AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY

Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790XAisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790X

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam partisipasi perempuan dalam pendidikan jasmani melalui pendekatan studi pustaka berbasis gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi perempuan masih dibatasi oleh berbagai faktor, seperti kurikulum yang tidak responsif gender, pendekatan pembelajaran yang maskulin, serta stereotip sosial dan tekanan psikologis terhadap tubuh perempuan. Guru yang belum dibekali pelatihan inklusif gender, serta minimnya representasi perempuan dalam peran kepemimpinan olahraga, juga memperkuat kesenjangan ini. Namun, strategi berbasis partisipasi, pelibatan siswi dalam perencanaan pembelajaran, serta dukungan sosial dari lingkungan dapat menciptakan ruang pendidikan jasmani yang adil dan memberdayakan. Artikel ini merekomendasikan perlunya reformasi kurikulum dan pelatihan guru agar pendidikan jasmani dapat menjadi ruang yang setara bagi semua gender.

Tinjauan literatur ini menegaskan bahwa partisipasi perempuan dalam pendidikan jasmani di sekolah masih dihadapkan pada berbagai hambatan, baik dari segi struktural, kultural, maupun psikologis.Kurikulum yang kurang responsif terhadap kebutuhan gender, minimnya pelatihan guru terkait kesetaraan, serta tekanan sosial terhadap tubuh perempuan menjadi faktor utama yang menghambat keterlibatan siswi.Meski demikian, pendekatan pembelajaran yang partisipatif, fleksibel, dan ramah gender terbukti mampu mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pendidikan jasmani.Oleh karena itu, transformasi menuju pendidikan jasmani yang inklusif perlu diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada kesetaraan, penguatan kapasitas guru, serta perubahan budaya sekolah yang mendukung keadilan gender.

Untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pendidikan jasmani, diperlukan reformasi kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan gender dan inklusif. Pelatihan guru yang berkelanjutan tentang kesetaraan gender dan pendekatan pembelajaran yang partisipatif juga sangat penting. Selain itu, penting untuk meningkatkan representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan di bidang olahraga, agar menjadi role model bagi siswi. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum inklusif, pelatihan guru yang efektif, dan strategi untuk meningkatkan dukungan sosial bagi siswi dalam pendidikan jasmani.

  1. An empirical evaluation of two theoretically‐based hypotheses on the directional association... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1016/j.adolescence.2015.02.007An empirical evaluation of two theoreticallyyAAAabased hypotheses on the directional association onlinelibrary wiley doi 10 1016 j adolescence 2015 02 007
Read online
File size260.02 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test