UGMUGM
PCD JournalPCD JournalDalam kajian perubahan kebijakan, terdapat setidaknya dua metode utama, yaitu pendekatan domestik dan internasional. Klasifikasi pendekatan tidak hanya berdasarkan aktor yang terlibat atau sumber pengaruh, melainkan juga berdasarkan arena politik yang berbeda. Pendekatan domestik menafsirkan perubahan kebijakan sebagai arena perebutan kepentingan aktor domestik, sedangkan pendekatan internasional melihatnya sebagai arena kepentingan aktor internasional atau transnasional yang menekan atau menyediakan preferensi yang dapat dipilih secara sukarela oleh pemerintah. Penelitian ini mengevaluasi metodologi kedua pendekatan tersebut dan memperkenalkan alternatif baru, yaitu pendekatan intermestic (internasional-dominan). Pendekatan intermestic menekankan bahwa kategori domestik dan internasional sudah tidak relevan akibat era globalisasi yang menampilkan dunia “tanpa batas. Di dalam pendekatan ini, kedaulatan negara tetap penting namun peran pemerintah menjadi ambigu karena proses globalisasi meredefinisi hak kedaulatan dan kekuatan politik negara.
Perubahan kebijakan awalnya dipahami melalui pendekatan domestik yang bersifat administratif negara, namun perkembangan globalisasi membuat batas antara domestik dan internasional kabur.Pendekatan intermestic menegaskan bahwa hubungan internasional dan domestik saling terhubung, sehingga analisis perubahan kebijakan harus dilakukan secara interrelasi.Dengan demikian, peran pemerintah tetap penting namun tidak menutup kemungkinan keterlibatan aktor internasional atau transnasional dalam proses perubahan kebijakan.
Bagaimana mekanisme interaksi ide, jaringan lintas negara, dan proses belajar memengaruhi rincian kebijakan spesifik di sektor kesehatan publik, serta dampaknya terhadap efektivitas implementasi kebijakan? Apakah peran aktor transnasional dapat dilihat berbeda di negara dengan tingkat kedaulatan tinggi dibandingkan negara dengan sistem demokrasi menengah, dan bagaimana perbedaan ini mempengaruhi desain kebijakan publik? Bagaimana pergeseran batas antara domestik dan internasional dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas institusi negara dalam mengadaptasi kebijakan global secara terstruktur, serta tantangan apa yang perlu diatasi ketika menerapkan pendekatan intermestic di konteks kebijakan publik nasional?.
| File size | 1.1 MB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUUMSU Dengan menggunakan analisis framing Robert N Entman dan teori kontruksi sosial yang mengungkapkan bahwa dalam satu peristiwa media-media tidak memberikanDengan menggunakan analisis framing Robert N Entman dan teori kontruksi sosial yang mengungkapkan bahwa dalam satu peristiwa media-media tidak memberikan
STAIN MADINASTAIN MADINA Namun, efektivitasnya terhambat oleh rendahnya kesadaran masyarakat, infrastruktur lembaga zakat yang belum optimal, dan lemahnya pengawasan. Untuk meningkatkannya,Namun, efektivitasnya terhambat oleh rendahnya kesadaran masyarakat, infrastruktur lembaga zakat yang belum optimal, dan lemahnya pengawasan. Untuk meningkatkannya,
UINSAIDUINSAID Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com menonjolkan aspek legal-formal dan stabilitas kelembagaan, sedangkan CNNIndonesia menyoroti respons kritisHasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com menonjolkan aspek legal-formal dan stabilitas kelembagaan, sedangkan CNNIndonesia menyoroti respons kritis
USUUSU Pembangunan jalan di kawasan LMD merupakan hasil dari dinamika politik yang unik, di mana aspirasi warga berhasil mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikanPembangunan jalan di kawasan LMD merupakan hasil dari dinamika politik yang unik, di mana aspirasi warga berhasil mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan
USUUSU Ketahanan sosial masyarakat pesisir Tambak Lorok terbentuk melalui solidaritas komunitas, gotong royong, keterlibatan organisasi lokal, dan adaptasi keseharianKetahanan sosial masyarakat pesisir Tambak Lorok terbentuk melalui solidaritas komunitas, gotong royong, keterlibatan organisasi lokal, dan adaptasi keseharian
UNIVEDUNIVED Efektivitas regulasi ini bergantung pada penguatan regulasi domestik, optimalisasi penggunaan teknologi dan data pembanding, penerapan prinsip tata kelolaEfektivitas regulasi ini bergantung pada penguatan regulasi domestik, optimalisasi penggunaan teknologi dan data pembanding, penerapan prinsip tata kelola
UMSUUMSU Strategi advokasi proaktif yang dilakukan Majelis Pelayanan Sosial dilakukan melalui lobi dan dengar pendapat dengan pemangku kepentingan untuk mendorongStrategi advokasi proaktif yang dilakukan Majelis Pelayanan Sosial dilakukan melalui lobi dan dengar pendapat dengan pemangku kepentingan untuk mendorong
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Islam mengakui hak seseorang untuk hidup dan mati, namun hak tersebut merupakan anugerah Allah.mengakhiri hidup dengan cara yang bertentangan dengan ketentuanIslam mengakui hak seseorang untuk hidup dan mati, namun hak tersebut merupakan anugerah Allah.mengakhiri hidup dengan cara yang bertentangan dengan ketentuan
Useful /
UMSUUMSU Meskipun memiliki kekuatan pada aspek biaya dan diferensiasi layanan, promosi yang dilakukan masih terbatas pada metode tradisional seperti dari mulutMeskipun memiliki kekuatan pada aspek biaya dan diferensiasi layanan, promosi yang dilakukan masih terbatas pada metode tradisional seperti dari mulut
UGMUGM Mereka berusaha menciptakan keseimbangan dengan menerapkan habitus pesantren dalam kehidupan politik untuk memastikan bahwa PKB terus mengikuti nilai-nilaiMereka berusaha menciptakan keseimbangan dengan menerapkan habitus pesantren dalam kehidupan politik untuk memastikan bahwa PKB terus mengikuti nilai-nilai
UGMUGM Artikel ini menjelaskan munculnya gerakan masyarakat sipil terkait isu deforestasi di Indonesia sebagai kontestasi atas klaim pengetahuan yang mendefinisikanArtikel ini menjelaskan munculnya gerakan masyarakat sipil terkait isu deforestasi di Indonesia sebagai kontestasi atas klaim pengetahuan yang mendefinisikan
UGMUGM Tradisi pertukaran, seperti tradisi pertukaran kain timur, menampilkan hubungan saling menguntungkan dengan pola patronase antara pihak yang memberi danTradisi pertukaran, seperti tradisi pertukaran kain timur, menampilkan hubungan saling menguntungkan dengan pola patronase antara pihak yang memberi dan