UNHASUNHAS
Hasanuddin Law ReviewHasanuddin Law ReviewSemangat pelaksanaan desentralisasi dan otonomi khusus mengandung prinsip pengaturan federal sebagai solusi yang tepat dalam sistem pemerintahan Indonesia. Negara kesatuan dalam bentuk Republik dengan kondisi sosial, masyarakat multikultural, dan kondisi geografis dengan ribuan pulau merupakan tantangan dalam mewujudkan kemakmuran. Artikel ini merupakan penelitian normatif-hukum. Data yang digunakan merupakan bahan hukum primer yang diperoleh dari peraturan terkait dan bahan hukum sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur terkait. Hasil menunjukkan bahwa penerapan prinsip cadangan kekuasaan kepada daerah dan sistem pemilihan langsung untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah. Sementara itu, desentralisasi yang mengarah ke sistem federal memiliki efek positif dan negatif terhadap pelaksanaan fungsi dan tujuan negara, sebagaimana dinyatakan dalam semangat otonomi khusus. Baik secara de facto maupun de jure, kebijakan hukum ini mencerminkan prinsip sistem federal, yang bertujuan untuk menjaga integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pengaturan desentralisasi sebagai manifestasi semangat otonomi khusus merupakan upaya mewujudkan pembangunan merata dan pengurangan kemiskinan di Papua.Komitmen Indonesia terhadap tata kelola harus dijaga konsisten untuk mempertahankan kedaulatan negara kesatuan.Namun, desentralisasi yang mengarah federal memiliki efek positif dan negatif pada fungsi negara, serta mencerminkan prinsip federal untuk menjaga integritas NKRI.
Berdasarkan latar belakang desentralisasi dan otonomi khusus di Papua yang mencerminkan prinsip federal, metode penelitian normatif-hukum dengan data primer dan sekunder, serta hasil bahwa implementasi cadangan kekuasaan dan pemilihan langsung kepala daerah memiliki dampak positif seperti meningkatkan legitimasi dan kemandirian wilayah, namun juga negatif seperti konflik kekuasaan dan ego regional, maka saran penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana mengurangi dampak negatif desentralisasi seperti dalam studi tentang strategi penyelesaian konflik antara pemerintah pusat dan daerah Papua untuk harmonisasi kekuasaan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada integrasi hukum adat dengan hukum nasional melalui pertanyaan penelitian seperti Bagaimana mengatasi dualisme sistem hukum di Papua agar sanksi adat dan nasional tidak tumpang tindih, sehingga meningkatkan keadilan sosial? yang mengembangkan temuan tentang pengakuan hukum adat. Lagi pula, arah studi baru seperti investigasi dampak desentralisasi federal terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan di Papua, termasuk mengukur pengaruh cadangan kekuasaan pada pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran masyarakat setempat, dapat melengkapi temuan positif dan negatif yang ada dengan perspektif sosial-ekonomi yang lebih mendalam dan mudah dipahami masyarakat awam.
| File size | 316.8 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
AMSIRAMSIR Latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya intensitas pelaporan kejahatan di berbagai platform media massa, terutama media sosial dan portalLatar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya intensitas pelaporan kejahatan di berbagai platform media massa, terutama media sosial dan portal
UPIUPI 0, dan dosis adsorben 0. 1 g. Data kesetimbangan yang diperoleh dari eksperimen dianalisis menggunakan model isotherm Langmuir dan Freundlich. Temuan menunjukkan0, dan dosis adsorben 0. 1 g. Data kesetimbangan yang diperoleh dari eksperimen dianalisis menggunakan model isotherm Langmuir dan Freundlich. Temuan menunjukkan
ECOJOINECOJOIN Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem perpajakan digital dan praktik CSR untuk menekan risiko kecurangan laporan keuangan. Temuan penelitianTemuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem perpajakan digital dan praktik CSR untuk menekan risiko kecurangan laporan keuangan. Temuan penelitian
UHBUHB This study employs a normative juridical method combined with a case study approach, focusing on two court decisions: Number 14/Pid. B/2011/PN. Yk andThis study employs a normative juridical method combined with a case study approach, focusing on two court decisions: Number 14/Pid. B/2011/PN. Yk and
UMCUMC Terapi psikologi positif berfokus pada psikologi humanistik yang dikembangkan oleh Abraham Maslow, yang menekankan hierarki kebutuhan manusia. PemenuhanTerapi psikologi positif berfokus pada psikologi humanistik yang dikembangkan oleh Abraham Maslow, yang menekankan hierarki kebutuhan manusia. Pemenuhan
UNHASUNHAS Metode penelitian ini bersifat yuridis normatif dengan pengumpulan data melalui tinjauan pustaka dan analisis dokumen yang dianalisis secara kualitatif.Metode penelitian ini bersifat yuridis normatif dengan pengumpulan data melalui tinjauan pustaka dan analisis dokumen yang dianalisis secara kualitatif.
UNHASUNHAS Selain itu, dengan adanya data geospasial terintegrasi, data tersebut dapat digunakan sebagai alat dalam formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atauSelain itu, dengan adanya data geospasial terintegrasi, data tersebut dapat digunakan sebagai alat dalam formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atau
MKRIMKRI Keberadaan Putusan membawa problematika tersendiri dalam hukum acara pidana Indonesia yang berlaku selama ini sehingga kajian terhadap Surat PemberitahuanKeberadaan Putusan membawa problematika tersendiri dalam hukum acara pidana Indonesia yang berlaku selama ini sehingga kajian terhadap Surat Pemberitahuan
Useful /
UHBUHB Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta didukung oleh data hukum sekunderPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta didukung oleh data hukum sekunder
UHBUHB Kontribusi hukum yang hidup dalam masyarakat terhadap pemidanaan dalam KUHP Nasional berupa hukum pidana adat yang tercermin dalam Pasal 2, tentang berlakunyaKontribusi hukum yang hidup dalam masyarakat terhadap pemidanaan dalam KUHP Nasional berupa hukum pidana adat yang tercermin dalam Pasal 2, tentang berlakunya
POLITANI KOEPOLITANI KOE Variabel pengamatan meliputi variabel pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah rumpun, luas daun) dan variabel hasil tanaman yaitu jumlahVariabel pengamatan meliputi variabel pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah rumpun, luas daun) dan variabel hasil tanaman yaitu jumlah
POLITANI KOEPOLITANI KOE Variabel yang digunakan dalam penelitian in yaitu faktor modal (X1), faktor luas lahan (X2), dan tingkat pendapatan (Y). Adapun metode analisis yang digunakanVariabel yang digunakan dalam penelitian in yaitu faktor modal (X1), faktor luas lahan (X2), dan tingkat pendapatan (Y). Adapun metode analisis yang digunakan