UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU

Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamAl-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam

Pendidikan seksual yang fokus pada pencegahan incest (kekerasan seksual antara saudara dekat) di kalangan anak usia sekolah dasar masih sangat terbatas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan merancang model edukasi seksual berbasis parenting Islam yang dapat diimplementasikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Bengkulu, dengan menggunakan pendekatan School-Based Family Counselling (SBFC). Metode penelitian dan pengembangan (R&D) dilakukan pada 27 siswa MI Mafaza Kota Bengkulu, melibatkan guru, orang tua, dan psikolog melalui wawancara, focus group discussion (FGD), dan uji coba materi. Hasil validasi oleh para ahli menunjukkan bahwa materi Aku dan Tubuhku, Merawat Tubuh, dan Menjaga Tubuh mendapat skor baik pada aspek kognitif dan afektif, namun kurang pada aspek psikomotorik, sehingga perlu penyesuaian media. Uji coba pada siswa menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan menghadap potensi kekerasan seksual. Kesimpulannya, model SBFC berbasis parenting Islam berhasil dikembangkan dan terbukti valid; namun masih perlu perbaikan pada pendekatan psikomotorik dan penyuluhan lebih intensif bagi guru dan orang tua. Penelitian ini membuka jalan bagi implementasi program pendidikan seksual komprehensif yang melibatkan seluruh ekosistem keluarga dan sekolah.

Model edukasi seksual berbasis parenting Islam yang dikembangkan melalui pendekatan SBFC terbukti valid dan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan siswa terhadap risiko incest.Materi inti masih memerlukan penyesuaian pada aspek psikomotorik agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.Kolaborasi intensif antara guru, orang tua, dan psikolog menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang model SBFC pada perilaku siswa dan keluarga, dengan fokus pada apakah jangka waktu 2‑3 tahun dapat memperkuat pemahaman dan mengurangi kejadian incest. Kedua, kembangkan modul pelatihan berbahasa visual dan interaktif bagi guru dan orang tua yang menekankan metode psikomotorik, sehingga materi Merawat Tubuh dan Menjaga Tubuh dapat lebih mudah dipahami oleh anak usia dini. Ketiga, lakukan eksperimen intervensi perbandingan antara pendekatan SBFC berbasis parenting Islam dengan pendekatan tradisional (pembelajaran di kelas saja) guna mengevaluasi efisiensi biaya, tingkat penerimaan sekolah, dan hasil belajar anak dalam konteks budaya lokal di Kota Bengkulu.

Read online
File size219.12 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test