UMTUMT
Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and CultureGlobish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and CulturePerkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pembelajaran bahasa Inggris, tetapi juga memperjelas masalah yang terus berlanjut: kurangnya relevansi budaya dalam bahan-bahan standar EFL. Pendekatan ini mengurangi keterlibatan siswa dan menghambat literasi budaya dan kompetensi komunikatif yang otentik. Metode tradisional memprioritaskan ketepatan tata bahasa daripada komunikasi bermakna dan pemahaman budaya, yang mengakibatkan motivasi yang lebih rendah dan keterampilan komunikasi yang lebih lemah. Studi kasus kualitatif ini mengeksplorasi cerita digital berbasis kebijaksanaan lokal sebagai metode inovatif dalam kelas bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Selama tiga bulan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pengamatan kelas, dan analisis dokumen yang melibatkan dua guru berpengalaman dan dua puluh siswa kelas XI, kemudian dianalisis secara tematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggabungkan narasi budaya Tolaki dan Bugis ke dalam cerita digital dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan keterampilan bahasa dengan menghubungkan pembelajaran bahasa Inggris ke realitas sosial siswa. Meskipun ada keuntungan ini, tantangan muncul, termasuk akses teknologi yang terbatas, resistensi awal siswa terhadap konten lokal, dan kebutuhan pelatihan guru dalam alat digital. Studi ini memberikan kerangka kerja praktis untuk pengajaran EFL yang responsif budaya melalui integrasi kebijaksanaan lokal dan teknologi digital.
Studi ini menunjukkan bahwa cerita digital berbasis kebijaksanaan lokal (DST) bukan hanya metode pengajaran inovatif, tetapi juga pendekatan transformasional dalam pengajaran bahasa Inggris.Dengan mengintegrasikan narasi budaya lokal ke dalam media digital, siswa dapat mengembangkan keterampilan bahasa Inggris yang kontekstual dan komunikatif sambil mendalami hubungan mereka dengan identitas budaya mereka.Proses ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih reflektif dan bermakna di mana bahasa tidak terisolasi dari nilai-nilai sosial dan konteks budaya lokal.Penelitian masa depan disarankan untuk memperluas cakupan investigasi dengan mencakup berbagai sekolah dan konteks regional untuk mengeksplorasi aplikasi dan hasil DST yang beragam.Studi longitudinal dapat membantu menilai dampak jangka panjangnya terhadap identitas budaya siswa, kepercayaan diri, dan kompetensi komunikatif antarbudaya.Selain itu, melibatkan komunitas lokal dalam tahap desain dan umpan balik proyek DST dapat mendorong kolaborasi sekolah-komunitas dan meningkatkan keterlibatan budaya.Arah ini akan lebih memperkuat kontribusi teoretis studi ini, khususnya pentingnya glokalisasi dan literasi multimodal dalam konteks EFL.Secara praktis, hal ini dapat memperkuat peran guru sebagai perancang instruksional, mendukung pengembangan model pedagogis yang inklusif, responsif budaya, dan teknologi-ditingkatkan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan studi dengan mencakup berbagai sekolah dan konteks regional, terutama dengan sumber daya teknologi yang beragam, untuk memahami bagaimana DST dapat disesuaikan. Studi longitudinal dapat membantu menilai dampak jangka panjangnya terhadap identitas budaya siswa, kepercayaan diri, dan kompetensi komunikatif antarbudaya. Selain itu, melibatkan komunitas lokal dalam tahap desain dan umpan balik proyek DST dapat mendorong kolaborasi sekolah-komunitas dan meningkatkan keterlibatan budaya. Arah ini akan lebih memperkuat kontribusi teoretis studi ini, khususnya pentingnya glokalisasi dan literasi multimodal dalam konteks EFL. Secara praktis, hal ini dapat memperkuat peran guru sebagai perancang instruksional, mendukung pengembangan model pedagogis yang inklusif, responsif budaya, dan teknologi-ditingkatkan.
