AN NADWAHAN NADWAH

Al-Amal : Jurnal Manajemen Bisnis SyariahAl-Amal : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha produktif yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang sering dihadapi oleh UMKM meliputi lemahnya pengelolaan usaha, rendahnya efisiensi penggunaan sumber daya, serta keterbatasan pemahaman manajerial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif yang membahas konsep manajemen efisien, pengelolaan waktu, biaya dan sumber daya usaha secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya manajemen efisien sebagai strategi mempertahankan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan prinsip manajemen efisien dalam aktivitas usahanya guna meningkatkan daya saing dan keberlangsungan UMKM.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya manajemen efisien untuk mendukung keberlanjutan usaha.Penerapan prinsip-prinsip manajemen efisien, biaya, produksi, dan operasional secara konsisten diharapkan dapat membantu UMKM mengelola usaha dengan lebih baik, menekan biaya operasional, dan menjaga stabilitas keuangan.Hasil sesi tanya jawab menunjukkan antusiasme peserta dan kebutuhan nyata akan pemahaman manajemen usaha yang aplikatif.

Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengukuran dampak implementasi manajemen efisien terhadap peningkatan kinerja keuangan UMKM secara kuantitatif. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor penghambat dan pendukung penerapan manajemen efisien di berbagai sektor UMKM, termasuk karakteristik pelaku usaha, ketersediaan sumber daya, dan dukungan pemerintah. Pengembangan model pelatihan manajemen efisien yang lebih interaktif dan berbasis studi kasus juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik UMKM di daerah terpencil atau dengan tingkat literasi yang rendah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dalam mendorong penguatan UMKM dan mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Read online
File size254.1 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test