MEJAILMIAHMEJAILMIAH

Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yuridis dan non-yuridis dalam penanggulangan kasus pornografi di Polres Boalemo serta merumuskan pendekatan solutif guna memperkuat perlindungan korban. Pertanyaan utama yang dijawab adalah bagaimana kendala hukum, teknis, dan sosial memengaruhi efektivitas penanganan kasus pornografi, serta solusi apa yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan perlindungan korban secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan teknik observasi, wawancara mendalam dengan penyidik, korban, dan pihak terkait, serta dokumentasi terhadap dokumen hukum dan literatur relevan. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan pada teori perlindungan korban dan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Boalemo telah menjalankan penegakan hukum terhadap pelaku pornografi secara prosedural, menjaga kerahasiaan identitas, dan memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Namun, perlindungan korban masih didominasi pendekatan represif dan belum optimal dalam pemulihan psikologis, sosial, dan ekonomi. Hambatan utama yang ditemukan meliputi disharmoni regulasi antara UU Pornografi dan UU ITE, keterbatasan fasilitas forensik digital, lemahnya koordinasi antarlembaga, rendahnya literasi hukum dan digital masyarakat, serta stigma sosial terhadap korban. Dampak penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas lembaga, edukasi hukum dan literasi digital, serta pengembangan sistem pendampingan korban yang terintegrasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan unit layanan terpadu, peningkatan kapasitas SDM hukum siber, harmonisasi regulasi teknis, dan edukasi preventif kepada masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan dan praktik penegakan hukum yang lebih adaptif dan responsif dalam perlindungan korban kejahatan digital di tingkat daerah maupun nasional.

Penelitian ini mengidentifikasi hambatan yuridis dan non‑yuridis utama dalam penanggulangan kasus pornografi di Polres Boalemo, termasuk ketidakjelasan definisi pornografi, tumpang tindih regulasi antara UU Pornografi dan UU ITE, serta keterbatasan fasilitas forensik digital dan rendahnya literasi hukum masyarakat.Meskipun penanganan kasus telah mengikuti prosedur hukum, perlindungan korban masih belum optimal pada aspek identitas, psikologis, dan ekonomi.Oleh karena itu, penerapan model perlindungan yang lebih adaptif—seperti penguatan unit layanan terpadu, peningkatan kapasitas forensik digital, dan kolaborasi lintas sektor—diharapkan dapat meningkatkan kebijakan dan praktik penegakan hukum di tingkat daerah maupun nasional.

Penelitian berikutnya dapat mengevaluasi efektivitas pendirian laboratorium forensik digital terintegrasi di tingkat daerah dalam mempercepat proses bukti pada kasus pornografi, dengan mengukur waktu penyidikan dan tingkat keberhasilan prosecusi sebelum dan sesudah penerapan fasilitas tersebut. Selanjutnya, studi kuantitatif dapat meneliti dampak program literasi digital berbasis komunitas terhadap peningkatan laporan kasus pornografi oleh korban, mengidentifikasi perubahan persepsi risiko dan kepercayaan publik serta korelasi dengan tingkat pelaporan selama periode intervensi. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengembangkan dan menguji model konseling trauma‑informed yang melibatkan kerja sama antara kepolisian, psikolog, dan organisasi non‑pemerintah, untuk menilai peningkatan kesejahteraan psikologis dan reintegrasi sosial korban pornografi setelah menerima layanan tersebut. Semua penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat memperkuat kebijakan dan praktik penanggulangan kejahatan pornografi secara holistik.

  1. Menggagas “Sister City for Smart City” sebagai Optimalisasi Peran Hukum... doi.org/10.31289/jiph.v9i1.7148Menggagas yCeSister City for Smart CityyCAy sebagai Optimalisasi Peran Hukum doi 10 31289 jiph v9i1 7148
  2. Kajian Yuridis Hambatan Penanggulangan Kasus Pornografi di Polres Boalemo dan Pendekatan Solutif untuk... doi.org/10.70308/adagium.v3i2.225Kajian Yuridis Hambatan Penanggulangan Kasus Pornografi di Polres Boalemo dan Pendekatan Solutif untuk doi 10 70308 adagium v3i2 225
Read online
File size255.7 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test