POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

Perilaku seseorang atau masyarakat tentang kesehatan ditentukan oleh pengetahuan, sikap, kepercayaan, tradisi, dan sebagainya dari orang atau masyarakat yang bersangkutan. Dengan demikian, berhasil atau tidaknya pengobatan TB Paru tergantung pengetahuan pasien, keadaan sosial ekonomi serta dukungan dari keluarga. Hand hygiene dan Etika Batuk sangat penting untuk mengendalikan TB Paru karena merupakan pengendalian infeksi secara umum. Penyebaran TB paru melalui udara diketahui paling banyak bersumber dari penderita TB paru yang batuk. Hal ini dikarenakan pada saat batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan pada kader kesehatan dan penderita TB sebagai upaya pencegahan TB melalui hand hygiene dan etika batuk di Desa Mendalo Laut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mendalo Laut, Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, setelah dilakukan pre-test dan post-test, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang hand hygiene dan etika batuk.

Peserta kegiatan paling banyak berusia kurang dari 50 tahun dan berjenis kelamin perempuan.Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hand hygiene dan etika batuk setelah dilakukan penyuluhan.Kegiatan penyuluhan tersebut efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan penularan TB paru.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan hand hygiene dan etika batuk terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Mendalo Laut, apakah peningkatan pengetahuan tersebut berlangsung lama atau hanya sementara. Kedua, perlu dikaji efektivitas metode penyuluhan berbasis demonstrasi dan media video dibandingkan dengan metode lain seperti pendekatan berbasis kelompok diskusi atau kampanye media sosial di wilayah pedesaan dengan akses teknologi terbatas. Ketiga, penting untuk meneliti sejauh mana kader kesehatan yang telah dilatih mampu menjadi agen perubahan dengan menyebarkan pengetahuan ini ke anggota masyarakat lainnya, termasuk anggota keluarga pasien TB, untuk melihat potensi efek berantai dalam pencegahan penularan TB paru di komunitas.

  1. Edukasi Tuberkulosis dan Etika Batuk kepada Masyarakat Somagede, Banyumas, Jawa Tengah | Kolaborasi:... journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/239Edukasi Tuberkulosis dan Etika Batuk kepada Masyarakat Somagede Banyumas Jawa Tengah Kolaborasi journal inspira index php kolaborasi article view 239
  2. Hand Hygiene and Tuberculosis Risk in Korea: An Ecological Association - Mi Ah Han, 2018. hand hygiene... doi.org/10.1177/1010539517751746Hand Hygiene and Tuberculosis Risk in Korea An Ecological Association Mi Ah Han 2018 hand hygiene doi 10 1177 1010539517751746
  3. Pengetahuan, sikap dan etika batuk pada penderita tuberkulosis paru | Ramdan | Holistik Jurnal Kesehatan.... doi.org/10.33024/hjk.v14i2.2395Pengetahuan sikap dan etika batuk pada penderita tuberkulosis paru Ramdan Holistik Jurnal Kesehatan doi 10 33024 hjk v14i2 2395
Read online
File size613.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test