BSIBSI

IMTechno: Journal of Industrial Management and TechnologyIMTechno: Journal of Industrial Management and Technology

PT. XYZ merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor teknologi, media, dan informasi dengan fokus utama pada penyediaan produk voucher digital. Salah satu unit kerja yang dimiliki perusahaan ini adalah departemen produksi voucher digital. Namun, dalam pelaksanaannya, departemen tersebut menghadapi beberapa permasalahan, khususnya terkait penentuan jumlah tenaga kerja yang belum optimal, tingkat beban kerja karyawan, serta ketidaktepatan dalam perhitungan waktu kerja pada proses produksi voucher. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan analisis menggunakan metode Workload Analysis (WLA) dan metode Stopwatch. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa berdasarkan metode WLA terdapat kelebihan sebanyak lima orang tenaga kerja, sedangkan metode Stopwatch menunjukkan kelebihan dua orang tenaga kerja. Selain itu, hasil perhitungan tingkat beban kerja menggunakan pendekatan Full Time Equivalent (FTE) memperoleh nilai sebesar 0,761, yang mengindikasikan kondisi underload karena nilai FTE berada di bawah satu. Waktu kerja produksi voucher digital tercatat sebesar 23.639 detik atau sekitar 6,5 jam. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan disarankan melakukan pengurangan tenaga kerja agar beban kerja menjadi optimal, produktivitas meningkat, serta biaya operasional dapat ditekan.

Berdasarkan dari data pemaparan data yang telah dijelaskan sebelumnya didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pertama, penyebab ketidakefisienan tenaga kerja berdasarkan Analisa diagram fishbone, yaitu beberapa server/host voucher tidak terpakai, perusahaan belum memperhitungkan kebutuhan karyawan, terdapat tenaga kerja yang berlebih.Kedua, metode WLA, memiliki hasil perhitungan FTE sebesar jumlah kerja 5, yaitu terdapat 5 orang pekerja yang lebih sedangkan metode stopwatch terdapat 2, yaitu terdapat 2 orang pekerja yang lebih.Dari data yang telah didapatkan, dari kedua metode tersebut, yaitu WLA dan Stopwatch, keduanya menunjukan terdapat tenaga kerja yang lebih.Berdasarkan hasil perhitungan FTE yaitu sebesar 0.761, hasil tersebut menunjukan bahwa tingkat beban kerja unit produksi voucher di PT.Oleh karena itu, solusi dari hal tersebut adalah bisa dengan memberlakukan pengurangan tenaga kerja secara bertahap dari 2 hingga 5 tenaga kerja untuk efisiensi, semakin tenaga kerja dikurangi biaya tenaga kerja semakin kecil dan biaya produksi untuk tenaga kerja smakin berkurang (efisiensi produktivitas tercapai) di PT.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak psikologis pengurangan tenaga kerja terhadap moral dan produktivitas karyawan yang tersisa, dengan fokus pada strategi mitigasi untuk menjaga motivasi dan kinerja tim. Kedua, penelitian dapat mengkaji implementasi sistem insentif berbasis kinerja yang terintegrasi dengan sistem WLA, untuk mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi tenaga kerja secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dilakukan analisis komparatif antara metode WLA dan Stopwatch dengan metode analisis beban kerja lainnya, seperti metode Predetermined Motion Time Systems (PMTS), untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam konteks industri voucher digital, sehingga perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan karakteristik operasionalnya.

  1. Analisis Jumlah Tenaga Kerja Optimal Dengan Metode Work Load Analysis (WLA) di PT. RSI | Journal of Applied... journal.isas.or.id/index.php/JAMERE/article/view/96Analisis Jumlah Tenaga Kerja Optimal Dengan Metode Work Load Analysis WLA di PT RSI Journal of Applied journal isas index php JAMERE article view 96
  2. Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Kinerja PT. Sakti Mobile Jakarta | Jurnal... ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JKI/article/view/1708Pengaruh Lingkungan Kerja Stres Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja PT Sakti Mobile Jakarta Jurnal ejurnal ubharajaya ac index php JKI article view 1708
  3. Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja Menggunakan Metode Workload Analysis (Studi Kasus: PT. Metal... jt.ft.ung.ac.id/index.php/jt/article/view/293Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja Menggunakan Metode Workload Analysis Studi Kasus PT Metal jt ft ung ac index php jt article view 293
Read online
File size430.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test