MIKROSKILMIKROSKIL

Jurnal Wira Ekonomi MikroskilJurnal Wira Ekonomi Mikroskil

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping, dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulsive Buying Pada pengguna E-commerce Shopee di Kecamatan Tanjung Morawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik penentuan sampel non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 100 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian secara parsial (Uji-t) menunjukkan bahwa variabel Hedonic Shopping tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying pada e-commerce Shopee sedangkan Fear of Missing Out (FoMO) dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying pada e-commerce Shopee. Hasil pengujian secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa variabel Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping, dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Impulsive Buying. Koefisien determinasi (Adjusted R Square) menunjukkan bahwa variabel Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping, dan Shopping Lifestyle dapat menjelaskan variasi terhadap Impulsive Buying sebesar 61,9% sedangkan sisanya 38,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping, dan Shopping Lifestyle terhadap Impulsive Buying Pada e-commerce Shopee maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Berdasarkan uji parsial (Uji-t) menunjukkan bahwa variabel fear of missing out dan shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying pada e-commerce Shopee sedangkan hedonic shopping tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying pada e-commerce Shopee.Berdasarkan uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas yaitu fear of missing out, hedonic shopping, dan shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying pada e-commerce Shopee.Nilai koefisien determinasi (adjusted R Square) yang diperoleh dapat dilihat bahwa ketiga variabel yang diteliti yaitu fear of missing out, hedonic shopping, dan shopping lifestyle mempengaruhi impulsive buying sebesar 61,9% sementara sisanya sebesar 38,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian tersebut.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah penelitian, tidak hanya terbatas pada Kecamatan Tanjung Morawa, untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif mengenai perilaku impulsive buying pada pengguna Shopee. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini, seperti peran influencer, promosi, atau fitur-fitur baru di Shopee, terhadap impulsive buying. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk memahami lebih jauh motivasi dan proses pengambilan keputusan konsumen dalam melakukan impulsive buying di Shopee. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, pemahaman mengenai fenomena impulsive buying dapat menjadi lebih komprehensif dan memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para pelaku bisnis e-commerce.

Read online
File size473.82 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test