UINSAIDUINSAID

Journal of Finance and Islamic BankingJournal of Finance and Islamic Banking

Penelitian ini menguji model baru pengelolaan aset wakaf keluarga yang melibatkan nazhir dan wakif sebagai socio-preneur di Masjid Sabilillah Malang, Indonesia. Penelitian ini menawarkan solusi dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen yang melibatkan administrator masjid (nazhir), keluarga wakif, dan penerima manfaat. Temuan menunjukkan bahwa model pengelolaan wakaf keluarga oleh nazhir secara efektif menggabungkan motivasi keagamaan dengan prinsip-prinsip kewirausahaan sosial—menekankan kepercayaan, kolaborasi, dan penciptaan nilai bersama daripada maksimasi keuntungan. Penelitian ini mengidentifikasi kerangka konseptual baru di mana wakaf keluarga juga mendapat manfaat dari pengelolaan wakaf untuk mencapai ketahanan ekonomi keluarga. Model ini meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat solidaritas sosial, dan memposisikan masjid sebagai katalisator ekonomi sosial.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kewirausahaan sosial wakaf keluarga berbasis masjid yang dikembangkan di Masjid Sabilillah Malang menunjukkan integrasi strategis nilai-nilai spiritual, sosial, dan ekonomi dalam sistem pengelolaan wakaf produktif yang koheren.Dengan menggabungkan partisipasi aktif keluarga wakif, tata kelola masjid, dan penerima manfaat masyarakat, model ini meningkatkan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan keluarga sambil memposisikan ulang masjid sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat daripada hanya fasilitas keagamaan.Penelitian ini menawarkan model alternatif untuk pengelolaan wakaf yang berlandaskan pada keluarga dan kewirausahaan sosial yang relevan di berbagai konteks negara-negara Muslim dan minoritas Muslim di Barat.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor budaya dan sosial lokal memengaruhi efektivitas model kewirausahaan sosial wakaf keluarga di berbagai konteks geografis dan demografis. Hal ini penting untuk memahami bagaimana adaptasi model dapat dilakukan agar sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma masyarakat setempat. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak ekonomi dan sosial dari model ini secara lebih rinci, termasuk dampaknya terhadap pendapatan keluarga, tingkat pengangguran, dan kualitas hidup masyarakat. Data empiris yang kuat akan memberikan bukti yang lebih meyakinkan tentang manfaat model ini. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan mekanisme tata kelola yang transparan dan akuntabel untuk memastikan bahwa dana wakaf digunakan secara efektif dan efisien, serta untuk mencegah penyalahgunaan atau korupsi. Pengembangan sistem pelaporan dan audit yang kuat akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap model ini.

  1. THE DYNAMICS OF ACCEPTANCE AND RESISTANCE TO PRODUCTIVE WAQF: A Case Study of Mathali’ul Anwar... doi.org/10.30821/miqot.v48i2.1271THE DYNAMICS OF ACCEPTANCE AND RESISTANCE TO PRODUCTIVE WAQF A Case Study of MathaliAoul Anwar doi 10 30821 miqot v48i2 1271
  2. Istanbul University Press. istanbul university press sel ver koruma lg lend rmes bu web sitesi deneyiminizi... doi.org/10.26650/di.2023.34.1.1194418Istanbul University Press istanbul university press sel ver koruma lg lend rmes bu web sitesi deneyiminizi doi 10 26650 di 2023 34 1 1194418
  3. Factors Affecting Students’ Intention to Donate Cash Waqf: The Mediating Role of Literacy in Indonesia... doi.org/10.55188/ijif.v16iS1.552Factors Affecting StudentsAo Intention to Donate Cash Waqf The Mediating Role of Literacy in Indonesia doi 10 55188 ijif v16iS1 552
Read online
File size403.48 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test