UHBUHB
Jurnal Hukum In ConcretoJurnal Hukum In ConcretoMasalah pemidanaan berperan penting dalam hukum pidana dimana merupakan pencerminan sistem nilai-nilai sosial budaya suatu bangsa. Bangsa Indonesia telah memiliki mekanisme resolusi konflik dengan kearifan lokal yang pada hakikatnya merupakan hukum yang hidup dalam masyarakat (living law). Dalam kebijakan pembaharuan hukum pidana khususnya dalam pemidanaan, nilai-nilai kearifan lokal dijadikan sebagai muatan substantif. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui kesesuaian nilai-nilai kearifan lokal dalam pemidanaan ditinjau dari nilai-nilai sentral sosio politik, sosio filosofis, sosio kultural dan kontribusi nilai-nilai kearifan lokal terhadap perkembangan pemidanaan pada KUHP Nasional. Melalui pendekatan doktrinal dengan studi kepustakaan terhadap data sekunder dan analisis secara kualitatif, maka dapat dijelaskan bahwa hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) inilah yang dipersepsikan dengan hukum pidana adat. Nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi muatan substantif pada pemidanaan di KUHP Nasional mempunyai kesesuaian dengan nilai-nilai sentral sosio politik, sosio filosofis, sosio kultural masyarakat Indonesia. Kontribusi hukum yang hidup dalam masyarakat terhadap pemidanaan dalam KUHP Nasional berupa hukum pidana adat yang tercermin dalam Pasal 2, tentang berlakunya hukum adat, yang memungkinkan pemberian sanksi adat meskipun perbuatan tersebut tidak secara khusus tertuang dalam KUHP. Selain itu dalam Pasal 66 KUHP Nasional mengatur tentang sanksi tambahan, di mana subparagraf (1) huruf f mencakup salah satu bentuknya, yaitu pemenuhan kewajiban adat setempat.
Kearifan lokal berperan penting dalam membentuk nilai-nilai hukum pidana yang selaras dengan nilai sosial, filosofis, dan budaya masyarakat Indonesia.Hukum adat, sebagai bagian dari kearifan lokal, memberikan kontribusi signifikan dalam pengaturan sanksi pidana, terutama melalui Pasal 2 dan Pasal 66 KUHP Nasional.Namun, penerapan hukum adat masih memerlukan penyesuaian dengan prinsip hukum positif dan perlindungan hak asasi manusia untuk memastikan keadilan dan konsistensi penegakan hukum.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas integrasi kearifan lokal dalam sistem hukum pidana nasional, terutama dalam memperkuat keadilan sosial dan keharmonisan masyarakat. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi dampak penerapan sanksi adat terhadap kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan kerangka kerja untuk menjembatani antara nilai-nilai kearifan lokal dan norma hukum positif dalam konteks reformasi hukum pidana yang inklusif.
| File size | 469.03 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Disiplin kerja terbukti memengaruhi kinerja secara signifikan dan bertindak sebagai variabel intervening parsial yang memperkuat hubungan antara deskripsiDisiplin kerja terbukti memengaruhi kinerja secara signifikan dan bertindak sebagai variabel intervening parsial yang memperkuat hubungan antara deskripsi
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Temuan penelitian menunjukkan bahwa integritas, tanggung jawab, dan budaya organisasi merupakan komponen penting yang harus dijaga dalam praktik bisnis.Temuan penelitian menunjukkan bahwa integritas, tanggung jawab, dan budaya organisasi merupakan komponen penting yang harus dijaga dalam praktik bisnis.
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA And POS has a direct effect on employee performance. Then in testing the indirect effect, POS was found to play a role as a partial mediating variableAnd POS has a direct effect on employee performance. Then in testing the indirect effect, POS was found to play a role as a partial mediating variable
UNIBAUNIBA Secara konseptual, PBL memperkuat pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model flipped classroom, hybrid learning, dan integrasi AI yang mendorongSecara konseptual, PBL memperkuat pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model flipped classroom, hybrid learning, dan integrasi AI yang mendorong
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA This study aims to evaluate the impact of professional discipline, intrinsic motivation, and workplace conditions on educator productivity at SMA PlusThis study aims to evaluate the impact of professional discipline, intrinsic motivation, and workplace conditions on educator productivity at SMA Plus
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Temuan ini menegaskan bahwa penerapan konsep andragogi melalui PKBM efektif dalam memperkuat partisipasi sosial, menumbuhkan sikap positif, dan memperluasTemuan ini menegaskan bahwa penerapan konsep andragogi melalui PKBM efektif dalam memperkuat partisipasi sosial, menumbuhkan sikap positif, dan memperluas
UMKLAUMKLA Instrumen penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah laki-laki (62,1%), dengan latar belakangInstrumen penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah laki-laki (62,1%), dengan latar belakang
UNTAGUNTAG Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi melibatkan pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, sektor swasta, masyarakat lokal, dan LSM. Peran pemangkuHasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi melibatkan pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, sektor swasta, masyarakat lokal, dan LSM. Peran pemangku
Useful /
UHBUHB Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan instrumen fundamental dalam sistem demokrasi Indonesia. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan yangPemilihan Umum (Pemilu) merupakan instrumen fundamental dalam sistem demokrasi Indonesia. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan yang
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan mitra dari 9,75% menjadi 85,75% dan kemampuan manajemen kelompok dari 12,65% menjadi 98,35%.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan mitra dari 9,75% menjadi 85,75% dan kemampuan manajemen kelompok dari 12,65% menjadi 98,35%.
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Kepemimpinan gereja di era teknologi dituntut untuk adaptif, inovatif, dan teologis agar mampu mengarahkan jemaat dalam pelayanan misi. Oleh karena itu,Kepemimpinan gereja di era teknologi dituntut untuk adaptif, inovatif, dan teologis agar mampu mengarahkan jemaat dalam pelayanan misi. Oleh karena itu,
UHBUHB B/2011/PN. Yk and Number 10/Pid. SUS-Anak/2015/PN. Yk. Data were collected from statutory instruments, court documents, and judicial reasoning, and analyzedB/2011/PN. Yk and Number 10/Pid. SUS-Anak/2015/PN. Yk. Data were collected from statutory instruments, court documents, and judicial reasoning, and analyzed