UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal AgroteknologiJurnal Agroteknologi

Garlic merupakan komoditas penting di Indonesia namun banyak petani tidak tertarik menanamnya karena produksi yang rendah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan siung yang kecil dan tidak seragam. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bibit bawang putih adalah propagasi melalui teknik kultur jaringan untuk memperoleh siung yang lebih besar dan seragam. Namun sebelum itu kalus harus berkembang menjadi plantlet. Penggunaan spektrum warna cahaya yang tepat dapat merangsang morfogenesis eksplan. Penelitian ini bertujuan memperoleh warna LED terbaik pada morfogenesis kalus bawang putih. Penelitian menggunakan desain acak lengkap dengan tiga perlakuan warna LED: merah, biru, dan putih. Analisis data dilakukan dengan uji F pada taraf 5% dan diikuti Duncans Multiple Range Test pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa warna LED memberikan pengaruh berbeda terhadap morfogenesis kalus bawang putih. LED biru efektif meningkatkan persentase kalus embriogenik, persentase pembentukan tunas, dan laju pertambahan jumlah tunas per minggu, sekaligus dapat membentuk akar meskipun jumlah akar lebih rendah dibandingkan LED merah. LED merah secara signifikan meningkatkan pertumbuhan akar per eksplan setiap minggu dibandingkan warna LED lain, sementara warna LED tidak memengaruhi waktu munculnya akar dan panjang akar.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perbedaan perlakuan warna LED memberikan pengaruh yang berbeda dalam morfogenesis eksplan kalus bawang putih.Cahaya LED biru merupakan warna cahaya yang efektif untuk meningkatkan persentase eksplan membentuk kalus embriogenik, meningkatkan persentase eksplan yang membentuk tunas dan mempunyai laju pertambahan jumlah tunas per eksplan tertinggi pada setiap minggu sembari tetap mampu membentuk akar.Warna cahaya LED yang berbeda tidak memberikan perbedaan pada waktu muncul akar dan panjang akar, namun demikian warna cahaya merah secara nyata meningkatkan pertumbuhan akar per eksplan pada setiap minggu dibandingkan warna LED yang lain.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek kombinasi spektrum cahaya merah dan biru pada morfogenesis kalus bawang putih untuk menentukan rasio optimal yang memaksimalkan pembentukan tunas sekaligus meningkatkan pertumbuhan akar. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi variasi intensitas cahaya LED (misalnya 50, 100, 150 µmol·m⁻²·s⁻¹) pada masing‑masing warna untuk memahami pengaruh intensitas terhadap laju pertumbuhan tunas, jumlah akar, dan kualitas plantlet yang dihasilkan. Terakhir, penelitian dapat menguji pengaruh konsentrasi hormon sitokinin (BAP) dan auksin (NAA) yang berbeda dalam media MS di bawah kondisi pencahayaan LED biru dan merah, guna mengidentifikasi kombinasi hormon‑cahaya yang paling efisien dalam meningkatkan regenerasi tanaman bawang putih varietas Sangga Sembalun secara in vitro.

  1. Aplikasi Dimmer Switch pada Rak Kultur Sebagai Pengatur Kebutuhan Intesitas Cahaya Optimum Bagi TanamanIn... doi.org/10.22146/ijl.v1i4.52991Aplikasi Dimmer Switch pada Rak Kultur Sebagai Pengatur Kebutuhan Intesitas Cahaya Optimum Bagi TanamanIn doi 10 22146 ijl v1i4 52991
  2. REVIEW: Organosulphure compound of garlic (Allium sativum L.) and its biological activities | Asian Journal... smujo.id/jnpb/article/view/1411REVIEW Organosulphure compound of garlic Allium sativum L and its biological activities Asian Journal smujo jnpb article view 1411
Read online
File size458.37 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test