UHBUHB
Jurnal Hukum In ConcretoJurnal Hukum In ConcretoPerkembangan pesat sistem kecerdasan buatan yang semakin canggih mampu menciptakan ilustrasi digital telah secara fundamental mengubah paradigma hak cipta tradisional. Penelitian hukum normatif ini menganalisis secara komparatif kerangka hukum hak cipta untuk ilustrasi hasil AI di Indonesia dan Swedia. Melalui kajian terhadap instrumen hukum primer termasuk UUHC Indonesia (UU 28/2014) dan Lag (1960:729) Swedia, penelitian mengungkap kedua yurisdiksi secara sistematis mengecualikan ilustrasi AI dari perlindungan hak cipta karena ketidakmampuan memenuhi syarat orisinalitas. Studi ini merekomendasikan percepatan pembaruan regulasi Indonesia melalui pengadopsian standar internasional. Langkah yang diambil oleh Swedia dalam mengimplementasikan EU AI Act dapat menjadi referensi bagi penyusunan kebijakan di Indonesia agar lebih responsif terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan hak cipta dan perkembangan teknologi.
Indonesia dan Swedia keduanya mengharuskan adanya kontribusi intelektual manusia untuk memenuhi ambang batas orisinalitas dalam perlindungan hak cipta, dengan Indonesia menekankan pemikiran pribadi yang khas dan Swedia menerapkan standar karya intelektual dari sang penulis dari CJEU.Ilustrasi yang dihasilkan oleh AI tanpa kontribusi manusia yang signifikan tidak memenuhi syarat untuk dilindungi di kedua yurisdiksi.Kepemilikan hanya diberikan kepada orang-orang alami, dengan Indonesia menerapkan doktrin karya dibuat untuk disewa dan Swedia memungkinkan hak terbatas melalui hak tetangga kepada kontributor manusia dalam proses yang dibantu AI.Indonesia belum memiliki regulasi eksplisit mengenai karya yang dihasilkan oleh AI, sementara Swedia telah mengadopsi instrumen EU, termasuk Directive 2001/29/EC dan AI Act 2024, untuk mengatasi risiko yang terkait dengan AI dan memastikan transparansi.Perbedaan ini mencerminkan adaptasi hukum yang proaktif di Swedia dan ketergantungan Indonesia pada interpretasi tradisional.Kedua sistem tersebut memerlukan reformasi legislatif untuk mengatasi kepemilikan, orisinalitas, dan kepemilikan dalam ilustrasi yang dihasilkan oleh AI, memastikan kejelasan dan kepastian hukum dalam lanskap kreatif yang terus berkembang.
Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam menyesuaikan doktrin hukum dengan perubahan teknologi yang cepat, disarankan untuk melakukan pembaruan regulasi yang komprehensif. Langkah ini dapat mencakup pengadopsian standar internasional dan implementasi mekanisme governance khusus AI. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengadopsi perlindungan bertingkat untuk kolaborasi manusia-AI, mengikuti pendekatan seimbang yang diterapkan oleh Swedia di bawah EU AI Act. Untuk meningkatkan kesesuaian dengan standar WIPO, Indonesia dapat mempertimbangkan untuk melakukan harmonisasi regulasi dengan standar internasional. Langkah ini akan membantu menjembatani kesenjangan regulasi yang semakin melebar, sekaligus menjaga hak pencipta. Penelitian ini juga menyoroti kebutuhan mendesak bagi negara-negara berkembang untuk memodernisasi sistem kekayaan intelektual mereka sebagai respons terhadap teknologi yang mengganggu. Strategi ganda Swedia dalam harmonisasi legislasi dan investasi penelitian menawarkan model yang dapat ditiru oleh yurisdiksi yang menghadapi tantangan AI yang serupa. Analisis komparatif ini berkontribusi pada diskursus global tentang adaptasi hak cipta di era AI generatif.
| File size | 495.42 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah membawa peluang transformatif bagi pendidikan tinggi, terutama dalam memperkuat pendidikan kewirausahaan.Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah membawa peluang transformatif bagi pendidikan tinggi, terutama dalam memperkuat pendidikan kewirausahaan.
