UMSUMS
Emitor: Jurnal Teknik ElektroEmitor: Jurnal Teknik ElektroEnergi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonesia. Namun, pemantauan kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) umumnya masih dilakukan secara konvensional sehingga data yang diperoleh tidak real-time dan menyulitkan pendeteksian gangguan. Sistem pemantauan listrik PLTS berbasis Internet of Things (IoT) dirancang untuk memantau parameter listrik secara real-time, termasuk tegangan, arus, daya, suhu, dan kelembapan. Perancangan sistem menggunakan sensor PZEM-004T, PZEM-017, dan DHT11 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama. Data pengukuran ditampilkan pada layar OLED dan dikirim ke aplikasi Blynk dan Telegram sebagai media pemantauan jarak jauh dengan fitur notifikasi otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Selama pengujian pada siang hari, nilai tegangan DC dan AC tertinggi tercatat pada 18,22 V dan 233,8 V, sedangkan pada malam hari mencapai 12,36 V dan 228,1 V. Nilai arus DC dan daya maksimum adalah 0,44 A dan 7,9 W, masing-masing. Perbandingan dengan alat ukur manual menunjukkan perbedaan pengukuran yang sangat kecil, yaitu 0,01–0,05 V untuk tegangan DC dan 0,1% untuk kelembapan, dengan rata-rata kesalahan hanya 0,07%. Temuan ini membuktikan bahwa sistem pemantauan berbasis IoT yang dikembangkan stabil, akurat, dan efisien dalam memantau kondisi pembangkit listrik tenaga surya secara real-time, dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada skala yang lebih besar melalui integrasi penyimpanan cloud dan manajemen energi cerdas.
Sistem pemantauan PLTS berbasis IoT yang menggunakan ESP32 telah berhasil dirancang dan diimplementasikan sesuai dengan tujuan awal.Sistem ini mampu memantau parameter kritis seperti tegangan, arus, daya, suhu, dan kelembapan secara real-time.Mikrokontroler ESP32 berfungsi sebagai pengendali utama dan tulang punggung komunikasi, terintegrasi dengan sensor pengukuran daya dan konektivitas WiFi untuk mengirimkan data ke platform Blynk dan Telegram.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berkinerja tinggi dan andal.Sistem ini memiliki potensi pengembangan lebih lanjut, termasuk penerapan pada skala yang lebih besar, pengelolaan data historis berbasis cloud, analisis notifikasi cerdas, dan optimasi energi cerdas untuk meningkatkan kinerja PLTS.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan algoritma deteksi anomali berbasis machine learning, seperti Isolation Forest atau LSTM, guna memprediksi potensi kerusakan pada panel surya dan sistem secara keseluruhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pemeliharaan prediktif yang mampu memperkirakan tingkat degradasi panel surya berdasarkan data historis dan kondisi lingkungan, sehingga memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih efektif. Ketiga, perlu dilakukan studi untuk mengoptimalkan kinerja PLTS secara otomatis berdasarkan pola produksi energi yang dihasilkan dari waktu ke waktu, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti intensitas cahaya matahari, suhu, dan beban listrik. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan sistem PLTS, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
- Recent Advances in Internet of Things Solutions for Early Warning Systems: A Review. recent advances... doi.org/10.3390/s22062124Recent Advances in Internet of Things Solutions for Early Warning Systems A Review recent advances doi 10 3390 s22062124
- Optimising Solar Energy: An Evaluation of IoT-Based Solar Panel Monitoring Systems | E3S Web of Conferences.... doi.org/10.1051/e3sconf/202454008005Optimising Solar Energy An Evaluation of IoT Based Solar Panel Monitoring Systems E3S Web of Conferences doi 10 1051 e3sconf 202454008005
- Monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Surya dilengkapi Informasi Lokasi | Digital Transformation Technology.... doi.org/10.47709/digitech.v3i1.2654Monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Surya dilengkapi Informasi Lokasi Digital Transformation Technology doi 10 47709 digitech v3i1 2654
