ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL

ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIESENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES

Penelitian ini mengeksplorasi konsep halalan tayyiban sebagai kerangka Islam holistik untuk hidup sehat, dengan menekankan implikasinya terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, studi ini menganalisis teks agama (Al‑Quran, Hadis), fatwa, dan dokumen kebijakan kesehatan publik untuk menilai bagaimana prinsip halal membentuk praktik gaya hidup umat Muslim. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pada prinsip halal, seperti konsumsi makanan dan obat yang bersih, aman, dan diperbolehkan, tidak hanya menurunkan risiko penyakit tidak menular tetapi juga meningkatkan kedamaian psikologis serta pemenuhan spiritual. Perbandingan dengan paradigma kesehatan sekuler atau diet gaya hidup lain (misalnya veganisme) mengungkapkan bahwa kerangka halal mengintegrasikan kesehatan dengan tanggung jawab etika dan spiritual. Penelitian ini juga menyoroti tantangan utama dalam penerapan standar halal, termasuk kurangnya kesadaran publik, kompleksitas rantai pasokan halal, dan ambiguitas pelabelan produk multinasional, serta menekankan perlunya kolaborasi yang lebih kuat antara otoritas keagamaan, lembaga kesehatan, dan industri halal global.

Studi ini menegaskan bahwa prinsip halalan tayyiban dalam Islam merupakan kerangka komprehensif untuk gaya hidup sehat yang mencakup dimensi fisik, mental, dan sosial.Penerapan prinsip tersebut terbukti dapat mengurangi risiko penyakit melalui konsumsi makanan bersih dan bergizi serta menumbuhkan kedamaian batin melalui kepatuhan pada ajaran agama, sejalan dengan pendekatan pencegahan dalam kesehatan publik.Meskipun masih terdapat tantangan seperti rendahnya kesadaran publik, rantai pasokan yang kompleks, dan isu globalisasi, peningkatan pendidikan, regulasi, dan kolaborasi lintas sektor dapat memperluas dan memperkokoh integrasi nilai halal dalam sistem kesehatan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap aspek tayyib mempengaruhi perilaku konsumsi halal, dengan menggunakan survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas sistem sertifikasi halal terintegrasi yang dilengkapi pelacakan rantai pasokan berbasis teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan kepercayaan produk. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi potensi pelabelan digital interaktif untuk memperjelas status halal pada produk multinasional, serta menilai dampaknya terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim.

Read online
File size561.17 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test