STIFERASTIFERA
Jurnal Farmasi & Sains IndonesiaJurnal Farmasi & Sains IndonesiaTanaman sosor bebek secara empiris digunakan untuk mengobati bisul, koreng, diare, dan batuk darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya aktivitas antibakteri dari fraksi n-heksan ekstrak metanol daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata Pers.) terhadap bakteri Gram positif (S.aureus, B.subtilis) dan Gram negatif (P.aeruginosa, E.coli, S.typhi), mengetahui seberapa besar aktivitas antibakteri yang ditimbulkan fraksi tersebut terhadap bakteri uji, serta mengidentifikasi senyawa aktifnya. Ekstrak metanol daun sosor bebek dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, kemudian difraksinasi dengan pelarut n-heksan secara partisi cair-cair. Fraksi n-heksan diuji aktivitasnya dengan metode difusi pada konsentrasi 5120, 4400, 3840, 2560, dan 1920 µg/disk. Identifikasi senyawa aktif dari fraksi tersebut menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase diam selulosa dan fase gerak etil asetat : asam formiat : asam asetat : air (100:11:11:27). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan ekstrak metanol daun sosor bebek mempunyai aktivitas terhadap bakteri Gram positif tetapi tidak pada Gram negatif. Fraksi uji tersebut dapat menghambat S.aureus mulai konsentrasi 1920 µg/disk dengan DDH sebesar 6,5 mm, sedangkan pada B.Subtilis mulai terlihat aktivitas pada konsentrasi 5120 µg/disk dengan DDH sebesar 10,83 mm. Identifikasi senyawa aktif menunjukkan bahwa fraksi n-heksan tersebut mengandung senyawa flavonoid.
Fraksi n-heksan ekstrak metanol daun sosor bebek memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.subtilis, tetapi tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap P.aureus mulai konsentrasi 1920 µg/disk dengan DDH 6,5 mm, sedangkan pada bakteri B.subtilis pada konsentrasi 5120 µg/disk dengan DDH 10,83 mm.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti aktivitas antibakteri flavonoid aglikon yang dihasilkan setelah hidrolisis glikosida pada ekstrak n-heksan daun sosor bebek, untuk mengetahui apakah bentuk aglikon memiliki efek yang lebih kuat dibandingkan senyawa terikat. Selanjutnya, diperlukan isolasi dan karakterisasi kimia secara detail masing-masing senyawa flavonoid yang terdapat dalam fraksi n-heksan, kemudian menguji nilai minimum inhibitory concentration (MIC) terhadap berbagai bakteri Gram positif dan Gram negatif guna menentukan spektrum aktivitas yang lebih luas. Terakhir, penelitian in vivo pada model hewan yang terinfeksi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas terapeutik serta keamanan penggunaan fraksi n-heksan atau komponennya, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi pengembangan obat antibakteri berbasis tanaman sosor bebek.
| File size | 291.95 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Parameter yang diamati meliputi viskositas, tekstur, stabilitas emulsi, warna, pH, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Formula IPK 4% terpilih sebagaiParameter yang diamati meliputi viskositas, tekstur, stabilitas emulsi, warna, pH, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Formula IPK 4% terpilih sebagai
UNTADUNTAD Berbekal pengalaman penggunaan Drosophila melanogaster sebagai organisme model dalam penelitian genetika selama lebih dari 100 tahun, para peneliti mulaiBerbekal pengalaman penggunaan Drosophila melanogaster sebagai organisme model dalam penelitian genetika selama lebih dari 100 tahun, para peneliti mulai
UNTADUNTAD Penelitian ini menggunakan metode kromatografi gas dengan mengubah ekstrak lemak menjadi metil ester asam lemak. Hasil analisis komposisi asam lemak dagingPenelitian ini menggunakan metode kromatografi gas dengan mengubah ekstrak lemak menjadi metil ester asam lemak. Hasil analisis komposisi asam lemak daging
UBYUBY Dari sembilan strategi alternatif yang dihasilkan, strategi prioritas berdasarkan QSPM adalah diversifikasi pendapatan melalui produk olahan ternak (TASDari sembilan strategi alternatif yang dihasilkan, strategi prioritas berdasarkan QSPM adalah diversifikasi pendapatan melalui produk olahan ternak (TAS
IAINIAIN Analisis data total flavonoid menggunakan uji Mann‑Whitney U menghasilkan nilai Asymp. Sig. (dua sisi) sebesar 0,102 (>0,05). Dengan demikian, dapatAnalisis data total flavonoid menggunakan uji Mann‑Whitney U menghasilkan nilai Asymp. Sig. (dua sisi) sebesar 0,102 (>0,05). Dengan demikian, dapat
UNTADUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi madu trigona terhadap parameter fungsi hati (SGPT dan SGOT) dan fungsi ginjal (ureum) tikusPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi madu trigona terhadap parameter fungsi hati (SGPT dan SGOT) dan fungsi ginjal (ureum) tikus
UNTADUNTAD mutans, dimana ekstrak hijau menunjukkan aktivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak teh hitam. Ekstrak teh hijau dan teh hitam memiliki potensi sebagaimutans, dimana ekstrak hijau menunjukkan aktivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak teh hitam. Ekstrak teh hijau dan teh hitam memiliki potensi sebagai
UNTADUNTAD Pada hari ke-1,3,7 (3 tikus per kelompok), ganglion trigeminal kanan dipotong dan diekstraksi RNA, reverse transcriptase PCR dan qPCR untuk melihat ekspresiPada hari ke-1,3,7 (3 tikus per kelompok), ganglion trigeminal kanan dipotong dan diekstraksi RNA, reverse transcriptase PCR dan qPCR untuk melihat ekspresi
Useful /
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Teknik penyusunan CV dengan menggunakan metode Applicant Tracking System (ATS) melibatkan beberapa langkah yang penting untuk meningkatkan kemungkinanTeknik penyusunan CV dengan menggunakan metode Applicant Tracking System (ATS) melibatkan beberapa langkah yang penting untuk meningkatkan kemungkinan
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem IoT mampu meningkatkan hasil panen dan menjadikan kegiatan budidayaHasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem IoT mampu meningkatkan hasil panen dan menjadikan kegiatan budidaya
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA UMKM pangan sebagai salah satu pelaku yang paling banyak menghasilkan limbah minyak jelantah. Teknologi pengolahan limbah minyak jelantah masih sangatUMKM pangan sebagai salah satu pelaku yang paling banyak menghasilkan limbah minyak jelantah. Teknologi pengolahan limbah minyak jelantah masih sangat
IAINIAIN Mikroorganisme yang mampu memfermentasi semua gula dalam hidrolisat lignoselulosa sekaligus tahan terhadap konsentrasi tinggi inhibitor sangat dibutuhkanMikroorganisme yang mampu memfermentasi semua gula dalam hidrolisat lignoselulosa sekaligus tahan terhadap konsentrasi tinggi inhibitor sangat dibutuhkan