POLITEKNIK PRATAMAPOLITEKNIK PRATAMA
Jurnal Akuntansi dan BisnisJurnal Akuntansi dan BisnisTujuan Penelitian ini untuk mengatahui pengaruh Ukuran Perusahaan dan Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) Terhadap Fee Audit pada Perusahaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Variabel pada penelitian ini adalah Ukuran Perusahaan dan Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai Variabel Independen dan Variabel Fee Audit sebagai Variabel Dependen. Populasi pada penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sampel yang digunakan 14 perusahaan dengan 42 sampel selama tiga tahun penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel indenpenden terhadap variabel dependen adalah analisis regresi berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Ukuran Perusahaan Berpengaruh secara Positif terhadap Fee Audit, Sedangkan Ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap Fee Audit.
Ukuran klien berpengaruh positif dan signifikan terhadap fee audit pada perusahaan non‑keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017‑2019, sehingga semakin besar total aset perusahaan, fee audit yang dibebankan juga semakin tinggi.Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) tidak berpengaruh terhadap fee audit.Penggunaan KAP Big Four tidak menjamin fee audit lebih tinggi maupun sebaliknya.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana interaksi antara ukuran klien dan lama masa kerja auditor (audit tenure) mempengaruhi besaran fee audit, khususnya pada perusahaan dengan kompleksitas tinggi, sehingga dapat mengidentifikasi apakah auditor yang lebih berpengalaman menuntut fee yang berbeda. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif mengenai pengaruh mekanisme tata kelola perusahaan, seperti keberadaan komite audit yang kuat dan tingkat independensi auditor, terhadap fee audit di berbagai sektor industri, untuk mengetahui apakah faktor tata kelola dapat menjelaskan variasi fee di luar ukuran klien. Terakhir, penelitian dapat meneliti hubungan antara praktik penghindaran pajak (tax avoidance) dan fee audit, serta membandingkan perbedaan efeknya antara KAP Big Four dan KAP non‑Big Four, sehingga memberikan wawasan tentang bagaimana risiko pajak mempengaruhi struktur biaya audit.
| File size | 450.34 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets dan risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap debt to equity ratio. Sementara itu, current ratio danHasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets dan risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap debt to equity ratio. Sementara itu, current ratio dan
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Besarnya struktur modal yang dimiliki perusahaan tidak memberikan dampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan terutama dalam meningkatkan laba yang diperolehBesarnya struktur modal yang dimiliki perusahaan tidak memberikan dampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan terutama dalam meningkatkan laba yang diperoleh
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Variabel net profit margin berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lain di luar variabel yang ditelitiVariabel net profit margin berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Penelitian ini menunjukkan bahwa leverage tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return on assets. Sebaliknya, likuiditas dan total asset turnoverPenelitian ini menunjukkan bahwa leverage tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return on assets. Sebaliknya, likuiditas dan total asset turnover
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Populasi sebanyak 22 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak tujuh belasPopulasi sebanyak 22 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak tujuh belas
FEB UMIFEB UMI Pendekatan kuantitatif digunakan melalui analisis regresi data panel dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sampel terdiriPendekatan kuantitatif digunakan melalui analisis regresi data panel dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sampel terdiri
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Siwalankerto. Indikator yang digunakan untuk melihat persepsi adalah persepsi kemudahan, kegunaan, dan risiko. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagianSiwalankerto. Indikator yang digunakan untuk melihat persepsi adalah persepsi kemudahan, kegunaan, dan risiko. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian
LAAROIBALAAROIBA Hasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara dewan direksi dan kinerja keuangan (p = 0,014), serta peran moderasi yang signifikan dariHasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara dewan direksi dan kinerja keuangan (p = 0,014), serta peran moderasi yang signifikan dari
Useful /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan eksternal berpengaruh negatif dan financial target berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. SementaraPenelitian ini menunjukkan bahwa tekanan eksternal berpengaruh negatif dan financial target berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gross profit margin tidak berpengaruh terhadap perubahan laba.Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gross profit margin tidak berpengaruh terhadap perubahan laba.
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Brand association secara signifikan mempengaruhi endorser produk Herbaviton. Brand personality tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap endorser produkBrand association secara signifikan mempengaruhi endorser produk Herbaviton. Brand personality tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap endorser produk
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Penelitian ini membandingkan perbedaan antara Cumulative Abnormal Returns (CAR) dan Cumulative Trading Volume Activity (CTVA) untuk perusahaan yang melakukanPenelitian ini membandingkan perbedaan antara Cumulative Abnormal Returns (CAR) dan Cumulative Trading Volume Activity (CTVA) untuk perusahaan yang melakukan