UmriUmri
Photon: Jurnal Sain dan KesehatanPhoton: Jurnal Sain dan KesehatanAntioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal dampak negatif oksidan dengan donasi elektron, sehingga menghambat radikal bebas. Daun pakis mengandung metabolit sekunder berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini melakukan ekstraksi, fraksinasi, dan uji antioksidan pada daun pakis sawit (Davallia denticulata) menggunakan pelarut etanol. Ekstrak etanol, fraksi n‑heksan, etil asetat, dan fraksi etanol diuji fitokimia, terdeteksi flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, steroid, dan fenolik. Hasil aktivitas antioksidan diperoleh melalui metode DPPH; ekstrak etanol memiliki nilai IC50 1,406 µg/mL (sangat kuat), fraksi n‑heksan 2,91 µg/mL (sangat kuat), fraksi etanol 18,99 µg/mL (sangat kuat), dan fraksi etil asetat 103 µg/mL (sedang). Vitamin C dibandingkan memiliki IC50 2,22 µg/mL. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pakis sawit memiliki potensi antioksidan tinggi dan dapat menjadi sumber alami perlindungan antiradikal.
Fraksi n‑heksan, etil asetat, dan etanol berkapasitas 30 %, 15 %, dan 50 % masing‑masing, mengandung senyawa flavonoid, tanin, steroid, dan fenolik.Nilai IC50 ekstrak etanol 1,406 µg/mL menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat, sedangkan fraksi n‑heksan 2,91 µg/mL juga sangat kuat.Fraksi etanol 18,99 µg/mL sangat kuat dan fraksi etil asetat 103 µg/mL memiliki aktivitas sedang.Ekstrak etanol lebih unggul dibandingkan vitamin C dalam aktivitas antioksidan, sehingga daun pakis sawit dapat dipertimbangkan sebagai sumber antioksidan alami.
Pertama, lakukan studi komparatif penggunaan pelarut ramah lingkungan seperti air–alkohol terhidrasi untuk ekstraksi guna meminimalkan degradasi senyawa bioaktif dan mengukur pengaruhnya terhadap kualitas antioksidan. Kedua, evaluasi efek sinergis antara senyawa flavonoid dan terpenoid yang terisolasi dari fraksi etanol melalui metode bioanalisis in vitro dan in vivo, guna mengidentifikasi potensi terapetik terhadap model stres oksidatif. Ketiga, aplikasikan teknologi mikronisasi atau encapsulasi pada fraksi n‑heksan agar meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas senyawa phenolicnya, kemudian uji efektivitasnya dalam sistem pembentukan radikal bebas pada organisme model seperti Caenorhabditis elegans.
| File size | 765.91 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Analisis kemampuan penyerapan CO2 oleh RTH eksisting dilakukan menggunakan simulasi model program Powersim. Dari data yang telah didapat dan analisa dapatAnalisis kemampuan penyerapan CO2 oleh RTH eksisting dilakukan menggunakan simulasi model program Powersim. Dari data yang telah didapat dan analisa dapat
UNHIUNHI Buah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan buah tropis dan subtropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Filipina. KajianBuah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan buah tropis dan subtropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Filipina. Kajian
UmriUmri Dapat disimpulkan bahwa perlu adanya perencanaan yang dibuat oleh Penanggung Jawab P2 ISPA sehingga target dari ISPA pada balita terjadi penurunan, harusDapat disimpulkan bahwa perlu adanya perencanaan yang dibuat oleh Penanggung Jawab P2 ISPA sehingga target dari ISPA pada balita terjadi penurunan, harus
UmriUmri Masih banyak rumah sakit yang belum tepat dalam menerapkan triase, sehingga meningkatkan resiko kematian dan kecacatan pasien gawat darurat. Tujuan penelitianMasih banyak rumah sakit yang belum tepat dalam menerapkan triase, sehingga meningkatkan resiko kematian dan kecacatan pasien gawat darurat. Tujuan penelitian
UmriUmri Akan tetapi kemampuan larva T. molitor dalam mendegradasi pakan masker masih belum optimal sehingga perlu dilakukan penelitian pengaruh kombinasi pakanAkan tetapi kemampuan larva T. molitor dalam mendegradasi pakan masker masih belum optimal sehingga perlu dilakukan penelitian pengaruh kombinasi pakan
UmriUmri Nilai Green pupuk murni subsidi Urea memiliki nilai rata-rata 15,73 dan nilai Green pupuk oplosan (3 gr, 5 gr dan 7 gr) dengan rata-rata 28,95. Nilai GreenNilai Green pupuk murni subsidi Urea memiliki nilai rata-rata 15,73 dan nilai Green pupuk oplosan (3 gr, 5 gr dan 7 gr) dengan rata-rata 28,95. Nilai Green
UmriUmri Mengingat fungsi puskesmas sebagai pusat pengembangan pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan di kecamatan.Mengingat fungsi puskesmas sebagai pusat pengembangan pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan di kecamatan.
UmriUmri Akarbose sebagai pembanding memiliki nilai IC50 sebesar 0,128 µg/ml. Selain pengujian ekstrak, dilakukan juga pengujian infusa berdasarkan penggunaanAkarbose sebagai pembanding memiliki nilai IC50 sebesar 0,128 µg/ml. Selain pengujian ekstrak, dilakukan juga pengujian infusa berdasarkan penggunaan
Useful /
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Perbedaan perlakuan salinitas media terhadap efisiensi pemanfaatan Oreochromis sp. menghasilkan kurva kuadratik dengan persamaan Y = 45,69 5,37 X - 0,22Perbedaan perlakuan salinitas media terhadap efisiensi pemanfaatan Oreochromis sp. menghasilkan kurva kuadratik dengan persamaan Y = 45,69 5,37 X - 0,22
UNHIUNHI Hasil baca pada sensor berat saat infus dipasang didapatkan hasil, pada berat infus telah mencapai batas 10mg maka akan terdapat tampilan pada LCD danHasil baca pada sensor berat saat infus dipasang didapatkan hasil, pada berat infus telah mencapai batas 10mg maka akan terdapat tampilan pada LCD dan
UNHIUNHI Nadi pada manusia dapat menunjukkan lokasi dan sifat suatu penyakit. Dalam ilmu kedokteran timur, Nadi Pariksha adalah metode untuk mendiagnosis penyakitNadi pada manusia dapat menunjukkan lokasi dan sifat suatu penyakit. Dalam ilmu kedokteran timur, Nadi Pariksha adalah metode untuk mendiagnosis penyakit
UmriUmri Dari hasil olahan data, kayu secang memiliki aktivitas antioksidan yang dapat dilihat dari uji In Vitro dengan nilai IC50 dan uji In Vivo pada tikus. KayuDari hasil olahan data, kayu secang memiliki aktivitas antioksidan yang dapat dilihat dari uji In Vitro dengan nilai IC50 dan uji In Vivo pada tikus. Kayu