MACHUNGMACHUNG

Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan IntermediaCitradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia

Kecantikan adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kehidupan seorang perempuan. Di Indonesia, lebih dari 90% perempuan mengatakan bahwa kecantikan memiliki pengaruh pada kehidupan mereka, seperti kehidupan sosial, pekerjaan, popularitas, dan juga kesempatan dalam mendapatkan pasangan. Standar kecantikan selalu mengalami perubahan mengikuti perkembangan jaman, tidak terkecuali standar kecantikan di Indonesia. Itu dibuatlah sebuah perancangan video motion graphic yang dapat mengedukasi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia untuk memahami lebih dalam tentang kecantikan dan senantiasa ikut serta dalam mempertahankan kecantikan Indonesia.

Penulis memperoleh pengalaman berharga dalam merancang video motion graphic tentang kecantikan selama satu semester.Video ini dirancang untuk mendidik dan mendorong remaja putri usia 18-22 tahun di Indonesia agar lebih mencintai kecantikan lokal.Motion graphic tersebut menyajikan informasi tentang kecantikan lahir dan batin melalui gambar, suara narasi, teks, musik latar, dan efek suara, dengan harapan meningkatkan kepedulian remaja putri untuk menjaga kecantikan Indonesia serta menjadi media utama dalam komunikasi visual tentang topik ini.

Penelitian lanjutan bisa mempertanyakan bagaimana dampak dari video motion graphic ini terhadap sikap remaja putri dalam memilih produk kecantikan yang lebih mendukung industri lokal, seperti dengan studi kasus di berbagai daerah Indonesia untuk mengukur perubahan perilaku konsumsi mereka setelah menonton video tersebut. Kemudian, dapat dikembangkan lebih lanjut dengan meneliti pengaruh media edukasi serupa terhadap tingkat kepercayaan diri remaja putri, misalnya melalui survei pra-dan-pasox yang melibatkan kelompok kontrol untuk melihat apakah video mampu mengurangi masalah kesehatan mental terkait standar kecantikan berlebihan. Selain itu, penelitian baru bisa mengeksplorasi relevansi konten video ini jika diaplikasikan dalam format interaktif seperti aplikasi mobile, di mana pengguna bisa berinteraksi dengan elemen-elemen kecantikan lokal, dan kemudian dievaluasi efektivitasnya dalam membangun identitas budaya melalui analisis data interaksi digital yang melibatkan komunitas remaja di platform sosial media. Permasalahan yang mungkin muncul dalam penelitian ini mencakup variasi respons dari budaya regional atau hambatan akses teknologi di daerah pedesaan, yang bisa menjadi fokus penelitian untuk menyempurnakan konten edukasi agar lebih inklusif. Dengan menggabungkan aspek psikologis dan sosial-budaya, penelitian lanjutan dapat merumuskan model baru dalam pendidikan kecantikan yang menghargai keragaman, seperti studi komparatif dampak media edukasi versus kampanye influencer dalam membentuk nilai-nilai positif tentang kecantikan Indonesia. Hal ini akan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mencegah erosi standar kecantikan lokal akibat globalisasi budaya.

  1. #identitas budaya#identitas budaya
  2. #mental remaja#mental remaja
Read online
File size1.25 MB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-13i
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test