EUREKAEUREKA Namun, tantangan seperti ketergantungan berlebih, beban kognitif, dan ketidaksetaraan akses tetap menghambat penerapan optimal teknologi dalam pembelajaran.Namun, tantangan seperti ketergantungan berlebih, beban kognitif, dan ketidaksetaraan akses tetap menghambat penerapan optimal teknologi dalam pembelajaran.
MKRIMKRI Melalui tulisan ini dapat disimpulkan bahwa: (a) permasalahan hukum muncul karena pengaturan prosedural khusus mengenai kewenangan yang masih berlaku dalamMelalui tulisan ini dapat disimpulkan bahwa: (a) permasalahan hukum muncul karena pengaturan prosedural khusus mengenai kewenangan yang masih berlaku dalam
POLITANI SAMARINDAPOLITANI SAMARINDA Evaluasi mengindikasikan bahwa arsitektur tersebut bersifat modular, adaptif, dan selaras secara strategis. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasiEvaluasi mengindikasikan bahwa arsitektur tersebut bersifat modular, adaptif, dan selaras secara strategis. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan sosialisasi dan pelatihan TOEFL bagi mahasiswa PGSD FKIPS UIM berhasil meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta motivasi dan kepercayaan diri pesertaKegiatan sosialisasi dan pelatihan TOEFL bagi mahasiswa PGSD FKIPS UIM berhasil meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta motivasi dan kepercayaan diri peserta
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH 48/POJK. 03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakan oleh nasabah penyimpan. Dengan demikian, peran OJK48/POJK. 03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakan oleh nasabah penyimpan. Dengan demikian, peran OJK
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Temuannya adalah bahwa ayat-ayat ibnu sabil, masuk dalam hierarki nilai kedua, yakni nilai fundamental (fundamental values). Kontekstualisasi ayat-ayatTemuannya adalah bahwa ayat-ayat ibnu sabil, masuk dalam hierarki nilai kedua, yakni nilai fundamental (fundamental values). Kontekstualisasi ayat-ayat
IKMEDIAIKMEDIA Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 1957 sebagai awal mula masuknya suku mandailing di kecamatan Mandau sekaligus masuknya tata cara perkawinanHasil dari penelitian ini adalah pada tahun 1957 sebagai awal mula masuknya suku mandailing di kecamatan Mandau sekaligus masuknya tata cara perkawinan
Useful /
JOURNALWEBJOURNALWEB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembayaran nafkah iddah sebelum dan sesudah adanya SEMA Nomor 1 Tahun 2017 di Pengadilan Agama Samarinda danPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembayaran nafkah iddah sebelum dan sesudah adanya SEMA Nomor 1 Tahun 2017 di Pengadilan Agama Samarinda dan
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Artinya, remaja perempuan di MTs Al-Muhajirin Loa Janan menjadi lebih memahami dan lebih patuh dalam mengikuti anjuran konsumsi suplemen darah. Kesimpulan:Artinya, remaja perempuan di MTs Al-Muhajirin Loa Janan menjadi lebih memahami dan lebih patuh dalam mengikuti anjuran konsumsi suplemen darah. Kesimpulan:
UMPOUMPO Kesimpulan dalam penelitian yang berlokasi di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo sesuai dengan visi dan misi yaitu, terbentuknya siswa yang unggul, teladan, berimanKesimpulan dalam penelitian yang berlokasi di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo sesuai dengan visi dan misi yaitu, terbentuknya siswa yang unggul, teladan, beriman
UCYUCY Oleh karena itu, masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas muslim juga membutuhkan aturan yang mengatur tentang hubungan masyarakat muslim tersebutOleh karena itu, masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas muslim juga membutuhkan aturan yang mengatur tentang hubungan masyarakat muslim tersebut