MANDALANURSAMANDALANURSA
Business ManagementBusiness ManagementPrescription waiting time is a key indicator of pharmacy service quality that directly affects patient satisfaction and overall perceptions of hospital performance. In public hospitals, particularly among BPJS patients who dominate outpatient visits, achieving efficient waiting times remains a challenge due to workforce limitations and operational constraints. This study aims to evaluate prescription waiting time for BPJS patients and analyze the influence of human resource management (HRM) and operational processes on service efficiency at the Outpatient Pharmacy of RSUD X, Sorong Regency. This research employed a mixed-method approach with a sequential explanatory design. The study population included all pharmacy personnel and BPJS outpatient prescriptions. The quantitative phase involved five pharmacy staff selected through total sampling and 336 BPJS prescriptions obtained from a population of 2,100 prescriptions using the Slovin formula (5% margin of error) and simple random sampling. The qualitative phase included six key informants purposively selected based on their strategic roles in drug logistics, prescription services, and pharmacy operations. The results showed that prescription waiting time exceeded the minimum service standards. HRM factors including workload-based staffing, performance evaluation, and compensation systems significantly influenced service speed. Operational factors such as drug availability, use of e-prescriptions, adherence to SOPs, and compliance with the hospital formulary also demonstrated significant effects. Simultaneously, both HRM and operational processes significantly affected waiting time, with HRM identified as the dominant factor. The study concludes that prescription waiting time for BPJS patients at the Outpatient Pharmacy of RSUD X Sorong Regency has not met the minimum service standards due to HRM and operational constraints.
The study concludes that the waiting time for BPJS patient prescription services at the Outpatient Pharmacy Depot of RSUD X, Sorong Regency, does not fully meet the Minimum Service Standards.Human resource management and pharmacy operational processes significantly influence these waiting times, with human resource management being the dominant factor.Therefore, improving the efficiency of outpatient pharmacy services requires a comprehensive approach that addresses both human resource management practices and operational processes.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi spesifik yang ditujukan untuk meningkatkan manajemen beban kerja staf farmasi, seperti penerapan sistem penjadwalan yang lebih fleksibel atau peningkatan jumlah staf selama jam sibuk. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan beberapa rumah sakit di berbagai wilayah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam manajemen waktu tunggu resep dan mengadaptasinya ke konteks RSUD X. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien BPJS mengenai pengalaman mereka dalam proses pelayanan resep, termasuk faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepuasan atau ketidakpuasan mereka, serta harapan mereka terhadap peningkatan layanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan farmasi dan kepuasan pasien di RSUD X dan rumah sakit lainnya di Indonesia.
| File size | 317.6 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MANDALANURSAMANDALANURSA Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperkuat tata kelola etika dan kapasitas kepemimpinan sebagai fondasi untuk meningkatkan kinerja layanan publik,Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperkuat tata kelola etika dan kapasitas kepemimpinan sebagai fondasi untuk meningkatkan kinerja layanan publik,
MANDALANURSAMANDALANURSA The raw materials used consist of biomass waste, namely rice husk and sawdust, which are processed through drying, grinding, mixing, compaction, and finalThe raw materials used consist of biomass waste, namely rice husk and sawdust, which are processed through drying, grinding, mixing, compaction, and final
MANDALANURSAMANDALANURSA Penelitian ini menguji apakah manajemen laba, rasio keuangan, dan mekanisme tata kelola perusahaan memengaruhi peringkat obligasi penerbit yang terdaftarPenelitian ini menguji apakah manajemen laba, rasio keuangan, dan mekanisme tata kelola perusahaan memengaruhi peringkat obligasi penerbit yang terdaftar
IPBIPB Ikan betutu (125 - 500 g per ekor) dipelihara selama musim hujan dan musim kemarau dan diberi makan ikan teri sebanyak 7% setiap hari. Pada musim penghujan,Ikan betutu (125 - 500 g per ekor) dipelihara selama musim hujan dan musim kemarau dan diberi makan ikan teri sebanyak 7% setiap hari. Pada musim penghujan,
IPBIPB Hasil ini mengindikasikan potensi seleksi genetik untuk meningkatkan ketahanan lele terhadap penyakit bakteri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untukHasil ini mengindikasikan potensi seleksi genetik untuk meningkatkan ketahanan lele terhadap penyakit bakteri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk
IPBIPB Peningkatan produksi perlu diikuti dengan penyediaan benih yang mencukupi untuk pembesaran. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan intensifikasi melaluiPeningkatan produksi perlu diikuti dengan penyediaan benih yang mencukupi untuk pembesaran. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan intensifikasi melalui
MANDALANURSAMANDALANURSA Nilai R-square untuk variabel Y1 sebesar 0,409 menunjukkan bahwa 40,9% variasi kinerja ASN dapat dijelaskan oleh pengembangan laporan TRC. Efek dari variabelNilai R-square untuk variabel Y1 sebesar 0,409 menunjukkan bahwa 40,9% variasi kinerja ASN dapat dijelaskan oleh pengembangan laporan TRC. Efek dari variabel
MANDALANURSAMANDALANURSA Selain itu, kualitas SDM secara signifikan mempengaruhi efektivitas implementasi pemasaran digital. Temuan kunci lainnya mengungkapkan peran mediasi kualitasSelain itu, kualitas SDM secara signifikan mempengaruhi efektivitas implementasi pemasaran digital. Temuan kunci lainnya mengungkapkan peran mediasi kualitas
Useful /
MANDALANURSAMANDALANURSA Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan pemasaran digital sebagai media promosi telah banyak dimanfaatkan oleh UMKM, sehingga memperluas jangkauan pemasaranHal ini menunjukkan bahwa penggunaan pemasaran digital sebagai media promosi telah banyak dimanfaatkan oleh UMKM, sehingga memperluas jangkauan pemasaran
IPBIPB Benih sidat yang digunakan berumur tiga bulan (berat rata-rata 6. 11 ± 4. 28 g, panjang rata-rata 14. 3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberiBenih sidat yang digunakan berumur tiga bulan (berat rata-rata 6. 11 ± 4. 28 g, panjang rata-rata 14. 3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi
IPBIPB parameter kualitas air yang memiliki nilai korelasi terhadap kelimpahan plankton dan dominasi blue-green algae yaitu TAN, BOD dan Kecerahan. Pergeseranparameter kualitas air yang memiliki nilai korelasi terhadap kelimpahan plankton dan dominasi blue-green algae yaitu TAN, BOD dan Kecerahan. Pergeseran
IPBIPB Selain itu, artikel ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi sektor ini, seperti kekurangan air, wabah penyakit, dan dampak lingkungan, sembari menekankanSelain itu, artikel ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi sektor ini, seperti kekurangan air, wabah penyakit, dan dampak lingkungan, sembari menekankan