BSIBSI

IMTechno: Journal of Industrial Management and TechnologyIMTechno: Journal of Industrial Management and Technology

Penggunaan kredit telah menjadi fenomena yang meluas di masyarakat, namun di balik popularitasnya terdapat risiko signifikan berupa peningkatan kredit macet. Masalah ini sering kali berakar pada histori pengelolaan keuangan yang buruk, di mana kegagalan nasabah untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang secara langsung meningkatkan risiko kredit bagi lembaga pemberi pinjaman. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengimplementasikan dan membandingkan dua model klasifikasi untuk menilai kelayakan kredit yaitu algoritma Decision Tree C4.5 dan C4.5 yang dioptimasi dengan teknik seleksi fitur Backward Elimination. Menggunakan dataset 481 catatan kredit kendaraan yang diklasifikasikan sebagai baik dan buruk, model ini dikembangkan dengan sebelas variabel independen, termasuk status tanggungan, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan uang muka. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model C4.5 tanpa optimasi mencapai akurasi sebesar 91,90% dengan nilai Area Under Curve (AUC) 0,915. Sebaliknya, model yang mengintegrasikan Backward Elimination menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan, dengan akurasi mencapai 94,80% dan AUC sebesar 0,973. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa penerapan optimasi Backward Elimination secara efektif meningkatkan kemampuan prediktif model klasifikasi kelayakan kredit.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, model Decision Tree C4.5 tanpa penerapan backward elimination menghasilkan akurasi sebesar 91,90% dengan nilai area under the curve (AUC) sebesar 0,915 dalam menilai kelayakan kredit.5 yang dioptimasi menggunakan backward elimination mencapai akurasi 94,80% dengan AUC sebesar 0,973.Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan backward elimination mampu meningkatkan kinerja metode klasifikasi tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi teknik seleksi fitur lainnya selain Backward Elimination, seperti Forward Selection atau metode-metode lain yang belum dieksplorasi secara mendalam. Selain itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana teknik seleksi fitur ini dapat diterapkan pada algoritma-algoritma klasifikasi lainnya, seperti Support Vector Machine (SVM) atau k-Nearest Neighbor (k-NN), untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi model prediksi kredit. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas teknik seleksi fitur ini pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta menganalisis bagaimana kinerja model dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan mengoptimalkan parameter-parameter lain dalam algoritma Decision Tree C4.5.

  1. Analysis of Data Mining Applications for Determining Credit Eligibility Using Classification Algorithms... doi.org/10.59888/ajosh.v1i12.119Analysis of Data Mining Applications for Determining Credit Eligibility Using Classification Algorithms doi 10 59888 ajosh v1i12 119
  2. Implementation of Logistic Regression Classification Algorithm and Support Vector Machine for Credit... ojs.uma.ac.id/index.php/jite/article/view/6220Implementation of Logistic Regression Classification Algorithm and Support Vector Machine for Credit ojs uma ac index php jite article view 6220
  3. Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Nasabah Dengan Metode Electre | Bulletin of Information... doi.org/10.47065/bit.v4i2.690Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Nasabah Dengan Metode Electre Bulletin of Information doi 10 47065 bit v4i2 690
Read online
File size286.22 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test