- Multimodality and Literacy in School Classrooms - Carey Jewitt, 2008. literacy school classrooms carey... journals.sagepub.com/doi/10.3102/0091732X07310586Multimodality and Literacy in School Classrooms Carey Jewitt 2008 literacy school classrooms carey journals sagepub doi 10 3102 0091732X07310586
- Qualitative Research In Online Language Learning: What Can It Do? | IGI Global Scientific Publishing.... services.igi-global.com/resolvedoi/resolve.aspx?doi=10.4018/IJCALLT.2019070102Qualitative Research In Online Language Learning What Can It Do IGI Global Scientific Publishing services igi global resolvedoi resolve aspx doi 10 4018 IJCALLT 2019070102
- Issue Information - 2019 - Reading Research Quarterly - Wiley Online Library. issue information reading... doi.org/10.1002/rrq.223Issue Information 2019 Reading Research Quarterly Wiley Online Library issue information reading doi 10 1002 rrq 223
| File size | 442.46 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Akhirnya, dua klaim telah dibuat tentang kompetensi gramatikal dan pragmatikal. Kedua, pembelajar dapat secara pragmatis tepat bahkan jika mereka tidakAkhirnya, dua klaim telah dibuat tentang kompetensi gramatikal dan pragmatikal. Kedua, pembelajar dapat secara pragmatis tepat bahkan jika mereka tidak
UAIUAI Kegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatanKegiatan diikuti oleh 10 guru dan 32 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi kegiatan
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Mengingat keragaman linguistik dan budaya di Indonesia, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi penting untuk menjalin hubungan yang harmonisMengingat keragaman linguistik dan budaya di Indonesia, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi penting untuk menjalin hubungan yang harmonis
UNRAMUNRAM Penelitian ini merekomendasikan penggunaan sinergis kedua fitur, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan preferensi audiens, untuk meningkatkan efektivitasPenelitian ini merekomendasikan penggunaan sinergis kedua fitur, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan preferensi audiens, untuk meningkatkan efektivitas
IDEBAHASAIDEBAHASA Data yang digunakan berupa teks dari e-book tersebut, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk menemukan kesalahan bahasa. Teori yang digunakan adalahData yang digunakan berupa teks dari e-book tersebut, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk menemukan kesalahan bahasa. Teori yang digunakan adalah
IBRAHIMYIBRAHIMY Analisis didasarkan pada teori Hewings (2013) mengenai struktur kalimat Present Continuous. Hasilnya menunjukkan terdapat 11 kasus kesalahan, mayoritasAnalisis didasarkan pada teori Hewings (2013) mengenai struktur kalimat Present Continuous. Hasilnya menunjukkan terdapat 11 kasus kesalahan, mayoritas
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media canva terhadap keterampilan bercerita anak di Taman Kanak-kanak. PenelitiTujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media canva terhadap keterampilan bercerita anak di Taman Kanak-kanak. Peneliti
UMIUMI Penggunaan strategi memori berupa pembentukan garis vertikal dan horizontal tidak memberikan peningkatan signifikan dalam keterampilan tata bahasa siswaPenggunaan strategi memori berupa pembentukan garis vertikal dan horizontal tidak memberikan peningkatan signifikan dalam keterampilan tata bahasa siswa
Useful /
UMIUMI Metode yang digunakan mencakup pendekatan kualitatif dan kuantitatif, termasuk observasi partisipan, kuesioner, serta teknik ekspositori, evaluatif, fenomenologis,Metode yang digunakan mencakup pendekatan kualitatif dan kuantitatif, termasuk observasi partisipan, kuesioner, serta teknik ekspositori, evaluatif, fenomenologis,
PIPI The method used is the analysis of the ratio of regional financial independence by looking at the comparison of the realization of LOSR to central governmentThe method used is the analysis of the ratio of regional financial independence by looking at the comparison of the realization of LOSR to central government
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Peningkatan ini didukung oleh penggunaan media permainan warna dengan benang, yang memfasilitasi eksplorasi warna, kemampuan motorik halus, dan ekspresiPeningkatan ini didukung oleh penggunaan media permainan warna dengan benang, yang memfasilitasi eksplorasi warna, kemampuan motorik halus, dan ekspresi
UMIUMI Masalah yang dihadapi dalam implementasi kebijakan pendidikan termasuk guru yang tidak memenuhi syarat, kurangnya pendanaan, dan ketiadaan atau ketersediaanMasalah yang dihadapi dalam implementasi kebijakan pendidikan termasuk guru yang tidak memenuhi syarat, kurangnya pendanaan, dan ketiadaan atau ketersediaan