

Pengetahuan dan keterampilan dalam pertolongan pertama gawat darurat pada korban dapat mempengaruhi tingkat keparahan, bahkan akibat upaya pertolongan yang tidak tepat dapat membahayakan korban. Setiap siswa wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi gawat darurat karena kondisi seperti ini tidak memandang tempat, waktu, bahkan teknologi. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMAN 3 Kota Prabumulih dalam memberikan pertolongan pertama gawat darurat di lingkungan terdekat. Pelatihan menggunakan metode penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi. Peserta diberikan pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman. Hasil kegiatan mengindikasikan pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya siswa SMA, dalam menekan angka korban jiwa. Hal ini dapat dipublikasikan sebagai alternatif intervensi yang dapat dikembangkan dan dinamis.

Pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar dan langkah-langkah penanganan situasi darurat, terbukti dari perbedaan hasil pre-test dan post-test.Keterampilan siswa juga meningkat signifikan dalam simulasi penanganan keadaan darurat, seperti manuver Heimlich dan penanganan luka.Oleh karena itu, pelatihan penyegaran berkala, pembentukan tim respon darurat sekolah, integrasi materi kesehatan ke dalam kurikulum, serta pengawasan dan penilaian jangka panjang sangat dianjurkan untuk keberlanjutan program ini.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan ini terhadap perilaku siswa dalam merespons situasi darurat di lingkungan sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang lebih interaktif dan berbasis simulasi, dengan mempertimbangkan berbagai skenario kejadian darurat yang mungkin terjadi. Ketiga, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi tim respon darurat sekolah, seperti ketersediaan sumber daya, dukungan dari pihak sekolah, dan tingkat partisipasi siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keamanan siswa di lingkungan sekolah, serta memberikan dasar bagi pengembangan program pelatihan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. Pelatihan Penanganan Gawat Darurat di Lingkungan Sekolah Menengah di Kota Prabumulih | Jurnal Pengabdian... jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jpengmas/article/view/3457Pelatihan Penanganan Gawat Darurat di Lingkungan Sekolah Menengah di Kota Prabumulih Jurnal Pengabdian jurnal poltekkespalembang ac index php jpengmas article view 3457
Read online
File size745.4 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test