ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Pemanfaatan limbah udang sebagai bahan baku penyedap rasa alami (Monosodium Glutamate alami) merupakan inovasi yang selaras dengan prinsip green technology dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting. Limbah udang mengandung protein dan mineral tinggi yang dapat diolah menjadi penyedap alami bergizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan green technology pada proses produksi MSG alami dari limbah udang serta mengkaji nilai gizinya yang berkontribusi terhadap pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan True Experimental Design laboratorium dengan metode pengeringan termal menggunakan oven. Hasil uji menunjukkan bahwa bubuk MSG alami memiliki kadar protein 49,05%, kadar lemak 3,21%, kadar air 5,55%, kadar abu 22,82%, karbohidrat total 19,37%, dan natrium 1991 mg/kg dengan energi total 300 kkal/100 g. Kandungan protein dan mineral yang tinggi serta natrium dalam batas aman menjadikan produk ini potensial sebagai penyedap rasa alami yang aman dan bergizi. Implementasi green technology terbukti efisien dalam meminimalkan limbah perikanan serta menghasilkan produk fungsional yang mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak berisiko stunting.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah udang sebagai bahan baku penyedap rasa berupa MSG alami merupakan inovasi yang efektif, berkelanjutan, dan bernilai gizi tinggi.Penerapan prinsip green technology melalui proses fermentasi dan pengeringan termal tanpa bahan kimia sintetis terbukti mampu mengolah limbah perikanan menjadi produk pangan fungsional yang aman, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.Produk MSG alami dari limbah udang berpotensi sebagai penyedap rasa bergizi yang dapat meningkatkan asupan protein dan mineral, terutama pada anak-anak yang berisiko mengalami stunting.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi proses fermentasi limbah udang untuk meningkatkan kandungan asam glutamat alami dan menghasilkan cita rasa yang lebih disukai konsumen. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas MSG alami dari limbah udang dengan MSG sintetis dalam meningkatkan status gizi anak-anak berisiko stunting melalui intervensi makanan. Ketiga, penelitian mengenai pengembangan formulasi produk pangan fortifikasi berbasis MSG alami dari limbah udang, seperti bubur bayi atau makanan ringan, perlu dilakukan untuk meningkatkan daya tarik dan penerimaan produk oleh masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung pengelolaan limbah perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan demikian, inovasi ini dapat menjadi solusi terintegrasi untuk mengatasi masalah gizi dan lingkungan secara bersamaan, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

  1. Pelatihan Pembuatan Penyedap Rasa dan Kerupuk melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Udang dalam Upaya Peningkatan... e-journal.uniflor.ac.id/index.php/abdika/article/view/4668Pelatihan Pembuatan Penyedap Rasa dan Kerupuk melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Udang dalam Upaya Peningkatan e journal uniflor ac index php abdika article view 4668
  2. Tujuan pembangunan berkelanjutan ke-17: Kemitraan untuk mencapai tujuan dan implikasinya pada lembaga... doi.org/10.61511/jipagi.v1i1.717Tujuan pembangunan berkelanjutan ke 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan dan implikasinya pada lembaga doi 10 61511 jipagi v1i1 717
Read online
File size286.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test