STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriKeselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam dunia industri, terutama di sektor kimia yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti PT. Merak Chemical Indonesia. Aktivitas perawatan dan perbaikan peralatan, termasuk proses decanter overhaul, memiliki potensi bahaya yang signifikan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko guna meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja serta menjaga keselamatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya yang muncul pada kegiatan perbaikan decanter menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Metode ini dipilih karena mampu memberikan kerangka kerja yang terstruktur dalam mengelola risiko kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan karyawan terkait, serta analisis data kecelakaan kerja dan aktivitas operasional selama tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 kegiatan kerja utama yang dianalisis, terdapat 37 potensi bahaya yang teridentifikasi. Potensi bahaya tersebut diklasifikasikan ke dalam empat tingkat risiko, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan ekstrem. Mayoritas potensi bahaya dapat dikendalikan melalui penerapan pengendalian administratif, seperti prosedur kerja yang aman, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode HIRARC efektif dalam mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya pada proses perbaikan decanter. Selain itu, penelitian juga memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan sistem K3 secara berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, produktif, dan sesuai dengan standar keselamatan industri.
Dari hasil penelitian, tercatat 37 potensi bahaya yang tersebar di 8 aktivitas overhaul decanter di PT Merak Chemical Indonesia, dengan tingkat risiko mulai rendah hingga ekstrem.Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas yang melibatkan potensi terjepit, tertimpa, atau penggunaan alat berat, yang memerlukan penanganan serius.Metode HIRARC terbukti efektif dalam identifikasi, penilaian, dan perancangan strategi pengendalian risiko, namun alih-alih eliminasi dan rekayasa teknik, pengendalian mayoritas dilakukan secara administratif dan penggunaan APD karena keterbatasan operasional.
Berkenaan dengan keterbatasan penerapan engineering control yang diakibatkan oleh kondisi operasional, perlu diteliti bagaimana integrasi sistem otomatisasi prediktif dapat meminimalkan kebutuhan intervensi manual saat overhaul decanter; serta dianalisis peluang penggunaan material tahan korosi yang dapat memperpanjang umur komponen dan menurunkan frekuensi pemeliharaan; di samping itu, disarankan penelitian lanjutan mengevaluasi efektivitas program pelatihan berbasis simulasi virtual reality bagi pekerja dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi menangani risiko tinggi yang teridentifikasi pada aktivitas LOTO dan alignment.
- PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HIRADC DI PERUSAHAAN FABRIKASI DAN MACHINING | JENIUS : Jurnal... doi.org/10.37373/jenius.v1i2.60PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HIRADC DI PERUSAHAAN FABRIKASI DAN MACHINING JENIUS Jurnal doi 10 37373 jenius v1i2 60
- ANALISIS PENERAPAN DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT ETOWA... jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JABA/article/view/632ANALISIS PENERAPAN DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT ETOWA jurnal polibatam ac index php JABA article view 632
- IDENTIFIKASI BAHAYA BEKERJA PADA DEPARTEMEN CASTING DENGAN HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND... e-journal.unipma.ac.id/index.php/Kaizen/article/view/5133IDENTIFIKASI BAHAYA BEKERJA PADA DEPARTEMEN CASTING DENGAN HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND e journal unipma ac index php Kaizen article view 5133
- Vol 6 No 1 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri | JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri.... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jenius/issue/view/52Vol 6 No 1 2025 JENIUS Jurnal Terapan Teknik Industri JENIUS Jurnal Terapan Teknik Industri jurnal sttmcileungsi ac index php jenius issue view 52
| File size | 189.11 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Penyebaran Virus Covid-19 bisa tertular akibat faktor manusia (personel) melalui kontak dekat, sentuhan, jabat tangan, atau percikan saat batuk dan bersinPenyebaran Virus Covid-19 bisa tertular akibat faktor manusia (personel) melalui kontak dekat, sentuhan, jabat tangan, atau percikan saat batuk dan bersin
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU Tingkat ketercapaian dari penerapan tersebut secara keseluruhan sudah baik. Dari potensi bahaya yang ditemukan yang paling harus diperhatikan ialah potensiTingkat ketercapaian dari penerapan tersebut secara keseluruhan sudah baik. Dari potensi bahaya yang ditemukan yang paling harus diperhatikan ialah potensi
ITPLNITPLN Fenomena ketidakseimbangan tegangan seringkali disebabkan oleh menyalakan beban yang memerlukan suplai arus dalam jumlah besar. Dengan menggunakan simulasiFenomena ketidakseimbangan tegangan seringkali disebabkan oleh menyalakan beban yang memerlukan suplai arus dalam jumlah besar. Dengan menggunakan simulasi
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Risiko teknologi informasi dapat berdampak pada keamanan data, privasi, dan operasional organisasi, termasuk di Perguruan Tinggi XYZ, menghadirkan tantanganRisiko teknologi informasi dapat berdampak pada keamanan data, privasi, dan operasional organisasi, termasuk di Perguruan Tinggi XYZ, menghadirkan tantangan
USNIUSNI Oleh karena itu, manajemen teknologi dan informasi tidak hanya sebatas sebagai dukungan operasional saja, namun menjadi salah satu upaya dalam mendukungOleh karena itu, manajemen teknologi dan informasi tidak hanya sebatas sebagai dukungan operasional saja, namun menjadi salah satu upaya dalam mendukung
STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis berdasarkan tahapan Manajemen Risiko ISO 31000, meliputi Identifikasi Risiko, AnalisisPendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis berdasarkan tahapan Manajemen Risiko ISO 31000, meliputi Identifikasi Risiko, Analisis
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO MK Beton Tuban didominasi oleh faktor manusia, peralatan dan lingkungan. Setelah dilakukan analisis pengendalian Risiko kecelakaan dengan menggunakan metodeMK Beton Tuban didominasi oleh faktor manusia, peralatan dan lingkungan. Setelah dilakukan analisis pengendalian Risiko kecelakaan dengan menggunakan metode
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Hasil dari penelitian ini dapat menjadi panduan penanganan risiko pada proyek PLTM di Indonesia. Rancangan strategi ini diharapkan juga dapat membantuHasil dari penelitian ini dapat menjadi panduan penanganan risiko pada proyek PLTM di Indonesia. Rancangan strategi ini diharapkan juga dapat membantu
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas operator, kemudian dilakukan pemetaan elemen gerakan dan konversi ke dalam kodePengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas operator, kemudian dilakukan pemetaan elemen gerakan dan konversi ke dalam kode
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Studi ini telah menghasilkan sistem Konversi Bill of Materials (BOM) kategori BulkPart atau dikenal sebagai Sistem KML untuk produk Semi-Trailer Side TipperStudi ini telah menghasilkan sistem Konversi Bill of Materials (BOM) kategori BulkPart atau dikenal sebagai Sistem KML untuk produk Semi-Trailer Side Tipper
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja sistem manufaktur Non-Lean, Lean, dan Green Lean untuk menentukan konfigurasi yang paling optimal. MetodePenelitian ini bertujuan membandingkan kinerja sistem manufaktur Non-Lean, Lean, dan Green Lean untuk menentukan konfigurasi yang paling optimal. Metode
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Metode ini mencakup tiga tahap utama: identifikasi aset kritis, analisis risiko, dan pengembangan strategi mitigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa asetMetode ini mencakup tiga tahap utama: identifikasi aset kritis, analisis risiko, dan pengembangan strategi mitigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aset