UNHAJUNHAJ

Jukeshum: Jurnal Pengabdian MasyarakatJukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Di masyarakat, penggunaan obat secara berlebihan sering kali terjadi tanpa resep dokter dan tidak sesuai dengan indikasi, dosis, teknik, dan lama penggunaan, yang semuanya dapat berdampak negatif terhadap kesehatan. Kader kesehatan berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke layanan kesehatan, mendukung tenaga medis di posyandu, dan membantu masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dan keterampilan tentang penggunaan obat serta keterampilan dalam penyampaian informasi di masyarakat. Kegiatan pelaksanaan terdiri dari beberapa tahapan yaitu: 1) Persiapan, 2) Perencanaan, dan 3) Kegiatan, Monitoring, dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang penggunaan obat serta keterampilan dalam penyampaian informasi di masyarakat. Diharapkan petugas kesehatan yang ada di wilayah kerja puskesmas dapat memberikan pelatihan dan update informasi tentang kesehatan kepada para kader agar tercipta kader cerdas, masyarakat sehat, dan Indonesia maju.

Kegiatan workshop Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) berhasil dilaksanakan, termasuk edukasi pemanfaatan puskesmas, optimalisasi pelayanan kesehatan melalui discharge planning, serta peningkatan keterampilan penyampaian informasi menggunakan hipnoterapi.Selain itu, diberikan sarana kesehatan seperti timbangan, obat-obatan, vitamin, dan fasilitas penyimpanan kepada perangkat desa.Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penggunaan obat dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang pelatihan Gema Cermat terhadap perilaku swamedikasi masyarakat, dengan mengukur perubahan pola penggunaan obat selama setidaknya satu tahun setelah intervensi. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas hipnoterapi dengan metode komunikasi tradisional dalam meningkatkan kemampuan kader menyampaikan informasi kesehatan, melalui studi eksperimental yang melibatkan dua kelompok kontrol. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi mobile untuk memantau penggunaan obat dan memberikan edukasi real-time, serta menilai penerimaan dan pengaruhnya terhadap pengetahuan serta kepatuhan penggunaan obat di tingkat desa.

  1. EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR MELALUI MEDIA BROSUR BAGI MASYARAKAT | Rasdianah | JMM (Jurnal Masyarakat... journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/6380EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR MELALUI MEDIA BROSUR BAGI MASYARAKAT Rasdianah JMM Jurnal Masyarakat journal ummat ac index php jmm article view 6380
  2. PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP STRES BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI SEKOLAH... ejournal.medistra.ac.id/index.php/JKF/article/view/240PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP STRES BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI SEKOLAH ejournal medistra ac index php JKF article view 240
  3. Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dan Khitanan Massal Masyarakat... ojs.unhaj.ac.id/index.php/jukeshum/article/view/656Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dan Khitanan Massal Masyarakat ojs unhaj ac index php jukeshum article view 656
  4. Pengelolaan Pelayanan Posyandu Lansia dan Pembinaan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Meningkatan Pengetahuan... doi.org/10.51771/jukeshum.v4i1.872Pengelolaan Pelayanan Posyandu Lansia dan Pembinaan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Meningkatan Pengetahuan doi 10 51771 jukeshum v4i1 872
Read online
File size395.61 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test