UNDIPUNDIP

MODULMODUL

Kota Pasuruan awalnya dikenal sebagai pelabuhan transit dan pasar perdagangan antar pulau serta antar negara di timur Jawa karena lokasinya yang strategis di utara berbatasan langsung dengan Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tipologi kawasan pusat Kota Pasuruan, mengidentifikasi tingkat permanensi elemen‑elemen pembentuk pusat kota, serta memperoleh gambaran perubahan karakter kawasan pusat kota Pasuruan. Metodologi yang dipakai deskriptif kualitatif dengan analisis urban tissue secara diakronis dan sinkronis, analisis matrikulasi permanensi elemen tiap layer waktu, serta peta mental untuk memperoleh gambaran persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan elemen‑elemen yang perlu dipertahankan atau diubah untuk perbaikan citra kawasan pusat kota.

Penelitian menemukan adanya hubungan antara elemen permanensi dengan persepsi masyarakat Kota Pasuruan, yang terbukti positif pada elemen‑elemen seperti kawasan pemerintah, perkebunan gula, dan bangunan bersejarah.Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan untuk mempertahankan elemen‑elemen tersebut, sedangkan elemen‑elemen yang tidak konsisten dipersepsikan, seperti perempatan Gedoeng Woloe, memerlukan revitalisasi agar dapat menjadi titik temu ikonik.Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan kesadaran publik serta redesign elemen jalan (path) untuk memperkuat identitas kawasan pusat kota Pasuruan.

Penelitian selanjutnya perlu memperluas jumlah responden dengan melibatkan beragam kelompok usia, latar belakang sosial, dan wilayah geografis guna memperoleh representasi persepsi yang lebih komprehensif; melakukan studi longitudinal yang memanfaatkan data GIS untuk melacak perubahan elemen permanensi dalam jangka waktu lama serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlanjutan elemen tersebut; serta membandingkan dinamika elemen permanensi dan persepsi masyarakat di Kota Pasuruan dengan kota‑kota lain di Jawa Timur yang memiliki sejarah kolonial serupa, guna menguji generalisasi temuan dan mengembangkan kerangka kebijakan perbaikan kawasan perkotaan yang adaptif.

Read online
File size1.39 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test