SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA

Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika Saintika

Self-esteem merupakan perasaan seseorang tentang diri sendiri terkait pentingnya prestasi, hubungan interpersonal yang positif, dan kesejahteraan psikologis. Rendahnya self-esteem saat remaja merupakan prediktor kesehatan fisik dan mental yang buruk. Self-esteem yang rendah ditemukan pada individu yang memiliki gangguan psikiatris seperti depresi, gangguan makan, gangguan kecemasan, dan penyalahgunaan zat. Healthy lifestyle adalah kegiatan individu untuk menjaga dan meningkatkan kesehatannya yang terbentuk dari aktivitas fisik secara teratur, rutin, serta menjaga pola makan yang seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara healthy lifestyle dengan self-esteem siswa SMA di Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik stratified random sampling. Sampel berjumlah 354 siswa berasal dari 6 SMA di 6 Kecamatan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kriteria inklusi: 1) Siswa SMA berstatus aktif di Kabupaten Bantul; 2) Usia 15 -20 tahun; 3) Bersedia menjadi responden, dan kriteria eksklusi: 1) menggunakan obat antidepresan atau narkotik. Instrumen yang digunakan yakni Kuesioner the Healthy Lifestyles Beliefs Scale (HLB), terdiri 16 item pertanyaan dan kuesioner Rosenberg self-esteem scale (RSES) terdiri dari 10 item pertanyaan. Data dianalisis menggunakan Spearman Rank dengan aplikasi SPSS. Mayoritas responden memiliki pola hidup sehat sebanyak 201 siswa (57%) dan harga diri rendah 199 siswa (56%). Hasil uji spearman rank menunjukkan nilai p-value 0.005 (<0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara healthy lifestyle dan self-esteem dan nilai r = 0.148 menunjukkan bahwa tingkat kekuatan hubungan antara kedua variabel adalah lemah.

Mayoritas siswa SMA memiliki pola hidup sehat dan harga diri rendah.Penelitian ini menemukan hubungan yang signifikan antara gaya hidup sehat dan harga diri pada siswa SMA di Kabupaten Bantul.Oleh karena itu, penting bagi pihak sekolah untuk melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan harga diri siswa.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi hubungan antara gaya hidup sehat dan harga diri siswa, seperti dukungan sosial dari teman sebaya dan keluarga. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan harga diri siswa secara bersamaan, misalnya melalui program pendidikan kesehatan yang melibatkan partisipasi aktif siswa dan orang tua. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman dan persepsi siswa mengenai gaya hidup sehat dan bagaimana hal tersebut memengaruhi harga diri mereka, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan mendalam untuk pengembangan program yang lebih relevan dan efektif.

  1. Journal of Medical Internet Research - Digital Interventions on Healthy Lifestyle Management: Systematic... jmir.org/2021/11/e26931Journal of Medical Internet Research Digital Interventions on Healthy Lifestyle Management Systematic jmir 2021 11 e26931
Read online
File size252.01 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test