UNIVMEDUNIVMED
Universa MedicinaUniversa MedicinaLATAR BELAKANG Dijumpai banyak pasien hipertensi primer yang berobat dan tanpa komplikasi mengalami kegagalan pengobatan hipertensi. Enzim kreatin kinase (CK) membentuk adenosine triphosphate pada otot rangka, jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan CK serum merupakan prediktor tekanan darah pada populasi umum. Kreatin kinase jaringan yang tinggi mencetuskan hipertensi dan dijumpai pada populasi resiko tinggi hipertensi. Hipotesis penelitian ini adalah untuk menguji bahwa CK meningkat pada subjek dengan hipertensi yang tidak terkontrol. METODE Penelitian potong lintang dilakukan antara bulan November hingga Desember 2013 pada 82 pasien hipertensi dewasa usia 61,96 ± 10,76 tahun. Anamnesis, pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh dikumpulkan dari semua subjek. Serum diambil dan dilakukan pemeriksaan CK, kadar gula darah sewaktu dan profil lipid. Uji t-independen dan Mann-Whitney menilai perbedaan rerata kadar CK dan variabel lainnya terhadap kategori hipertensi. Uji chi-square juga digunakan untuk menilai perbedaan tertile CK dengan status hipertensi. HASIL Jumlah subjek dengan tertil tinggi lebih besar secara bermakna pada kelompok hipertensi tidak terkontrol (81,5%) dibandingkn kelompok hipertensi terkontrol (18,5%) (p=0,0001). Terdapat perbedaan rata-rata CK yang bermakna antara kelompok hipertensi terkontrol (81,83 ± 29,70 U/L) dan hipertensi tidak terkontrol (132,7 ± 55,91 U/L) (p=0,000). KESIMPULAN Kadar CK meningkat pada dewasa dengan hipertensi tidak terkontrol. Pemeriksaan kadar CK sangat diperlukan pada subjek dengan hipertensi yang sulit dikendalikan.
Kadar CK meningkat pada dewasa dengan hipertensi tidak terkontrol.Pemeriksaan kadar CK sangat diperlukan pada subjek dengan hipertensi yang sulit dikendalikan.Penelitian lebih lanjut dapat menjelaskan peran CK dalam patofisiologi hipertensi.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari mekanisme pasti bagaimana kreatin kinase mempengaruhi tekanan darah pada penderita hipertensi. Selain itu, studi longitudinal dapat membantu memahami hubungan kausal antara kadar CK dan kontrol tekanan darah. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan metode terapi baru yang memanfaatkan CK sebagai target dalam pengobatan hipertensi yang sulit dikendalikan.
| File size | 43.65 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMARSTIKMAR Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah salah satu upaya deteksi dini kanker payudara yang efektif dan mudah dilakukan, terutama di kalangan perempuanPemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah salah satu upaya deteksi dini kanker payudara yang efektif dan mudah dilakukan, terutama di kalangan perempuan
NEWINERANEWINERA Terdapat hubungan antara pengawasan atasan dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria WalandaTerdapat hubungan antara pengawasan atasan dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kebiasaan makan dan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa preklinis Fakultas Kedokteran UniversitasPenelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kebiasaan makan dan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa preklinis Fakultas Kedokteran Universitas
PROSCIENCESPROSCIENCES Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimentation. Responden diberikan intervensi akupresur pada titikMetode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimentation. Responden diberikan intervensi akupresur pada titik
PLBPLB Selanjutnya, interpretabilitas model terbaik dianalisis menggunakan metode SHAP dan LIME untuk menjelaskan kontribusi variabel terhadap prediksi. MetodeSelanjutnya, interpretabilitas model terbaik dianalisis menggunakan metode SHAP dan LIME untuk menjelaskan kontribusi variabel terhadap prediksi. Metode
JPRJPR Mayoritas responden menolak miskonsepsi tentang bedah plastik serta menunjukkan penghargaan tinggi terhadap penampilan (89%). Sebanyak 57,4% respondenMayoritas responden menolak miskonsepsi tentang bedah plastik serta menunjukkan penghargaan tinggi terhadap penampilan (89%). Sebanyak 57,4% responden
UNHASAUNHASA Setelah dilakukan analisis multivariat, faktor pantang makan saat anak sakit merupakan faktor dominan dengan (Adjusted OR 2,4) (CI 95% 1,2208-5,0225) danSetelah dilakukan analisis multivariat, faktor pantang makan saat anak sakit merupakan faktor dominan dengan (Adjusted OR 2,4) (CI 95% 1,2208-5,0225) dan
DINASTIREVDINASTIREV Sehingga menurut penulis bahwa putusan yang dijatuhkan oleh majelis sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Bentuk wanprestasiSehingga menurut penulis bahwa putusan yang dijatuhkan oleh majelis sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Bentuk wanprestasi
Useful /
UIN MALANGUIN MALANG penilaian peserta didik di SMK S Mahardika Karangploso yang melaksanakan prakerin maka penilaian dinilai langsung oleh pamong di lapangan dengan instrumenpenilaian peserta didik di SMK S Mahardika Karangploso yang melaksanakan prakerin maka penilaian dinilai langsung oleh pamong di lapangan dengan instrumen
UIN MALANGUIN MALANG Pengelolaan ini agar dapat menggunakan fasilitas pendidikan di sekolah mampu berjalan dengan baik. Serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakanPengelolaan ini agar dapat menggunakan fasilitas pendidikan di sekolah mampu berjalan dengan baik. Serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan
DINASTIREVDINASTIREV Anomali tersebut terjadi karena belum adanya kepastian hukum yang mengikat para penjual perlengkapan sirine dan lampu isyarat di Indonesia. Sebuah permasalahanAnomali tersebut terjadi karena belum adanya kepastian hukum yang mengikat para penjual perlengkapan sirine dan lampu isyarat di Indonesia. Sebuah permasalahan
MARANATHAMARANATHA Hasil: ditemukan karies pada 66 anak (57,4%), terdiri dari laki-laki 36 orang (54,5%) dan perempuan 30 orang (45,5%). Karies paling banyak pada kelompokHasil: ditemukan karies pada 66 anak (57,4%), terdiri dari laki-laki 36 orang (54,5%) dan perempuan 30 orang (45,5%). Karies paling banyak pada kelompok