UMGOUMGO

British (Jurnal Bahasa dan Sastra Inggris)British (Jurnal Bahasa dan Sastra Inggris)

Umpan balik korektif tertulis (WCF) didefinisikan sebagai respons terhadap kesalahan linguistik pelajar dalam tulisan yang diberikan oleh guru untuk membantu meningkatkan keakuratan tulisan mereka. Memahami keterlibatan pelajar dengan umpan balik korektif tertulis penting agar guru dapat menentukan jenis WCF yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis pelajar. Penelitian kuantitatif ini bertujuan mengungkap perspektif pelajar mengenai keterlibatan mereka dengan WCF yang diberikan guru serta WCF yang diberikan rekan sejawat, menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil menunjukkan bahwa pelajar lebih terlibat dan setuju dengan praktik WCF guru (rata‑rata 35,5) dibandingkan dengan praktik WCF rekan (rata‑rata 30,8), karena WCF guru memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap tulisan mereka. Sementara itu, terkait WCF rekan, pelajar menunjukkan keterlibatan afektif berupa kebahagiaan, antusiasme, dan minat dalam menerima serta membaca umpan balik tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan sosial siswa dengan WCF guru terjadi melalui interaksi dengan guru dan teman sekelas, berupa tanya jawab dan diskusi mengenai isi umpan balik.Siswa juga terlibat secara sosial dengan WCF rekan sebaya dengan cara yang serupa.Selain itu, siswa merasakan keterlibatan afektif yang positif, yaitu kebahagiaan dan antusiasme, terhadap baik WCF guru maupun WCF rekan, karena mereka percaya umpan balik tersebut membantu mengidentifikasi kesalahan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang WCF rekan sejawat terhadap peningkatan kemampuan menulis siswa dengan menggunakan desain eksperimental berjangka waktu enam bulan untuk mengukur perubahan kualitas tulisan secara kuantitatif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana faktor afektif seperti motivasi, kecemasan, dan kepuasan memediasi pengaruh WCF guru dibandingkan dengan WCF rekan, sehingga dapat mengidentifikasi kondisi psikologis yang memperkuat efektivitas umpan balik. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas alat umpan balik otomatis berbasis kecerdasan buatan dengan WCF tradisional guru dan rekan, guna menilai apakah teknologi dapat meningkatkan keterlibatan perilaku, kognitif, sosial, dan afektif siswa dalam proses revisi tulisan. Dengan melakukan tiga studi tersebut, dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang strategi umpan balik tertulis yang optimal dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMA.

  1. The Effectiveness of Written Corrective Feedback in Teaching Beginning German - Vyatkina - 2010 - Foreign... doi.org/10.1111/j.1944-9720.2010.01108.xThe Effectiveness of Written Corrective Feedback in Teaching Beginning German Vyatkina 2010 Foreign doi 10 1111 j 1944 9720 2010 01108 x
  2. Novel systemic drugs for psoriasis: Mechanism of action for apremilast, a specific inhibitor of PDE4... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S019096221300087XNovel systemic drugs for psoriasis Mechanism of action for apremilast a specific inhibitor of PDE4 linkinghub elsevier retrieve pii S019096221300087X
  3. Promoting Advantageous Ways for Teachers and Learners to Deal with Corrective Feedback | Eurokd. promoting... doi.org/10.32038/ltrq.2020.19.04Promoting Advantageous Ways for Teachers and Learners to Deal with Corrective Feedback Eurokd promoting doi 10 32038 ltrq 2020 19 04
Read online
File size713.71 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test