| File size | 1 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Sistem yang diusulkan secara terus-menerus memantau tegangan input menggunakan sensor PZEM-004T AC yang mampu mengukur 80–260 V AC dengan transmisi dataSistem yang diusulkan secara terus-menerus memantau tegangan input menggunakan sensor PZEM-004T AC yang mampu mengukur 80–260 V AC dengan transmisi data
UMSUMS Sementara itu, pada relay overcurrent waktu definit, waktu trip relay akan bekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sistem ini terdiri dari ArduinoSementara itu, pada relay overcurrent waktu definit, waktu trip relay akan bekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sistem ini terdiri dari Arduino
DAARULHUDADAARULHUDA Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan statute, conceptual, dan case approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKDN memilikiMetode penelitian menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan statute, conceptual, dan case approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKDN memiliki
UMSUMS Namun, beberapa hambatan juga ditemukan, seperti kendala teknis, kesenjangan digital, dan keterbatasan waktu persiapan. Penelitian ini mendukung teoriNamun, beberapa hambatan juga ditemukan, seperti kendala teknis, kesenjangan digital, dan keterbatasan waktu persiapan. Penelitian ini mendukung teori
IPBIPB Tujuan utama pengelolaan ini adalah peningkatan kesejahteraan karyawan secara proporsional, dengan ketersediaan teknologi memadai sebagai faktor penentuTujuan utama pengelolaan ini adalah peningkatan kesejahteraan karyawan secara proporsional, dengan ketersediaan teknologi memadai sebagai faktor penentu
IPBIPB Pengelolaan eks HPH harus berfungsi sebagai sumber pendapatan masyarakat. Alternatif kebijakan yang dapat dilakukan meliputi penguatan hak kepemilikan,Pengelolaan eks HPH harus berfungsi sebagai sumber pendapatan masyarakat. Alternatif kebijakan yang dapat dilakukan meliputi penguatan hak kepemilikan,
UNIMALUNIMAL Hasil menunjukkan bahwa nilai tahanan sistem pengamanan tanpa batang pada konfigurasi T-Bertingkat sebesar 2,39 Ω, dan hasil tahanan dengan penggunaanHasil menunjukkan bahwa nilai tahanan sistem pengamanan tanpa batang pada konfigurasi T-Bertingkat sebesar 2,39 Ω, dan hasil tahanan dengan penggunaan
UMBUMB Disimpulkan bahwa metode Palmer-NEH dan Gupta-NEH adalah metode terbaik dengan biaya energi terendah dibandingkan dengan metode aktual perusahaan dan metodeDisimpulkan bahwa metode Palmer-NEH dan Gupta-NEH adalah metode terbaik dengan biaya energi terendah dibandingkan dengan metode aktual perusahaan dan metode
Useful /
UMSUMS Selain penguatan aspek teknis, kegiatan juga berhasil membentuk kesadaran etis, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab sosial siswa dalam menghadapiSelain penguatan aspek teknis, kegiatan juga berhasil membentuk kesadaran etis, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab sosial siswa dalam menghadapi
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi Widi Nugrahani memiliki hubungan intertekstual dengan puisi Sutardji Calzoum Bachri, terutama dalam halHasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi Widi Nugrahani memiliki hubungan intertekstual dengan puisi Sutardji Calzoum Bachri, terutama dalam hal
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kebijakan yang ada saat ini lemah untuk mendukung pengelolaan hutan rakyat yang berkelanjutan. Kerangka kebijakanHasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kebijakan yang ada saat ini lemah untuk mendukung pengelolaan hutan rakyat yang berkelanjutan. Kerangka kebijakan
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Hasil menunjukkan bahwa model fuzzy tabel lookup 8 input dengan transformasi logaritma memiliki MAPE terkecil (4,09%) dan merupakan model terbaik dibandingHasil menunjukkan bahwa model fuzzy tabel lookup 8 input dengan transformasi logaritma memiliki MAPE terkecil (4,09%) dan merupakan model terbaik dibanding