DINASTIRESDINASTIRES

Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and Humanities

Penanganan pecandu narkoba di Indonesia masih menghadapi masalah serius akibat ketidakselarasan antara norma hukum yang menekankan rehabilitasi dengan praktik penegakan hukum yang cenderung represif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kerangka normatif untuk rehabilitasi pecandu narkoba, mengidentifikasi penghalang implementasi di lapangan, serta merumuskan model rehabilitasi integratif berbasis hukum dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan legislatif dan konseptual. Hasil menunjukkan bahwa Undang-Undang Narkoba telah menyediakan dasar hukum untuk rehabilitasi; namun, penerapannya tidak optimal karena keterbatasan sumber daya, paradigma represif petugas penegak hukum, stigma masyarakat, dan koordinasi antar lembaga yang lemah. Analisis menggunakan teori hukum progresif dan perspektif kesehatan masyarakat menekankan bahwa pecandu harus dilihat sebagai korban yang berhak pulih, bukan hanya sebagai pelaku kejahatan. Model rehabilitasi integratif yang menggabungkan peran hukum dan kesehatan masyarakat menjadi solusi strategis untuk mempromosikan perlindungan hak asasi manusia, mengurangi dampak sosial narkoba, dan merehabilitasi pecandu menuju perilaku sehat.

Kerangka normatif rehabilitasi pecandu narkoba di Indonesia memiliki dasar hukum yang jelas, namun adanya Pasal 127 menciptakan ketidakselarasan.Masalah implementasi dipengaruhi oleh faktor non-normatif seperti keterbatasan fasilitas, paradigma represif, stigma masyarakat, dan koordinasi yang lemah.Model rehabilitasi integratif berbasis hukum dan kesehatan masyarakat menjadi solusi strategis yang menggabungkan peran penegak hukum dan lembaga kesehatan untuk melindungi hak asasi manusia dan mendorong perilaku sehat.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas program rehabilitasi berbasis komunitas dalam mengurangi stigma dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Selain itu, studi tentang peran teknologi kesehatan digital dalam memantau dan mendukung proses pemulihan pecandu narkoba juga relevan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada dampak faktor budaya terhadap keberhasilan rehabilitasi di wilayah dengan kondisi sosial yang beragam. Ketiga arah ini dapat membantu mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pecandu narkoba di berbagai konteks lokal. Penelitian pertama dapat menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengevaluasi program komunitas, sementara penelitian kedua bisa memanfaatkan data dari aplikasi mobile atau platform digital. Penelitian ketiga perlu melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal untuk memahami dinamika budaya yang memengaruhi proses rehabilitasi. Semua saran ini bertujuan untuk memperkaya wawasan akademis dan praktis dalam bidang rehabilitasi pecandu narkoba. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

  1. Penerapan Keadilan Restoratif dalam Penanganan Penyalahguna & Pecandu Narkotika | Jurnal Ilmu Hukum,... dinastirev.org/JIHHP/article/view/2675Penerapan Keadilan Restoratif dalam Penanganan Penyalahguna Pecandu Narkotika Jurnal Ilmu Hukum dinastirev JIHHP article view 2675
  2. Integrating Social Rehabilitation into the Education System for Adolescent Drug Addicts: Legal Framework,... doi.org/10.25041/fiatjustisia.v18no1.3352Integrating Social Rehabilitation into the Education System for Adolescent Drug Addicts Legal Framework doi 10 25041 fiatjustisia v18no1 3352
  3. Reforming Indonesia’s Approach to Narcotics Offenses: A Call for Rehabilitation over Incarceration... seejph.com/index.php/seejph/article/view/1473Reforming IndonesiaAos Approach to Narcotics Offenses A Call for Rehabilitation over Incarceration seejph index php seejph article view 1473
  4. Analisis Makna Kewajiban Rehabilitasi Medis Terhadap Pecandu Narkotika | Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune.... doi.org/10.30996/jhbbc.v5i2.6453Analisis Makna Kewajiban Rehabilitasi Medis Terhadap Pecandu Narkotika Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune doi 10 30996 jhbbc v5i2 6453
Read online
File size341.44 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test