PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS

Journal of Management and Administration ProvisionJournal of Management and Administration Provision

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dalam mengembangkan Kota Pintar. Berdasarkan laporan BPS tahun 2022, sekitar 50% penduduk Kota Palembang memiliki akses informasi mengenai pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami lebih dalam mengenai pengembangan Kota Pintar di Palembang. Temuan menunjukkan bahwa peran regulator, dinamizer, fasilitator, inovator, dan katalisator sebagaimana yang diuraikan dalam teori telah terpenuhi secara parsial. Selain itu, indikator Kota Pintar yang diusulkan oleh Mircea dan Lucian, yaitu teknologi, sumber daya manusia, dan faktor institusional telah mulai diterapkan. Namun, pengembangan Kota Pintar di Palembang masih menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur terbatas, rendahnya literasi digital, dan kurangnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan perencanaan yang matang, inovasi berkelanjutan, dan partisipasi aktif dari semua pihak, Palembang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu Kota Pintar terkemuka di Indonesia.

Berdasarkan temuan penelitian dan diskusi yang disajikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang dalam mengembangkan Kota Pintar belum sepenuhnya dioptimalkan.Hal ini terlihat dari penerapan indikator teori peran.peran regulator masih memerlukan pembaruan regulasi, peran dinamizer memerlukan peningkatan sosialisasi dan keterlibatan publik, peran fasilitator memerlukan penyediaan infrastruktur digital yang lebih banyak, peran inovator memerlukan pengembangan inovasi baru, dan peran katalisator menekankan kebutuhan peningkatan kolaborasi antar lembaga.Selain itu, dalam hal dimensi Kota Pintar.teknologi masih memerlukan adopsi alat yang lebih maju.sumber daya manusia harus lebih dikembangkan dalam hal keterampilan digital.dan kerangka institusional perlu disesuaikan melalui kebijakan yang lebih adaptif dan mendukung.Implementasi inisiatif Kota Pintar di Palembang juga menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur digital yang terbatas, literasi teknologi yang kurang di kalangan masyarakat, dan kurangnya integrasi antar lembaga pemerintah.Oleh karena itu, komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, partisipasi aktif masyarakat, dan kolaborasi dengan sektor swasta sangat penting untuk memastikan keberlanjutan inisiatif ini.Secara keseluruhan, meskipun pengembangan Kota Pintar di Palembang telah menunjukkan kemajuan positif, masih diperlukan perbaikan di bidang teknologi, regulasi, dan keterlibatan publik untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang modern dan inklusif.

Untuk mendorong pengembangan Kota Pintar di Palembang, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai regulasi yang ada dan bagaimana regulasi tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan serta perkembangan teknologi yang pesat. Kedua, penting untuk meningkatkan sosialisasi dan keterlibatan publik dalam program-program Kota Pintar. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemimpin masyarakat hingga tingkat RT/RW, untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pengembangan Kota Pintar. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada upaya-upaya peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat, terutama dalam hal penggunaan teknologi dan aplikasi-aplikasi yang terkait dengan Kota Pintar. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dan berperan aktif dalam mewujudkan Kota Pintar yang inklusif dan berkelanjutan.

  1. Impact of Integrated Artificial Intelligence and Internet of Things Technologies on Smart City Transformation... jte.edu.vn/index.php/jte/article/view/1532Impact of Integrated Artificial Intelligence and Internet of Things Technologies on Smart City Transformation jte edu vn index php jte article view 1532
  2. Impact of EU Regulations on AI Adoption in Smart City Solutions: A Review of Regulatory Barriers, Technological... doi.org/10.3390/info16070568Impact of EU Regulations on AI Adoption in Smart City Solutions A Review of Regulatory Barriers Technological doi 10 3390 info16070568
  3. Artificial Intelligence in Smart Cities—Applications, Barriers, and Future Directions: A Review.... mdpi.com/2624-6511/7/3/57Artificial Intelligence in Smart CitiesAiApplications Barriers and Future Directions A Review mdpi 2624 6511 7 3 57
  4. Cultivating Tech-Savvy Communities: Revitalizing Digital Literacy in Palembang City | Isabella | Journal... doi.org/10.35308/jpp.v10i2.7994Cultivating Tech Savvy Communities Revitalizing Digital Literacy in Palembang City Isabella Journal doi 10 35308 jpp v10i2 7994
Read online
File size357.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test