USBYPKPUSBYPKP

Jurnal Abdimas Sang BuanaJurnal Abdimas Sang Buana

Setiap individu memiliki kewajiban untuk menjaga kesehatannya agar dapat hidup dengan kualitas yang baik. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan yaitu dengan melakukan aktivitas fisik. Namun, mahasiswa dengan segala aktivitasnya ditemukan memiliki jumlah aktivitas fisik yang kurang dari standar minimal. Kondisi tersebut juga berlaku sbagi mahasiswa Universitas Padjadjaran. Untuk dapat meningkatkan aktivitas fisik pada mahasiswa, diperlukan suatu promosi kesehatan berupa edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa seputar aktivitas fisik. Edukasi dilakukan dengan membuat konten video wawancara bersama dokter dan membahas pentingnya aktivitas fisik serta video rekomendasi tempat dan jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh mahasiswa Universitas Padjadjaran. Video kemudian dipublikasikan di Instagram @klinik.unpad, Klinik Pratama yang menjadi stakeholder dan ikut berkolaborasi pada kegiatan ini. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesinambungan penerimaan informasi bagi mahasiswa Universitas Padjadjaran, sehingga kegiatan ini dinilai cukup berdampak. Dampak tersebut dalam jangka pendek selama masa KKN kemudian diukur dari jumlah likes dan viewers. Namun, agar kegiatan dapat lebih menjangkau mahasiswa Universitas Padjadjaran dan lebih terukur, sebaiknya dibuat kegiatan lanjutan yang diselenggarakan secara offline.

Berdasarkan data kuisioner yang dilakukan, disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Padjadjaran memiliki kesadaran yang kurang dalam melakukan aktivitas fisik/berolahraga.Hal ini mendorong kelompok untuk membuat konten edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan tata cara melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan Unpad.Dengan adanya edukasi ini, diharapkan mahasiswa dapat menyadari pentingnya menjaga kesehatan fisik dan termotivasi untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor spesifik yang menghambat mahasiswa dalam berpartisipasi dalam aktivitas fisik, seperti persepsi waktu, motivasi intrinsik, atau dukungan sosial. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi intervensi promosi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa, seperti program kebugaran berbasis aplikasi atau kampanye media sosial yang lebih interaktif. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang dari intervensi promosi kesehatan terhadap kesehatan fisik dan mental mahasiswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan perilaku sehat.

Read online
File size435.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test